Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya

Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya - Selamat siang sahabat – sahabat semua. Bagaimana keadaan kalian hari ini? Tetap semangat bukan. Untuk menjalani hidup ini, harus penuh dengan semangat sobat. Agar apa yang kita lakukan dapat berjalan dengan sempurna. Nah, Pada pertemuan kita siang hari ini, kita akan membahas tentang apa sih yang dimaksud dengan opini. Lalu apa saja jenis – jenisnya. Namun sebelum kita bicara lebih jauh lagi tentang opini, saya akan menjelaskan gambaran pengertian opini kepada kalian.
Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya
Google Image - Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya

Opini yang sering kali kita sebut dalam Bahasa Indonesia ini, ternyata merupakan suatu perkembangan bahasa yang  berasal dari bahasa asing (opinion) yang artinya pendapat baik seseorang atau pun kelompok terhadap suatu persoalan. Opini memiliki antonim yaitu fakta. Untuk mengetahui perbedaan di antara keduanya, klik Cara Membedakan Kalimat Opini dan Fakta dengan Mudah

Nah, itu tadi merupakan salam hangat yang saya haturkan pada sahabat – sahabat semua, agar kalian lebih memahami dengan jelas tentang opini ini, langsung saja kita simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya


Pengertian Opini

Opini merupakan ide, pendapat, yang kita ungkapkan kepada khalayak tentang suatu persoalan yang belum jelas kebenarannya, opini ini sama saja dengan prediksi kita terhadap sesuatu hal yang tidak tahu dengan pasti kebenarannya dimana persentase salahnya tinggi. Misalnya saja “senyumanmu sangat indah di pandang biarpun kau tak pernah kulihat”. Jelas sekali kalimat di atas merupakan kalimat opini, karena tidak ada yang dapat memastikan apakah wanita yang dia maksud memang benar – benar cantik.

Jenis – jenis Opini

Setelah kita membahas tentang apa itu pengertian Opini, ada baiknya kita bahas tuntas semua yang berkaitan dengan Opini. Opini ini terdapat beberapa jenis, seperti:

1. Opini Individual

Opini individual merupakan pendapat perseorangan mengenai suatu hal yang ada di sekitar kita. Kita perlu mengadakan perbincangan antar individu, untuk mengetahui apakah orang lain pro ata kontra kepada kita. Opini yang seperti ini disebut dengan Opini Publik.

2. Opini Pribadi

Opini pribadi adalah suatu pendapat asli dari seseorang yang keluar berdasarkan nalar sendiri terhadap suatu hal tanpa adanya pengaruh dari orang lain. Ia menggunakan nalarnya untuk mengambil kesimpulan sendiri terhada suatu masalah yang menjadi landasan untuk ia mengeluarkan pendapat.

3. Opini Kelompok

Opini Kelompok merupakan suatu ide yang tercetus dari suatu kelompok mengenai suatu masalah yang berhubungan dengan banyak orang. 

4. Opini Minoritas

Opini ini adalah jenis opini yang dicetuskan oleh sekelompok orang yang relatif lebih sedikit tentang suatu masalah sosial. 

5. Opini Mayoritas

Opini Mayoritas merupakan kebalikan dari opini minoritas, yaitu pendapat yang diungkapkan oleh sekelompok orang banyak perihal masalah sosial yang tengah terjadi di masyarakat.

6. Opini Massa

Opini yang satu ini merupakan pendapat seluruh masyarakat yang telah sepakat dari suatu pendapat yang berbeda – beda dari suatu masalah sosial tertentu.

7. Opini Umum

Jenis yang terakhir dari Opini adalah opini umum. Opini Umum merupakan bentuk pengaminan dari suatu pendapat yang menyangkut masalah umum.

Nah, itu tadi penjelasan terkait tentang opini, dan sekarang saya akan memberikan pada sahabat – sahabat semua tentang Contoh Opini Tentang Pendidikan yang Ada di Indonesia. Simak contohnya berikut ini.



Pendidikan Hanya Sekedar Menghasilkan Orang Pintar, Bukan Orang Bermoral yang Terdidik

Pada jaman modern seperti sekarang ini, pendidikan di Indonesia nampaknya sulit untuk menghasilkan bibit – bibit unggul yang terdidik. Karena filter budaya asing yang mungkin kurang dikembangkan di Indonesia. Terlebih lagi negara ini bukanlah negara yang maju melainkan negara berkembang. Selain itu, faktor dari dalam semisal bimbingan orang tua yang mungkin kebanyakan kurang diberikan secara maksimal kepada anak – anak mereka. Hal ini sungguh menjadi momok besar yang mengancam bagi Indonesia di tahun yang akan datang.

Lembaga – lembaga pendidikan yang tengah berjuang keras untuk meningkatkan moral anak bangsa tidaklah cukup. Pendidikan yang harusnya diberikan kepada mereka sejak kecil adalah moral yang baik dan sesuai dengan norma – norma yang ada.

Jika kita lihat kebelakang, ketika jaman – jamannya Soekarnoe dulu, anak bangsa sangatlah berbeda dengan anak bangsa yang hidup di jaman sekarang. Hal itu terjadi karena belum banyaknya pengaruh – pengaruh buruk yang diberikan oleh bangsa asing. Sehingga moral anak bangsa pada jaman dulu lebih baik bila dibandingkan dengan jaman sekarang.

Perlu di garis – bawahi bahwa pendidikan sekarang hanya menghasilkan orang – orang yang pintar saja. Apa akibatnya bila pintar tanpa moral yang bagus? Akan banyak kejahatan – kejahatan seperti tindakan korupsi, pencurian dll. Hal inilah yang akan menjadi momok bagi masyarakat Indonesia di masa yang akan datang. Untuk mengantisipasi keadaan tersebut, pemerintah Indonesia haruslah merubah sistem belajar mengajar yang ada di Indonesia sedari dini. Contoh kecilnya saja yaitu sangsi keras bagi murid – murid yang ketahuan mencontek. Karena mencontek merupakan cara mereka untuk membodohi guru mereka sendiri. Jika hal itu tidak cepat di antisipasi, maka kelak kejahatan – kejahatan yang lain akan bermunculan. Inilah yang saya katakan tadi bahwa pendidikan di Indonesia tidaklah menghasilkan anak – anak bangsa yang terdidik.

Pengertian Opini, contoh Opini Tentang Pendidikan di Indonesia Serta Penjelasannya - Nah, nampaknya sangat menarik bukan bahasan kita pada hari ini. Tetapi sudah sepenuhnya kita bahas semua mengenai opini. Kita bisa berjumpa kembali besok tentunya dengan bahasan yang berbeda dan lebih menarik lagi. Tidak bosan – bosannya saya mengingatkan kepada sahabat – sahabat semua untuk senantiasa belajar. Dari hal yang kecil tidak masalah, hal itu akan menimbulkan kebiasaan kita dalam hal belajar dan kita akan senantiasa berkembang. Satu yang harus kalian ingat, jadilah anak yang bermoral tinggi, berhati mulia, dan berbudi pekerti. Inilah yang bisa saya sampaikan, apabila ada kata – kata yang menyinggung, saya mohon maaf, terimakasih.