Contoh Cerpen tentang Pengalaman Orang Lain

Cerpen Tentang Pengalaman Orang Lain - Cerpen pada umumnya singkat, padat, dan berarti karena hanya membicarakan masalah tunggal dan sarinya saja. sumber cerita cerpen bisa pengalaman pribadi, orang lain. Baik sungguh – sungguh maupun khayalan dari kejadian sehari – hari. 

Contoh Cerpen tentang Pengalaman Orang Lain
Google Image - Contoh Cerpen tentang Pengalaman Orang Lain

Yuk kita simak contoh cerpen menarik di bawah ini.

Contoh Cerpen tentang Pengalaman Orang Lain


RASA PERCAYA DIRI

Dita ialah seorang siswa kelas 6 SD Negeri 1 Bekasi. Di sekolahnya Dita termasuk anak yang rendah diri. Ia lebih sering duduk menyendiri dari pada bermain dengan teman – temannya. Ia sering menolak jika diajak main bersama temannya. Kalaupun bermain bersama temannya ia lebih sering diam. Jika tidak ditanya terlebih dahulu dia tidak akan berbicara. Karena sikapnya itu ia tidak mempunyai banyak teman Selain pendiam, Dita juga pemalu. Dita sering merasa kesulitan dalam memahami pelajaran, tetapi ia tidak mempunyai keberanian untuk bertanya kepada teman atau gurunya. Dita merasa takut jika pertanyaannya akan ditertawakan teman – temannya. Akhirnya ia tidak dapat memahami pelajaran, karena merasa malu. Pengetahuan yang ia peroleh pun tidak banyak.

Pada saat mengerjakan ujian akhir semester Dita merasa sangat kesulitan dalam mengerjakan soal yang diujikan kepada dirinya. Bagi teman – temannya soal yang diujikan itu tidak terlalu sulit, tetapi bagi Dita hal itu dirasakan sangat sulit. Sehingga pada akhirnya, nilai ujian yang diperolehnya kurang baik. Dita merasa sangat sedih dan bertambah malu terhadap teman – temannya.

Setelah mengetahui hasil ujian Dita seperti itu, guru wali kelasnya memanggil Dita ke kantor. Di kantor Dita di beri nasehat oleh guru wali kelasnya agar tidak putus asa dan menyarankan Dita untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada dirinya. Guru wali kelasnya menunjukkan kelemahan apa saja yang dimiliki Dita.

“Dita cara belajar yang kamu lakukan selama ini ibu rasa kurang baik, kamu itu memiliki sikap pemalu, penakut, pendiam, dan terlalu rendah diri”. kata wali kelasnya.
“Bagaimana caranya agar saya tidak bersikap seperti itu lagu bu?” tanya Dita kepada wali kelasnya.
“Kamu harus meningkatkan rasa percaya dirimu nak, rasa percaya diri itu perlu dimiliki oleh setiap siswa”. Jawab wali kelasnya.

Wali kelasnya pun memberikan banyak nasehat kepada Dita. Dita menyadari banyak kelemahannya. Setelah itu ia mulai memperbaiki sikapnya dengan meningkatkan keberanian, tidak malu bertanya, dan tidak rendah diri dalam pergaulan di sekolah. Sejak saat itu juga pada jam istirahat ia lebih sering menghabiskan waktu dengan membaca buku pelajaran di perpustakaan sekolah. Sedikit demi sedikit usahanya mulai menampakkan hasil. Setiap ada kegiatan belajar di sekolah ia ikuti dengan penuh perhatian. Apabila tidak paham dengan materi yang dijelaskan pun  ia tidak segan – segan untuk bertanya kepada guru maupun temannya.

Dita merasa senang dengan sedikit kemajuan yang ia capai. Dita menyadari keberhasilan sangat ditentukan oleh kemauan. Semakin hari ia bertambah rajin belajar dan terus berusaha memperbaiki kelemahan – kelemahannya. Sekarang Dita mulai belajar dengan tekun. Ia selalu mengerjakan tugas – tugas yang diberikan oleh guru dan ketika ada jam pelajaran yang kosong ia manfaatkan untuk membaca dan berlatih mengerjakan soal. Setelah pulang sekolah pun ia usahakan belajar dengan membaca kembali buku catatan yang telah di catat di sekolah. Nilai – nilai ulangannya bertambah baik. Tidak jarang nilai ulanagannya lebih bagus dari pada teman- temannya.

Dita dapat meningkatkan prestasi belajar karena ia yakin kepada kemauan dirinya untuk merubah prestasinya agar lebih baik dari sebelumnya. Dita yakin bahwa setiap orang telah dianugerahi kemampuan oleh Allah SWT.
Ujian Nasional yang akan di hadapi kelas 6 pun semakin dekat, Dita dan teman – temannya semakin giat lagi dalam belajar. Dua bulan kemudian Dita lulus SD, nilai Ujian Nasional yang ia peroleh sangat baik. Dita masuk dalam lima besar di kelasnya dengan mendapat nilai terbesar dengan no urut ke - dua setelah teman satu bangkunya dulu.

Setelah lulus SD Dita mendaftar di sekolah SMP Negeri 1 Bekasi yang merupakan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) terunggul di Bekasi. Untuk masuk di sekolah paling unggul itu Dita harus bisa bersaing dengan pendaftar lainnya agar dapat di terima di sekolahan tersebut dengan mengikuti ujian seleksi penerimaan siswa baru. Satu minggu kemudian Dita mengikuti ujian ujian seleksi penerimaan siswa baru, ia mengerjakan soal dengan sangat teliti.

Beberapa hari kemudian Dita mendapat kabar bahwa ia diterima di SMP Negeri 1 Bekasi, diantara 1.000 pendaftar ia termasuk dalam siswa yang beruntung karena hanya 200 siswa yang di terima di sekolah tersebut. Semua keberhasilan itu Dita peroleh berkat kerja keras dan ketekunannya dalam belajar, serta berkat nasehat yang diberikan wali kelasnya dulu ketika Dita duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Di rumah setiap sore hari Dita juga mempunyai kegiatan seperti membersihkan rumah, membersihkan halaman, merawat taman depan rumah, menjaga rumah dan sebagainya. Di lingkungan masyarakat Dita melakukan kegiatan kemasyarakatan, dengan ikut menjaga kebersihan kampung. Semua kegiatan itu Dita laksanakan sebaik – baiknya sesuai dengan kemampuan yang ia miliki.

Cerpen Tentang Pengalaman Orang Lain - Sekian cerpen yang dapat kami tulis, semoga dapat memberikan banyak hal positif bagi para pembaca. Kunjungi terus blog ini dan temukan hal menarik seputar pelajaran bahasa indonesia, materi materi menarik dan juga semua pembahasan mengenai pelajaran bahasa dan sastra indonesia. Terimakasih.