Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia

Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia - Pengertian Deskripsi sangat banyak dan juga beragam. Deskriptif atau deskripsi berasal dari kata Latin ‘describere’ yang artinya menulis tentang atau menggambarkan sesuatu. Istilah lainnya ‘pemerian’ artinya melukiskan sesuatu. Berdasarkan makna kata di atad maka dapat disimpulkan makna paragraf deskripsi adalah menggambarkan sebuah objek dengan tujuan agar pembaca merasa seolah – olah melihat sendiri objek yang di gambarkan itu. Paragraf deskriptisi menggambarkan sesuatu dengan kata kata secara jelas dan terperinci. Hal ini digambarkan bisa tentang keindahan alam, keadaan jasmani, watak, atau perasaan seseorang.

Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia


Bentuk Dan Isi Karangan Deskripsi itu sangat bermacam macam. Deskripsi dibuat dengan memindahkan kesan – kesan, hasil pengamatan, perasaan tentang sifat, atau rincian sesuatu kepada pembaca. Objek deskripsi tidak terbatas pada sesuatu yang dilihat, didengar, dicium, diraba, dan dirasa, tetapi juga perasaan hati. Pada bentuk karangan ini berfungsi untuk meyakinkan pembaca.

Langkah – langkah yang harus penulis lakukan agar bentuk dan isi deskripsi menjadi baik, diantaranya sebagai berikut :

a. Melukiskan suatu objek dengan sejelas – jelasnya.

b. Menggunakan seluruh indra dalam mengamati suatu objek.

c. Merinci penyajian dengan pengalaman – pengalaman faktual.

d. Menceritakan pengalamn sampai pada pelukisan yang betul – betul hidup, sehingga mampu menimbulkan kesan atau daya khayal pembaca.

e. Menampilkan objek seolah – olah sebagian hal yang dialami sendiri sehingga pembaca didingatkan kembali akan aktivitas yang pernah dialaminya.


Yaudah, tidak perlu lama lama. Yuk, Mari kita simak bersama contoh karangan deskripsi dibawah ini:


Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia


KELINCI

Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berati anak kelinci. Masyarakat Indonesia mulai mengenal kelinci pada masa kolonial Belanda. Di pulau sumatra juga ada satu spesies asli kelinci Sumatra yang baru ditemukan pada tahun 1972.

Klasifikasi ilmiah kelinci merupakan berasal dari kerajaan animalia, dengan superfilum chordata, filum vertebrata. Kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha, dan Famili Leporidae. 

Kelinci merupakan salah satu binatang yang lucu dan sangat menggemaskan, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya kelinci adalah binatang liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa.

Kelinci adalah binatang yang tergolong dalam kelas mamalia. Kelinci berkembangbiak dengan cara melahirkan. Dengan bulu yang cantik dan menarik kelinci digemari banyak anak – anak. Dengan empat kaki yang dimiliki kelinci biasa berjalan dengan melompat – lompat kecil. Kelinci memiliki kelenjar susu yang ditandai dengan adanya puting susu pada bagian perut kelinci. Kelinci memiliki gigi yang tumbuh terus – menerusseumur hidup. Kelinci juga memiliki ciri khas yaitu dengan dua telinga berbentuk memanjang keatas. Siklus reproduksi pada kelinci bisa sampai 5 kali melahirkan dalam satu tahun. Kelinci adalah binatang pemakan herbivora karena menyukai makanan seperti sayur – sayuran, buah – buahan, dan biji – bijian. Kelinci memiliki karakter alamiah yakni siaga.

Masa hidup kelinci antara lima sampai 10 tahun. Massa produksi kelinci antara satu sampai tiga tahun. Dengan masa hamil antara 28 sampai 35 hari ( rata – rata 29 sampai 31 hari). Masa penyapihan kelinci antara 6 sampai 8 minggu. kelinci memiliki masa perkawinan setelah beranak (calving interval) yaitu 1 minggu setelah anak disapih. Kelinci dapat melahirkan anak dengan jumlah antara 4 sampai 10 ekor. Kelinci bisa dikatakan dewasa ketika sudah berusia 4 sampai 10 bulan, dan mulai bisa dikawinkan pada saat kelinci berusia 6 sampai 12 bulan. 

Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, termasuk dalam kategori kelinci liar adalah terwelu (Lepus curpaeums). Kedua, termasuk dalam kategori kelinci peliharaan (Oryctolagus cuniculus). Menurut rasnya, kelinci terbagi menjadi beberapa jeniss diantaranya angora, lyon, american chinchilla, dutch, english spot, himalaya, dan lain – lain.

Sekarang ini sejumlah jenis kelinci menjadi binatang peliharaan dan pedaging. Jenis kelinci terbesar di dunia yaitu continental giant bisanya dijadikan binatang pedaging, tetapi ada juga yang memeliharanya secara resmi telah menjadi kelinci terbesar di dunia.

Dilihat dari jenis bulunya, kelinci ini terdiri dari jenis berbulu pendek dan panjang dengan warna yang agak kekuning – kuningan. ketika musim dingin, warna kekuning – kuningan berubah menjadi kelabu. 

Di Indonesia banyak terdapat kelinci lokal, yakni jenis kelinci jawa (Lepus negricollis) dan kelinci sumatera (Nesolagus netseherischlgel). Kelinci jawa berada di hutan – hutan sekitar wilayah Jawa Barat. Dengan warna bulu cokelat perunggu kehitaman. Warna ekornya jingga ujungnya berwarna hitam. Sedangkan kelinci sumatera merupakan satu – satunya ras kelinci yang asli Indonesia.warna bulunya kelabu cokelat kekuningan. Yang termasuk dalam kelinci liar. Habitat kelinci sumatera adalah hutan di pegunungan pulau sumatera. Panjang badannya mencapai 40 cm. Warna bulunya kelabu coklat kekuningan.


Contoh Teks Deskripsi Mengenai Kelinci dalam Bahasa Indonesia - Demikianlah penjelasan mengenai paragraf deskripsi pada kesempatan kali ini. Terimaksih sudah membaca tulisan kami. Semoga memberikan banyak pengetahuan bagi para pembaca sekalian. Jangan lupa untuk berkunjung lagi di blog ini.