Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup Terbaru

Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup Terbaru - Sebelum kita mempelajari paragraf argumentasi. Apakah sebelumnya kalian sudah paham apa yang dimaksud dengan paragraf? Paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan dan bentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Paragraf merupakan satu satuan bahasa yang lebih besar dar pada kalimat. Meskipun demikian, paragraf masih merupakan bagian dari satuan bahasa lainnya yang disebut wacana. Suatu wacana umumnya dibentuk lebih dari satu paragraf. Dan salah satu dari jenis paragraf itu diberi nama paragraf argumentasi.

3 Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup
Google Image - 3 Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup


Pengertian Paragraf argumentasi yang ingin kita ketahui sebenarnya dapat kita pahami dengan mudah. Pada dasarnya, Paragraf argumentasi merupakan sebuah paragraf yang gagasan utamanya dikembangkan dengan cara menjabarkan pendapat, ulasan bahasa, atau ide pribadi penulisnya.

Tujuan paragraf argumentasi untuk meyakinkan pembaca sehingga mereka membenarkan pendapat, sikap, dan keyakinan kita. Agar tujuan tersebut dapat tercapai, paragraf ini harus disertai dengan fakta – fakta aktual. Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan pendapat – pendapat yang dijabarkan dalam paragraf, sehingga pendapat penulis tidak hanya sekedar omong kosong dan pembaca akan merasa yakin dan sependapat dengan pemikiran penulis.

Ciri – ciri paragraf argumentasi :

1. Berisi pandangan, pendapat dan keyakinan penulis terhadap suatu permasalahan.

2. Menjabarkan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan menganalogikan.

3. Memiliki data – data faktual yang digunakan untuk meyakinkan pembaca.

4. Diakhiri dengan kesimpulan berupa pendapat yang lebih luas bukan merupakan penegasan kembali topik utama.


3 Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup


Contoh paragraf argumentasi diantaranya sebagai berikut:

Contoh 1

Gerakan Menanam Pohon
Kompleksnya permasalahan lingkungan hidup pada era sekarang ini tidak hanya pada masalah sosial, tetapi juga pada kondisi lingkungan lainnya. Permasalahan yang awalnya hanya masalah kemacetan, polusi udara, berkurangnya ketersediaan air bersih hingga  berkurangnya ruang terbuka hijau. Oleh karena itu dibutuhkan solusi untuk mengatasinya yaitu adanya upaya penghijauan  dengan gerakan menanam 1.000 pohon, 10.000 pohon, dan sejuta pohon. Dengan setiap orang menanam 1 sampai 2 pohon gerakan ini begitu mudah untuk dilakukan. Setiap orang bisa menanam di halaman rumah masing – masing, pekarangan kosong dan pinggir jalan di lingkungan sekitar kita. Jika tidak memiliki halaman ada solusi lain dengan menanam di pot atau di plastik polibek, semua itu dilakukan untuk mengurangi emisi gas karbon.

Penghijauan dengan gerakan menanam pohon adalah salah satu usaha pemerintah dalam menata lingkungan sebagai bahan pokoknya. Pohon yang tumbuh akan dapat mengurangi panas melalui evapotranspirasi yang dilakukan. Udara bersih yang alami sering tercemar oleh polusi udara, dan terkotori oleh debu, baik yang dihasilkan dari proses alami, maupun kegiatan industri pabrik. Manfaat adanya penghijauan, partikel padat yang tersuspensi pada lapisan biosfer bumi, dapat dibersihkan oleh tajuk pohon melalui proses serapan dan jerapan. Dengan adanya mekanisme ini, debu yang bertebangan di udara akan menurun karena debu tersebut menempel di permukaan daun, menempel di batang pohon, cabang, ranting dan ada pula yang masuk terserap stomata daun.



Contoh 2


Daur Ulang Kertas Mengurangi Sampah

Pada zaman sekarang ini pemakaian kertas tiap hari semakin meningkat. Dahulu orang menulis menggunakan batu, selesai menulis batu itu dihapus dengan lap basah lalu bisa dipakai lagi. Sekarang jelas berbeda karena ada buku untuk menulis sehabis untuk menulis kertasnya dibuang. Dapat kita bayangkan berapa miliar ton kertas semacam itu dibuang?

Keadaan semakin parah, tidak hanya anak sekolah saja yanggunakan kertas sekarang ini banyak kantor – kantor juga menggunakan kertas untuk menulis seperti surat, perjanjian, keputusan,, bahkan bahan catatan untuk di ingiat – ingat, semuanya ditulis diatas kertas. Sesudah tak dipakai kertas itu dibuang di tempat sampah. Untuk mengurangi timbunan sampah berkas pemerintah saat ini sudah menemukan solusinya yaitu dengan cara mendaur ulang kertas. Secara modern, kertas bekas itu dapat diolah menjadi bubur pulp untuk dijadikan kertas map, kertas buram, dan karton pembuat dos.

Dengan demikian kita bisa membantu mengurangi timbunan sampah dengan mengumpulkan kertas dalam wadah khusus dan menyerahkannya kepada petugas sampah secara khusus. Kertas – kertas itu kemudian dikirim ke alamat tertentu yang menangani proses pendaur ulang kertas.



Contoh 3

Daur Ulang Sampah Organik

Sampah rumah tangga seperti sayur – sayuran, daun – daunan, dan buah – buahan di sebut dengan sampah organik. Sampah tersebut dapat dimanfaatkan secara langsung yaitu dengan menjadikannya sebagai makanan ternak. Sampah organik juga dapat di manfaatkan dengan cara di daur ulang, contohnya untuk membuat pupuk kompos dan membuat biogas.

Pupuk kompas terbuat dari sampah organik dengan proses penguraian bahan – bahan organik menjadi bahan anorganik oleh mikro-organisme melalui fermentasi bahan berupa sisa sampah rumah tangga yaitu sayuran, dedaunan, dan buah – buahan. Sedangkan biogas adalah gas – gas yang dihasilkan dari proses pembusukan atau fermentasi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Disamping menanggulangi sampah, cara seperti ini juga mengajarkan untuk menerapkan gaya hidup sehat. Dengan dimanfaatkannya sampah organik ini dapat mengurangi timbunan sampah yang dapat menimbulkan polusi udara karena sampah organik ini dapat menimbulkan bau yang kurang sedap.


Contoh Karangan Argumentasi tentang Lingkungan Hidup Terbaru - Sekian penjelasan mengenai paragraf argumentasi beserta contohnya. Terimakasih, semoga bermanfaat bagi para membaca.