Artikel Kritik dalam Bahasa Indonesia tentang Narkoba

Artikel Kritik dalam Bahasa Indonesia tentang Narkoba - Seperti yang kita ketahui bahwa yang namanya narkoba pasti tidak baik untuk dikonsumsi kan guys? Tapi, terkadang beberpa orang tetap menganggapnya hal yang wajar dan wajib bila ada keperluan atau sebagai obat dan lain sebagainya. 

Artikel Kritik tentang Narkoba Terbaru
Google Image - Artikel Kritik tentang Narkoba Terbaru


Nah, pada kesempatan kali ini, saya telah memberikan sedikit pandangan yang menarik seputar narkoba. Bahaya narkoba yang bisa merusak diri kita sendiri, tentu perlu kita waspadai. Agar nantinya, kita tetap sehat dan juga tetap hidup dengan baik. Dibawah ini akan penulis sajikan sebuah artikel, yang berisi mengenai bahaya narkoba. Kali ini, penulis memberikan judul Artikel Kritik tentang Narkoba Terbaru yang semoga bisa bermanfaat bagi anda sekalian.

Artikel Kritik dalam Bahasa Indonesia tentang Narkoba


Bahaya Narkoba

Dewasa ini keadaan masyarakat Indonesia di segala segi kehidupan mengalami perubahan yang begitu cepat. Khususnya di bidang peredaran narkoba dan penyalah gunaan obat – obatan terlarang. Pada umumnya penyalah gunaan obat terlarang ini dilakukan oleh mereka yang kurang mengerti dampak dari obat tersebut, atau orang yang ingin mencoba – coba.

Narkoba merupakan singkatan dari kata narkotika dan obat – obatan berbahaya. Narkotika dan obat – obatan ini mempunyai pengaruh atau efek samping pada susunan saraf pusat. Obat – obatan tersebut dapt menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologi / mental (adiktif) dalam jangka panjang, sehingga narkoba dianggap berbahaya.

Narkoba memang memiliki jenis yang berbeda – beda , tentu efek yang bisa ditimbulkan juga berbeda – beda. Ciri – ciri fisik korban ketergantungan narkotika dan obat – obatan beraneka ragam tergantung jenis yang menimbulkannya, diantaranya yaitu sebagai berikut :

1. Opionida. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan penyakit impotensi pada pria, gangguan menstrusi pada wanita, sembelit baik pada pria maupun wanita. Opionida juga mengurangi nafsu makan sehingga pada pemakaian yang kronis, pengguna menjadi kurus.

2. Ganja. Pada penggunaan dalam jangka waktu lama dapat menurunkan kekebalan tubuh, menimbulkan bronkitis, mengganggu kemampuan membaca, mengurangi keterampilan berbicara, dan menghitung lambat, serta tidak peduli dengan masa depan, dan dapat menyebabkan keracunan pada janin.

3. Kokain. Penggunaan kokain dalam jangka waktu lama dan dalam jumlah melebihi dosis yang dianjurkan dapat menimbulkan gangguan pada irama jantung.

4. Alkohol. Alkohon sendiri merupakan depresan walaupun banyak orang secara salah menggunakannya sebagai stimulan. Pada pemakaian yang berlebihan dapat menimbulkan radang lambung, pankreas, gangguan metabolisme lemak, zat putih telur maupun karbohidrat, dan kanker saluran pencernaan. Alkohol menyerap sistem saraf secara hebat sekali sehingga dapat menyebabkan pingsan dan pada kasusu yang akut dapat menyebabkan kematian.

5. Amfetamin pada pemakaian yang lama dapat menyebabkan kelainan pada jantung,

6. Benzodiazepine. Pada umumnya lebih dikenal dengan sebutan pil koplo. Jenis depresan ini sangat berbahaya jika dikombinasi dengan alkohol.

Selain mengakibaatkan bahaya bagi fisik, narkoba juga menimbulkan bahaya terhadap psikologi yaitu diantaranya menimbulkan hilangnya rasa percaya diri, sulit berkonsentrasi, kerja lamban dan ceroboh, sering tegang dan gelisah, apatis pengkhayal, penuh curiga, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal, perasaan kesal dan sering marah.

Akibat yang ditimbulakan dari pemakaian narkotika dan obat – obatan terlarang ini sangat spesifik atau khusus, bercorak pada multidimensional, mampu memporak – porandakan seluruh kepribadian korbanya secara fisik, mental, sosial, dan spiritual. Oleh sebab itu, sudah seharusnya seluruh generasi muda mengetahui bahaya yang ditimbulkan oleh narkotika dan obat – obatan terlarang tersebut, sehingga dapat menjaga diri agar tidak terjerumus oleh ulahnya sendiri.

Sekitar 10 % dari pecandu alkohol yang sakit parah terjangkit sirosi hati. Sirosis adalah penyakit berat yang menyebabkan hati menjadi tampak menonjolkarena goresan – goresan yang terjadi dan akhirnya menimbulkan kematian.

Data yang dimiliki Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) menunujukkan pasien rawat inap dan rawat jalan makin bertambah dari tahun ke tahun, diantaranya mengalami kerusakan lambung permanen hingga cacat fungsi tubuh lainnya dan akhirnya meninggal karena kelebihan dosis.
Langkah – langkah pencegahan yang dapat dilakukan anatara lain:

1. menciptakan hubungan yang harmonis dalam keluarga,

2. memiliki kehidupan spiritual yang baik,

3. membangun kesadaran diri untuk berna berkata “tidak untuk narkoba”.

Usaha untuk mencegah penggunaan narkoba merupakan suatu proses yang terencana dengan baik untuk meningkatkan perkembangan fisik, menyal, dan emosional seseorang hingga maksimal,, selain mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh penyalah gunaan narkoba.

Penyebaran informasi yang jelas, objektif dan efektif juga tentang jenis dan bahaya yang diakibatkan bagi organ tubuh pemakai yang tidak sesuai dosis. Para generasi muda juga perlu di diajarkan program pendidikan afektif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kedewasaan pribadi sehingga seseorang mampu mengambil kepurusan secara bijaksana. Program ini juga mampu mengatasi mental, meningkatkan kepercayaan diri, mampu berfikir positif, dan dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain. Dengan demikian seseorang tidak mudah terjerumus ke dalam perangkap teman sebaya yang sudah terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Selain mengadakan berbagai program bagi para generasi muda, pemerintah juga harus lebih giat lagi untuk memberantas para pengedar dan bandar narkoba, terutama para pelaku yang memproduksi narkotika dan obat – obatan berbahaya tersebut demi menyelamatkan generasi muda yang sehat, aktif, kreatif, cerdas dan terampil.

Artikel Kritik tentang Narkoba Terbaru - Demikian artikel tentang bahaya narkoba yang dapat saya tulis. Semoga para pembaca dapat lebih memahami dan mengetahui tentang bahaya dari narkoba.