Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap

Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap - Masih dalam bahasan tentang majas, nah ajas kan ada banyak tuh, mulai dari majas perbandingan, majas penegasan, majas pertentangan, dan yang terakhir itu majas sindiran. Oke, langsung saja, kali ini saya akan membahas tentang majas sindiran. Apakah kalian tahu tentang pengertian majas sindiran? Majas sindiran sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Ya, sifat dari majas ini adalah sindiran yang dilontarkan untuk maksud tertentu. Terkadang bahasa yang digunakan dalam majas sindiran ini bagus didengar, namun makna yang terkandung didalamnya bermaksud untuk menyindir. Atau bisa dikatakan bahwa majas ini menggunakan bahasa halus yang bermakna kasar. Ada banyak jenis dari majas sindiran ini. Nanti pasti akan saya bahas semua yang berkaitan dengan majas sindiran ini. Langsung saja kita mulai pembahasan kita tentang majas sindiran.

Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap
Google Image - Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap


Pengertian majas sindiran
Seperti yang telah saya jelaskan diatas biarpun sedikit namun sudah mewakili pengertian dari majas sindiran. Namun pengertian yang sebenarnya adalah suatu gaya bahasa yang menggunakan bahasa halus untuk tujuan menyindir seseorang yang terkadang maksudnya baik namun terkadang sering mengandung unsur yang tidak baik. Dalam bahasa indonesia, majas sindiran terbagi dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Majas ironi
2. Majas sarkasme
3. Majas sinisme
4. Majas satire
5. Majas innuendo

Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap


Majas Ironi

Majas ironi merupakan majas sindiran yang menggunakan bahasa-bahasa halus yang makna nya bertolak belakang dengan kata-kata yang diucapkan. Majas ini yang sering kita pakai untuk sindiran-
sindiran kepada kawan. Sangat mudah mengenali jenis majas ini. Contoh:

Suaramu indah sekali, namun aku lebih suka jika kamu diam.
Alangkah bagus surat yang kau buat, namun sayang tulisannya tidak begitu jelas.
Aku senang memandangi wajahmu, terlebih lagi bila aku melihatmu dari atas tower.
Kue buatanmu begitu enak di lidah sampai-sampai aku harus cuci mulut untuk menghilangkan asin yang terasa.
Kau itu anak yang sopan ternyata, apakah kau tidak di sekolahkan?????
Ternyata kita datang terlalu awal, hingga semuanya sudah meninggalkan tempat duduk mereka.
Rumahmu bersih hingga aku harus cuci kaki setelah masuk rumahmu.
Suaramu lantang sampai-sampai aku harus menggunakan alat pendengar.
Wajahmu cantik bila dilihat dari ujung sedotan.
Tulisanmu bagus sama seperti tulisanku waktu aku sedang belajar nulis.

Majas sarkasme

Majas ini sangat berbeda dengan majas ironi, karena majas ini tidak menggunakan bahasa yang halus melainkan langsung bicara apa adanya biasanya terkesan kasar bagi yang mendengarnya. Contoh:
Dasar anak nakal seperti tidak disekolahkan saja kamu ini.
Dasar tidak becus, hal sepele saja kau tidak bisa menyelesaikan.
Tulisan macam apa ini tidak bisa dibaca sama sekali.
Kau hanya bisa meminta uang saja tanpa pernah berfikir bahwa mencari uang itu sulit, dasar otak udang.
Otakmu dimana? hingga aku harus menjelaskan padamu berkali-kali.
Ah, kau ini badan saja yang besar otak kecil seperti udang.
Dasar kepala batu dijelaskan yang benar malah bertele-tele.
Bisa-bisanya kau minta kirim uang lagi. Apa kau buta, keluarga sedang kesulitan malah enak-enakan minta kirim uang lagi.
Dasar kerbau, siang begini kau baru bangun dari tidurmu.
Dasar anak yang tidak punya malu kerjaannya Cuma minum-minuman saja.

Majas sinisme

Majas ini hampir sama dengan majas sarkasme namun yang membedakan majas ini bersifat cemoohan atau mengecam terhadap sesuatu. Contoh:
Aku malas menaiki mobil tua milikmu.
Parfum milikmu merusak sistem pernafasan ku.
Berani sekali kau bersenang-senang dengan uang haram hasil korups
Baju milikmu KW hingga aku malas memakainya.
Prilaku kotormu membuat rakyat membencimu.

Majas Satire

Majas satire merupakan sindiran-sindiran yang menggunakan ungkapan-ungkapan majas ironi, sarkasme, untuk menguatkan makna terkadang bertujuan untuk menertawakan sesuatu atau mengejek sesuatu. Contoh:
Apakah kau sudah buta? Tulisan seperti cacing kepanasan begini kau bilang indah.
Apa kau sudah gila pergi denganku memakai pakaian kemarin.
Barang yang kecil begini kau tidak kuat mengangkatnya, dasar kebesaran badan saja kau ini.
Apakah kau tidak belajar sampai-sampai soal mudah seperti ini kau tidak bisa mengerjakannya, dasar otak udang.
Hal sepele seperti ini saja kau harus berteriak-teriak dalam menyelesaikannya.

Majas Innuendo

Majas ini maksudnya adalah sindiran yang mengungkapkan sesuatu dengan tujuan tertentu dengan mengecilkan fakta dari sesungguhnya. Contoh:
Heh, fisikmu lemah sekali, baru mendapatkan penyakit flu tetapi sudah seperti akan mati saja.
Buka matamu kawan, itu hanya seekor semut, bukan segerombolan gajah yang akan menyerangmu, hanya segitu saja kau sudah takut.
Aku memang tak heran jika wajahmu bisa secantik ini sekarang, kau kan sudah operasi plastik berkali-kali.
Jangan bertindak bodoh kawan, itu hanyalah hewan yang tak bertaring, seperti itupun kau sudah berlari kesana kemari melihatnya.
Serangan kau membuat bulu kudukku merinding kawan, ayolah keluarkan serangan terkuatmu.

Contoh Majas Sindiran dan Macam Macam Lengkap - Nah, itu tadi adalah materi tentang majas sindiran. Mudah bukan untuk mengenalinya? Ya, majas sindiran ini sering sekali kita gunakan untuk bercandaan, guyonan, atau ungkin untuk bully dengan teman sendiri. Jadi wajar bila kita cepat memahaminya. Saya rasa apa yang telah saya berikan kepada sahabat-sahabat semua cukup, semoga ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, saya ucapkan terimakasih telah membacanya dan maaf bila dalam format penulisan saya terdapat kesalahan, sampai jumpa di materi kita yang selanjutnya. Thanks.