Homograf yang Paling Sering Muncul dalam Bahasa Indonesia

Homograf yang paling sering muncul dalam bahasa Indonesia - Homograf yang sering kita tahu bahwa sebuah kata yang berbeda makna namun untuk penulisannya sama, untuk di bahasa indonesia sendiri sering sekali muncul kata yang sama namun berbeda makna (homograf) banyak sekali kejadian yang menyebabkan salah dalam mengartikan maksud dari kalimat tersebut.

Homograf yang Paling Sering Muncul dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Homograf yang Sering Muncul dalam Bahasa Indonesia


Oleh karena itu, disini kami akan memberi tahukan sedikit banyak tentang kata-kata (homograf) yang sering sekali muncul dalam bahasa indonesia, tentunya ini mungkin hanya sebagian kecil karena banyak sekali kata-kata (homograf) yang sering kita jumpai dalam bahasa indonesia.

Homograf yang paling sering muncul dalam bahasa Indonesia


berikut merupakan contoh-contoh yang kata homograf.

1. Apel: upacara di pagi hari
Pegawai negeri sipil (PNS) harus melakukan apel di setiap Senin pagi.

Apel: Buah atau nama buah
Toni memberi sebuah apel kepada pacarnya.


2. Seminar: bersinar-sinar
Lampu di jendela rumah Lilis tampak seminar di malam hari.

Seminar: pertemuan ilmiah
Kita akan ikut serta dalam sebuah seminar nasional tentang pendidikan minggu depan. Salah seorang teman kami yaitu Reyza menjadi pembicara dalam seminar itu.


3. Teras (kayu): inti kayu
Rumah Pak Rahmat terlihat alami. Sebagian besar ornamen di rumahnya terbuat dari teras.

Teras (rumah): bagian depan rumah (beranda)
Saya dan Bowo sering minum susu di teras pada pagi hari sambil menikmati indahnya sang surya ketika mulai muncul menampakkan senyum cerahnya.


4. Keset: Keadaan dimana suatu benda atau lantai tidak licin atau bersih.
Kukuh mencuci piring di dapur hingga keset.

Keset: Sebuah benda yang biasanya di letakkan di depan rumah untuk menghilangkan kotoran sebelum masuk rumah.
Ayah memarahiku ketika aku lupa saat masuk rumah dan kakiku kotor untuk membersihkannya di keset ketika akan masuk.


5. Memerah: Suatu kegiatan mengambil susu pada hewan sapi atau kambing.
Ayahku mengajak aku untuk pergi ke peternakan dan mengajariku bagaimana cara memerah susu.

Memerah: Warna pada wajah seseorang yang timbul akibat rasa malu atau karena iritasi.
Wajah Lilis memerah setelah Toni mengungkapkan perasaannya kepada Lilis di malam itu.


6. Tahu: Makanan dari sari pati kedelai yang diendapkan.
Ketika aku pulang kerumah ibuku memasakkan sayur tahu untukku, namun tidak semua tahu itu di sayur oleh ibuku melainkan juga di goreng.

Tahu: Mengetahui atau menyadari sesuatu hal yang terjadi.
Saya harap Mas Yoga bisa tahu bahwa aku sudah mengerjakan beberapa tugas yang dia berikan.


7. Serang: Melawan atau menghancurkan seorang musuh.
Kukuh tiba-tiba langsung melawan ketika dia di serang oleh musuh yang tidak dikenalnya.

Serang: Ibukota dari Provinsi Banten.
Anis memutuskan untuk pergi ke Serang untuk mengadu nasib disana.


8. Seni: Adalah zat sekresi yang dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk air (urin).
Air seni yang tidak berwarna atau jernih menunjukan bahwa kondisi tubuhnya sangat sehat.

Seni: Suatu keindahan yang bisa dirasakan oleh indera penglihatan manusia.
Ikhsan bisa menciptakan sebuah seni lukis yang sangat indah hanya menggunakan batok kelapa.


9. Per: Suatu benda yang berbentuk spiral dan bisa meregang.
Yuri bisa melompat dengan tinggi di atas kasur busa karena kasur tersebut menggunaka per di dalamnya.

Per: Jumlah satuan yang menyatakan tiap-tiap satuan.
Arif seorang petugas kebersihan meminta bayaran 2 ribu rupiah per kotak sampah yang ia bersihkan.


10. Semi: Musim dimana semua tanaman tumbuh atau berbunga setelah berlalunya musim gugur.
Bagi Kukuh, musim semi adalah musim terbaik bagi Kukuh melakukan perjalanan jauh ke luar negeri bersama pacarnya tercinta.

Semi: Setengah atau sebagian saja.
Grup vokal sekolah Anis mendapat peringkat pertama di babak semi final dan akan lanjut ke babak selanjutnya.


11. Seri: Adalah keadaan dimana tidak ada yang menang ataupun kalah.
Hasil pertandingan karate yang terjadi pada hari Jumat lalu seri karena kedua pemain yaitu Kukuh dan Rais memiliki kekuatan yang seimbang.

Seri: Ekspresi yang ditunjukan oleh seseorang ketika merasa amat senang.
Wajah Tiara berseri-seri ketika kekasihnya yaitu Kukuh memberikan kejutan di hari ulang tahunnya sekaligus melamarnya.


12. Mental: Psikis atau rohani seseorang.
Para sarjana muda harus memiliki mental yang kuat ketika ingin melamar kerja karena banyak sekali yang menjadi saingannya.

Mental: Terlampar sangat jauh akibat benturan atau sebagainya.
Wisnu selamat dari kecelakan kereta api padahal tubuhnya mental sejauh 10 meter dari lokasi kejadian.


13. Bisa : ular atau zat racun yang dimiliki seekor ular
Kukuh nampak baik-baik saja setelah terkena gigitan ular berbisa.

Bisa: Dapat melakukan sesuatu hal.
Kukuh bisa melompat tinggi setelah berlatih selama satu minggu.


Homograf yang paling sering muncul dalam bahasa Indonesia - Nah, itu tadi merupakan bahasan yang terkait tentang kata-kata (homograf) yang sering muncul dalam bahasa indonesia. Mungkin itu hanya sebagian kecil kata-kata homograf dan jika kalian menemukan kata-kata (homograf) yang lain, selain yang ada di sini harap di baca dengan sungguh-sungguh agar tidak salah dalam mengartikannya. Nah, jangan lupa untuk pantengin terus blog ini ya,, karena kalian akan menemukan hal-hal menarik terkait dengan dunia pendidikan.