Contoh Kalimat Homonim, Homograf, dan Homofon

Contoh Kalimat Homonim, Homograf, dan Homofon - Bahasan kita pada kali ini adalah tentang kalimat homonim, homograf, dan homofon. Kalian tentu nya sudah mengetahui bukan apa itu kalimat homonim, homograf dan homofon? Jika tidak, mari kita belajar bersama dengan cara membaca artikel yang telah saya tulis spesial untuk sahabat-sahabat sekalian. Mari kita simak materinya berikut ini.

Contoh Kalimat Homonim, Homograf, dan Homofon
Google Image - Contoh Kalimat Homonim, Homograf, dan Homofon


1. Homograf

Kalimat homograf adalah suatu kalimat dimana ejaannya atau tulisannya sama, namun memiliki makna serta pelafalan ejaannya berbeda. Sangat mudah mengetahui kalimat dengan jenis homograf ini. Jika ada kalimat yang memiliki ejaan yang sama namun berbeda makna maka kalimat tersebut adalah kalimat homograf.

Contoh:
a. Setiap hari senin para siswa mengikuti apel.
anak itu memakan apel yang ada diatas meja.

b. Kampung sebelah diserang oleh sekelompok orang tak bertanggung jawab.
Orang itu berasal dari serang.

c. Saya tidak tahu jika dia seorang pahlawan.
tadi sore saya makan dengan tahu.

d. Anak yang mengikuti persilatan memiliki mental yang bagus.
Bola itu mental mengenai kepala saya.

e. Saya sering memerah susu kambing milik ayah saya.
Pipi dwi memerah ketika dipuji.

Kalimat-kalimat diatas merupakan kalimat dengan jenis homograf. Jelas sekali perbedaan cara membaca atau pelafalan diantara keduanya.  Namun tulisannya sama. Bukan hanya pelafalannya saja yang berbeda, namun makna keduanya pun berbeda. Itulah yang disebut dengan kalimat homograf.

2. Homonim

Kalimat homonim ini hampir sama dengan homograf, namun perbedaannya terletak dimaknanya saja. Kalimat homonim pelafalannya serta ejaannya sama, namun maknanya berbeda.

Contoh:
a. Ayah saya sedang memperbaiki genting yang bocor.
Keadaan kampung seberang semakin genting saja.

b. Sekarang adalah bulan maret.
Saya pulang kampung setiap bulan.

c. Saya bisa mengerjakan PR yang diberikan guru.
Ular kobra memiliki bisa yang sangat berbahaya.

d. Setiap orang berhak menuntut orang yang bersalah.
Saya senang menggunakan sepatu berhak tinggi.

e. Saya sedang mengikuti rapat dengan para pejabat tinggi.
Jendela itu tertutup sangat rapat.

f. Untuk kali pertama indonesia memenangkan juara 1 dipertandingan sepak bola.
Semasa hidupnya belum pernah merasakan yang namanya mandi dikali.

g. Saya menggelar karpet dirumah baru saya.
Gelar bangsawan sangat cocok diberikan kepada anak presiden.

h. Jangan lupa memberikan salam sebum masuk rumah.
Ibuku memasukan daun salam kedalam masakannya.

i. Kesuksesan itu dapat diraih dengan cara ulet dalam mengerjakan sesuatu.
Adik saya takut dengan ulet bulu.

jelas sekali bahwa ejaan dan pelafalannya sama, namun perbedaan diantara keduanya jelas terlihat. Ini adalah jenis kalimat homonim. Sekilas kalimat homograf dengan kalimat homonim mirip, namun jika ditelaah lebih jauh jelas terlihat perbedaan diantara keduanya.

3. Homofon

Kalimat homofon sangat terlihat perbedaannya dengan jenis kalimat homograf dan homonim. Kalimat homofon adalah kalimat yang pengucapannya seolah-olah sama dengan kalimat lainnya namun memiliki tulisan dan makna yang berbeda.

Contoh:
a. Kakak saya bekerja disalah satu bank swasta.
Bang riski senang bermain sepak bola.

b. Air memiliki massa jenis sebesar 1kg.
Dia hidup pada masa penjajahan.

c. Saya pernah melihat tank itu di kantor polisi.
Pak Darman sedang mencabut paku menggunakan tang.

d. Saya senang sekali dengan musik rock.
Wanita itu memakai rok setinggi lutut.

e. Ayah saya bekerja disuatu pt djarum.
Adik saya terkena jarum di jari kelingkingnya.

Contoh Kalimat Homonim, Homograf, dan Homofon - Itulah materi yang dapat saya berikan pada pertemuan kita kali ini, saya masih akan memberikan lebih banyak lagi pengetahuan kepada kalian tentang bahasa indonesia. Tidak sulit sebenarnya untuk memahami jenis kalimat diatas, hanya membutuhkan sedikit ketelitian saja. Semoga bermanfaat.