Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba

Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba - Hello sobat pertemuan kali ini, kita masih akan membahas tentang paragraf argumentasi. Tentu kalian masih ingat ya apa paragraf argumentasi itu? Paragraf argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan alasan, contoh, dan bukti – bukti yang kuat dan meyakinkan. Tujuan dari paragraf argumentasi adalah untuk mempengaruhi dan lebih meyakinkan pembaca agar mempunyai pendapat yang sama dengan penulis. 

Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba
Google Image - Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba


Paragraf argumentasi yaitu suatu paragraf menjabarkan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan menganalogikan, selain itu paragraf ini berisi tentang pendapat, pandangan, atau keyakinan penulis terhadap suatu permasalahan. Untuk meyakinkan pembaca paragraf ini juga memiliki data – data yang faktual.


Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba


Berikut ini merupakan contoh teks argumentatif tentang narkoba.


Bahaya Narkoba


Narkoba merupakan obat berbahaya yang mempunyai pengaruh atau efek samping pada susunan syaraf pusat. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologi/mental (adiktif). Narkoba dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sebagai berikut :


1. Kelompok Stimulan
Narkoba jenis ini membuat orang lebih aktif sehingga disebut pil penggiat, karena dapat memberikan rangsangan sehingga dapat menggunakan tenaganya dengan lebih cepat. Stimulan meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan dapat merusak otak karena pendarahan. Yang paling terkenal dari kelompok ini, diantaranya Amfetamin, yang dapat menyebabkan orang yang memakai tetap terjaga. Salah satu golongan ini adalah ekstasi, obat yang dapat meningkatkan kesiagaan serta gairah kegembiraan yang luar biasa. Serta Metamfetamin, biasa dikenal dengan sabu – sabu merupakan kristalisasi dari serbuk atau bahan obat – obatan dari turunan amfetamin.

2. Kelompok Depresan/Penenang
Kelompok ini dapat menenangkan orang mengalami ketegangan saraf atau krisis dalam hidupnya. Obat ini juga dipakai mengobati berbagai penyakit jiwa. Yang termasuk dalam kelompok ini antara lain sebagai berikut :

a. Barbiturate, dalam bahasa Indonesia obat ini disebut pil tidur. Sedangkan dalam bahasa medik disebut fenobarbita,yaitu jenis depresan yang dapat memperlambat aktivitas sistem saraf parasimpatik sehingga para pemakai merasa tubuh, suasana hati, dan pikirannya menjadi nyaman.

b. Benzodiazepine, pada umumnya lebih dikenal dengan sebutan pil BK atau pil koplo. Klelompok depresa ini sangat berbahaya jika dikombinasi dengan alkohol.

c. Metakualon atau obat penenang dan penghilang rasa sakit. Metakualon merupakan jenis obat resmi yang dahulu dipakai sebagai pil tidur non barbiturat. Sekarang obat yang menyebabkan mabuk ini banyak disalahgunakan.

d. Alkohol, orang yang mengkonsumsi dalam jumlah yang cukup banyak, dapat menyerang sistem syaraf secara hebat sekali sehingga dapat menyebabkan pingsan dan pada kasus yang akut dapat menyebabkan kematian.

Dampak penggunaan narkoba merupakan salah satu gangguan jiwa, yaitu berupa penyimpangan perilaku. Pemakaian narkoba secara teratur akan mempengaruhi sistem susunan saraf pusat, sehingga fungsi syaraf nya terganggu.

Pemakaian narkoba seperti jenis opioida, ganja, kokain, alkohol, dan amfetamin dalam jangka waktu lama akan menimbulkan impotensi pada pria, gangguan menstruasi pada wanita, sembelit baik pada pria maupun wanita, mengurangi nafsu makan sehingga pada pemakaian yang kronis, pengguna menjadi kurus,menurunkan kekebalan tubuh, mengganggu kemampuan membaca dan menghitung lambat, tidak peduli dengan masa depan, dapat menyebabkan keracunan pada janin, menyebabkan kelainan pada jantung dan pemakaian narkoba yang berlebihan dapat menimbulkan radang lambung, pankreasitis, gangguan metabolisme lemak, zat putih telur maupun karbohidrat, dan kan ker saluran pencernaan.

Oleh karena itu, sudah seharusnya seluruh generasi muda mengetahui bahwa yang diakibatkan oleh narkoba tersebut, sehingga dapat membentengi agar tidak terperangkap oleh ulahnya sendiri.
Untuk menyembuhkan pecandu narkoba itu tidak mudah karena diperlukan proses yang bertahap diantaranya :

1. Tahap transisi, tahap ini ditandai dengan seorang pecandu mulai kecewa dengan keadaan dirinya. Oleh karena itu dengan bimbingan dari pihak lain misalnya orang tua, dokter dan lingkungan akan membantu korban untuk mengubah cara hidupnya.

2. Tahap stabilisasi diri, tahap ini merupakan tahap peralihan. pecandu mulai berpikir untuk membenahi dirinya. Tetapi antara berpikir dan bertindak tidak sama sehingga korban tetap memerlukan pendamping agar benar – benar menyadari dirinya dan tidak egois.

3. Tahap kesembuhan awal, tahap ini merupakan awal penyembuhan pecandu, dengan menggunakan metode terapi yang bertujuan untuk mengobati komplikasi medik, seperti gangguan mental organik yang hampir selalu dijumpai pada pasien pengguna narkoba. Tahap selanjutnya yaitu habilitasi yang bertujuan untuk menstabilkan keadaan mental dan emosi pasien. Tahap yang terakhir yaitu rehabilitasi dengan tujuan agar pasien dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan kemampuan, bekerja lagi sesuai dengan bakat dan minatnya, hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Narkoba merupakan obat yang dapat menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologi. Tahap penyembuhan pecandu narkoba meliputi tahap transisi, tahap stabilisasi, dan tahap kesembuhan awal. Beberapa metode yang sering digunakan dalam penanganan korban narkoba antara lain terapi, habilitasi, dan rehabilitasi.

Contoh Teks Argumentatif tentang Narkoba - Demikian lah pembahasan contoh teks paragraf argumentatif tentang narkoba. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi anda yang membacanya.