Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap

Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap - Jika kita ingin sampai ke puncak gunung yang sangat tinggi, maka kita akan berjuang keras untuk dapat sampai ke puncak gunung tersebut. Jika tidak berhati-hati, maka kita akan jatuh. Namun, kita dapat bangkit dan melanjutkan perjalanan kita demi untuk sampai ke puncak gunung yang sangat tinggi sekalipun. Sama halnya dengan meraih kesuksesan dalam hidup ini. Kita akan melakukan segala cara untuk meraih kesuksesan dalam hidup ini. Perlu memiliki tekad yang sangat kuat agar bila kita jatuh, kita dapat bangkit kembali dan terus mengejar mimpi kita. Jadi, untuk meraih sebuah kesuksesan itu harus memiliki tekad yang kuat agar apabila jatuh bisa bangkit kembali. Sama halnya jika kita ingin mencapai puncak gunung yang sangat tinggi sekalipun. Harus memiliki tekad yang kuat dan jiwa pantang menyerah.

Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap
Google Image - Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap


Pada post kali ini, saya akan memberi sedikit materi tentang paragraf analogi. Apakah kalian sudah pernah mendengar tentang paragraf analogi? Tentu saja pernah bukan, namun bagi yang belum pernah mengetahui tentang paragraf ini, ada baiknya jika mampir ke Blog tercinta kita ini. Dalam bahasa indonesia sebenarnya ada banyak jenis-jenis paragraf seperti paragraf yang sering kita kenal yaitu paragraf induktif, deduktif, dll. Namun, kali ini Saya akan membahas tentang paragraf analogi sampai tuntas. Bagi yang belum tahu teks analogi, Teks paragraf diatas merupakan paragraf analogi. Jika kalian belum jelas dengan teks diatas, mari kita lihat penjelasannya berikut ini.


Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap


Pengertian Paragraf analogi merupakan paragraf yang membanding dua bahasan yang memiliki makna yang serupa antara bahasan tersebut. Dalam paragraf analogi, biasanya di akhirnya memiliki kesimpulan yang memakai kata oleh karena itu, jadi, dll yang menyimpulkan bahwa kedua bahasan tersebut memiliki kesamaan. Paragraf ini memiliki pola khusus-umum. Maksudnya dijelaskan kalimat khusus dari bahasan tersebut kemudian baru menjelaskan penjelasan yang bersifat umumnya. Paragraf analogi memiliki cari-ciri sebagai berikut:

Membandingkan dua atau lebih suatu hal yang memiliki kesamaan tertentu.

Memiliki pola khusus umum.

Kalimat utama berada pada akhir kalimat.

Terdapat kesimpulan yang menyimpulkan kesamaan diantara keduanya.

Jika sahabat-sahabat semua belum memahami dengan jelas paragraf analogi, maka untuk memperjelas paragraf analogi diatas, saya memiliki beberapa contoh teks paragraf analogi. Mari kita simak dengan seksama contoh-contoh berikut:

Contoh Teks Paragraf Analogi 1
Untuk mendapatkan badan yang ideal, kita harus melakukan latihan-latihan yang rutin dan konsisten. Selain itu, ditunjang dengan segala faktor yang mempengaruhi pembentukan badan ideal. Seperti vitamin, suplemen, susu, dll. Yang terpenting adalah latihan yang rutin dan konsisten agar impian kita untuk mendapatkan badan yang ideal tercapai. Hal ini sama dengan matematika. Jika kita ingin mengerti dengan sejelas - jelasnya tentang segala macam rumus matematika, maka kita harus banyak-banyak melakukan latihan-latihan soal yang rutin dan konsisten. Selain itu kita harus memiliki rasa penasaran terhadap suatu soal agar kita sadar untuk mengerjakannya. Oleh karena itu, untuk bisa paham dengan baik tentang matematika, kita harus banyak-banyak latihan. Sama halnya dengan membentuk badan yang ideal. Kita harus banyak-banyak melakukan latihan guna membentuk badan yang ideal.

Contoh Teks Paragraf Analogi 2
Sehelai benang, sangatlah mudah untuk diputuskan. Karena memang pada dasarnya benang sangat mudah untuk diputuskan. Namun, bila benang tersebut  kita susun sehingga benang-benangnya terkumpul banyak, maka untuk memutuskan benang tersebut sangatlah sulit. Hal ini sama dengan manusia. Apabila manusia berjuang hanya seorang diri saja, maka sangatlah mudah untuk memutuskan semangatnya. Namun, jika yang berjuang itu adalah sekumpulan manusia, maka sulit bagi kita memutuskan semangat mereka. Oleh karena itu, jika manusia hanya hidup sendirian tanpa memerlukan orang lain, maka dia akan mudah untuk diputuskan. Sama halnya dengan sehelai benang.

Contoh Teks Paragraf Analogi 3
Jika kita ingin meraih sebuah kesuksesan dalam hidup, maka kita harus berjuang sejak dini agar kita lebih mudah karena sudah terbiasa dengan bagaimana rasanya terjatuh hingga akhirnya kita bisa bangkit dan meraih kesuksesan yang kita mimpi kan. Bukan hanya itu, kita tidak boleh pantang menyerah jika kita ingin meraih kesuksesan dalam hidup ini. Hal ini sama dengan anak kecil. Apabila kita mengajarkan suatu hal, lebih mudah jika dia diajarkan sejak dini. Hal ini karena mereka masih polos dan belum banyak ter-kontaminasi terhadap dunia luar. Oleh karena itu untuk meraih kesuksesan kita harus belajar sejak dini. Agar lebih mudah meraih nya. Sama halnya dengan mengajarkan anak sejak dini. Lebih mudah untuk mengajarkannya.

Contoh Teks Paragraf Analogi 4
Mempunyai bunga sangatlah sulit untuk merawatnya. Memerlukan perhatian khusus untuk merawat sekuntum bunga. Apabila kita ingin mendapatkan bunga yang baik, maka kita harus rajin menyiraminya. Namun sebaliknya jika kita tidak menyiraminya, maka bunga tersebut akan mati. Prinsip ini, sama halnya dengan mengasuh anak. Apabila kita tidak merawatnya dengan baik, maka anak tersebut tidaklah tumbuh dengan dengan baik. Bahkan kemungkinan terburuknya adalah kematian. Oleh karena itu, agar anak tumbuh secara maksimal kita harus merawatnya dengan penuh kasih sayang. Sama halnya dengan bunga, untuk mendapatkan bunga yang indah maka kita harus merawatnya dengan baik.

Pengertian Paragraf Analogi, Contoh, Ciri-ciri nya Lengkap - Saya rasa apa yang telah saya berikan cukup. Saya harap sahabat-sahabat semua dapat dengan mudah memahaminya. Saya harap pula apa yang telah saya berikan dapat membantu kalian semua dalam mengerjakan dll. Saya cukupkan sekian terimakasih.