Pengertian, Ciri - ciri, dan Macam - macam Puisi Lama

Pengertian, Ciri - ciri, dan Macam - macam Puisi Lama - Pada zaman yang maju ini, hampir tidak pernah kita membaca atau belajar tentang puisi.  Oleh karena itu saya jadi ingin membahasnya untuk kalian semua. Pada postingan kita kali ini, saya akan membahas tentang puisi lama. Apakah kalian akhir-akhir ini sering membaca puisiiii? Pasti jarang bukan. Terlebih lagi puisi itu adalah puisi lama. Pada zamannya puisi lama ini sangat banyak fungsinya. Untuk menasihati, untuk mendidik, dan masih banyak lagi fungsinya. Saya akan menjelaskan puisi lama lebih banyak lagi, jadi bagi kalian semua yang ingin tahu, silahkan simak penjelasan berikut ini.

Pengertian, Ciri - ciri, dan Macam - macam Puisi Lama
Google Image - Pengertian, Ciri - ciri, dan Macam - macam Puisi Lama


Pengertian Puisi Lama
Di dalam bahasa indonesia, terdapat dua jenis puisi yaitu puisi lama dan puisi baru. Namun yang akan kita bahas pada pertemuan kita adalah puisi lama. Puisi Lama adalah puisi yang tumbuh dan berkembang pada zaman dahulu. Jelas bahwa pada zaman dahulu yang menggunakan puisi lama adalah kerajaan-kerajaan. Puisi lama ini telah menjadi warisan budaya indonesia yang biasanya digunakan untuk upacara-upacara adat khususnya pantun yang biasanya digunakan pada saat pernikahan.

Menurut khasanah sastra indonesia, puisi lama merupakan puisi yang syarat akan makna yang terikat dengan rima. Rima yaitu bunyi akhiran puisi yang memiliki irama. Semisal pada pantun, biasanya memiliki rima A - B - A - B dan memiliki jumlah 4 baris. Untuk lebih jelasnya, saya akan memberikan beberapa contohnya, namun sebelum itu, saya akan memberikan jenis – jenis puisi lama.

Untuk membuat Puisi Lama, hal yang harus diperhatikan yaitu:


Terkait dengan jumlah baris, bisa 2, 4, atau lebih.

Terkait dengan rima.

Terkait dengan irama.

Terkait dengan aturan baris dalam satu bait.

Terkait dengan jumlah suku kata.


Adapun ciri – ciri Puisi Lama yaitu:


Biasanya tidak di ketahui nama pengarangnya (anonim).

Tersebar luasnya melalui lisan sehingga biasa disebut dengan puisi lisan.

Berbeda dengan puisi baru, puisi lama lebih memakai aturan dalam penulisannya misal memperhatikan irama, persajakan, dll.

Macam – macam Puisi Lama:


1. Pantun
Merupakan Puisi Lama yang memiliki 4. 2 baris pertama merupakan sampiran, dan sisanya merupakan isi.

Ciri – ciri pantun:
1. Bersajak a-b-a-b.
2. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi.
3. Jumlah suku kata dalam satu baris adalah 8-12.
4. Memiliki empat baris.

Contoh:
Buah semangka buah cempedak
Dimakan sambil berjalan
Barang siapa memakai bedak
Wajah nya akan seperti bulan

2. Mantera
Mantera merupakan puisi lama yang banyak orang mempercayai jika mantera memiliki kekuatan ghaib.

Ciri – ciri mantera:
1. Memiliki sajak abc abc, abcde abcde.
2. Bersifat misterius.
3. Di percaya memiliki kekuatan ghaib.
4. Adanya perulangan

Contoh:

Manunggaling kawula gusti
Ya murubing bumi
Sir kusir sang hyang widi
Kinasih kang asih

3. Karmina
Karmina merupakan puisi lama yang memiliki rima aa atau bb yang memiliki dua baris.

Ciri – ciri karmina:
1. Terdiri dari dua baris.
2. Tidak ada sampiran, melainkan semuanya adalah isi.
3. Biasanya bertemakan kepahlawanan.
4. Setiap frasa ditandai dengan koma dan diakhiri dengan titik.
5. Memiliki sajak aa atau bb

Contoh:

Lukaku adalah  lukamu, tersimpan dalam kalbu.
Tetaplah maju pahlawanku, meski tak tahu apa yang dituju.

4. Gurindam
Gurindam merupakan puisi lama yang memiliki 2 baris tiap bait, bersajak aa bb cc atau aa aa aa, dan isinya mengandung nasihat.

Ciri – ciri gurindam
1. Bersajak aa – bb – cc.
2. Memiliki 2 baris tiap bait.
3. Berisikan tentang nasihat.

Contoh:

Kurang pikir kurang siasat
Tentulah hidupmu akan sesat
Barang siapa tinggalkan sembahyang
Bagaikan rumah tak betiang
Jika suami tidak berhati lurus
Maka istri akan kurus

5. Seloka
Seloka merupakan puisi lama yang memiliki kesamaan dengan pantun hanya saja seloka seringkali memiliki baris lebih dari 4.

Ciri – ciri seloka:
1. Memiliki sajak ab – ab.
2. Terkadang memiliki lebih dari 4 baris.

Contoh

Nafas kambing dipadang senja
Dibbawa gerobak buntung
Sungguh indah pandangan syurga
Wahai engkau wanita berkerudung

6. Syair
Syair merupakan jenis Puisi Lama yang berasal dari arab yang terdiri 4 baris tiap bait, yang bersajak a – a – a – a yang berisi tentang nasihat.

Ciri – ciri syair:
1. Terdiri dari 4 baris tiap bait.
2. Bersajak aaaa.
3. Memiliki maksud tertentu dari si penyair.

Contoh

Pada Zaman Dahulu Kala
Ter-dapat Sebuah Cerita
Sebuah Negeri yang Aman Sentosa
Di samping Raja Nan Bijaksana

7. Talibun
Talibun merupakan jenis Puisi Lama yang mirip dengan pantun namun jumlah baris nya genap misal 8, 10, 12 dll.

Ciri – ciri talibun;
1. Bersajak a – b – a – b.
2. Memiliki baris yang genap.
3. Jika baris nya 8 makan 4 baris pertama merupakan sampiran dan sisanya isi.

Contoh:

Jauh di mata jangan di pandang
Jauh dihati jangan disakiti
Jauh di badan jangan di sentuh
Jika dosa terus ditambang
Walau mati itu pasti
Tanda hatimu rapuh

Pengertian, Ciri - ciri, dan Macam - macam Puisi Lama - Bagaimana?, apakah sahabat – sahabat semua sudah memahami tentang puisi lama tersebut? Saya harap bagi yang membacanya akan memahaminya juga. Saya rasa cukup sekian materi yang dapat saya sampaikan, apabila ada penulisan yang salah saya minta maaf semoga ini semua dapat membantu kalian semua. Terimakasih.