Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah

Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah - Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan beberapa cara membedakan kalimat opini dengan fakta. Memang tidak mudah untuk membedakan keduanya karena kalimat ini saling berkaitan. Namun jika kita sudah mengetahui kata kunci perbedaan kedua kalimat ini, semua akan terasa mudah. Langsung saja kita simak cara-cara berikut ini:

Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah
Google Image - Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah


Sebelum mengetahui perbedaan diantara keduanya, kita akan bahas terlebih dahulu tentang pengertian keduanya.


Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah


Pengertian fakta

Fakta adalah suatu informasi yang bersifat nyata atau benar-benar terjadi. Fakta disertai dengan bukti-bukti yang mendukung kebenarannya. Karena itu, fakta lebih sering sulit dibantah oleh opini seseorang. Jadi kalimat fakta berarti suatu kalimat yang berisi tentang informasi yang bersifat nyata terhadap suatu kejadian. Oleh karena itu kalimat ini memiliki bukti yang kuat untuk membenarkan suatu kejadian. Kalimat fakta biasanya dibubuhi dengan angka, misal: tinggi lelaki itu setelah diukur adalah 175 cm. Dalam kalimat tersebut terdapat angka yang menjadi bukti untuk menguatkan kebenarannya.


Baca juga: Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis serta Contoh Paragraf Deskripsi

Pengertian opini

Sedangkan opini adalah suatu ide,  pemikiran, atau pendapat yang cenderung bersifat tidak objektif dan belum disahkan kebenarannya. misalkan saja suatu prediksi dimana belum ada orang yang memastikan bahwa hal tersebut akan benar-benar terjadi, belum tentu ada kebenarannya dan masih ada faktor kesalahan yang menyertainya. Contohnya, “cewek yang saya telpon tadi sepertinya cantik”. Didalam  kalimat tersebut hanya suatu pendapat, dan belum ada kepastian yang menyertainya, oleh karena itu kalimat diatas merupakan kalimat opini.


Baca juga: Apa itu Gurindam?


Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah

Ciri- ciri kalimat fakta


  1. Dapat dibuktikan kebenarannya.
  2. Memiliki data yang akurat misalnya tanggal, tempat ,waktu kejadian.
  3. Memiliki narasumber yang dapat dipercaya.
  4. Bersifat obyektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat) yang dilengkapi dengan data berupa keterangan atau angka yang menggambarkan keadaan.
  5. Sudah dipastikan kebenarannya.
  6. Biasanya dapat menjawab pertanyaan: apa, siapa, di mana, kapan, berapa dengan jawaban yang pasti.
  7. Menunjukkan peristiwa telah terjadi.
  8. Kenyataan.
  9. Informasi dari kejadian yang sebenarnya.
  10. Kalimat fakta adalah kalimat yg mengedepankan fakta nyata dan hasil temuan, dan sering kali menggunakan kutipan dari berbagai sumber sebagai penguat argumen, misalnya “berdasarkan tulisan Leonardo Da Vinci…”, “mengutip kata Shakespeare…”, “menurut hasil survey yang dilakukan oleh BSI…”, dll.
  11. Kalimat fakta itu kejadiannya sudah terjadi dan pasti dan biasanya disertai dengan waktu kejadian. misalnya seperti “kebakaran yang terjadi di tanah abang senin kemarin telah memakan 8 orang korban jiwa”.


Contoh kalimat fakta


  1. Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam.
  2. Ir. Soekarno adalah presiden pertama Indonesia.
  3. Denpasar adalah ibukota Bali.
  4. Gunung Merapi sudah meletus lebih dari satu kali.
  5. Matahari terbenam di barat dan terbit di timur.
  6. 1 jam terdiri dari 60 menit.
  7. Indonesia adalah negara kepulauan.
  8. Air akan selalu mengikuti bentuk ruang yang di tempati nya.
  9. Saya lahir pada tanggal 5 januari 1997.
  10. Makanan yang berlemak banyak tidak boleh dimakan anak kecil.

Ciri-ciri kalimat opini


  1. Tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
  2. Bersifat subjektif dan dilengkapi uraian tentang pendapat, saran, atau ramalan tentang sebab dan akibat terjadinya peristiwa.
  3. Tidak terdapat narasumber/atas pemikiran sendiri.
  4. Tidak memiliki data yang akurat.
  5. Berisi tanggapan terhadap peristiwa yang terjadi, berisi jawaban atas pertanyaan: mengapa, bagaimana, atau lalu apa.
  6. Menunjukkan peristiwa yang belum atau akan terjadi pada masa yang akan datang (baru berupa rencana).
  7. Kalimat opini itu belum pasti kejadiannya.dan biasanya diawali dengan kata kata seperti “menurut saya”, “sepertinya”, “saya rasa”.
  8. Pendapat atau argumen seseorang.
  9. Informasi yang belum dibuktikan kebenarannya.
  10. Biasanya menggunakan kata-kata: bisa jadi, menurut, sangat, tidak mungkin, sebaiknya, atau seharusnya.


Contoh kalimat opini


  1. Lari sejauh 100 meter sudah melelahkan
  2. Makanan itu akan terasa lebih nikmat jika ditambah sedikit gula
  3. Ruangan kelas itu sangat sempit
  4. Tidak keramas selama 1 hari menyebabkan kepala gatal
  5. Bogor adalah kota paling indah di Indonesia
  6. Orang yang gemuk itu artinya hidupnya tenang
  7. Jika aku hidup di Amerika pasti lebih menyenangkan
  8. Jika indonesia dipimpin pemuda pasti lebih baik
  9. Mengkonsumsi mentimun setiap hari akan menyembuhkan penyakit darah tinggi
  10. Lebih tajam pisau dibandingkan dengan silet.



Cara membedakan kalimat fakta dan opini dengan mudah -  Cara sederhana dalam menemukan fakta dan opini dalam sebuah tulisan adalah dengan melihat ciri-ciri eksplisit kalimat tersebut. Jika pernyataannya dapat ditelusuri kebenarannya, karena dapat dilihat, didengar, atau diraba, kalimat tersebut termasuk fakta. Kunjungi Sastrapedia.net dan temukan hal menarik seputar bahasa indonesia. Sementara, jika hanya pernyataan yang tak dapat di indera dan sulit dibuktikan kebenarannya, kalimat tersebut termasuk opini. semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.