Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap - Hai guys masih bersama kami tim sastrapedia tim yang selalu siap sedia buat bantu temen-temen semua untuk memahami persoalan tentang bahasa indonesia kali ini kita akan bahas tentang kalimat baku dan tidak baku tentunya teman-teman pasti sudah menemui pokok bahasan ini di kelas oleh karena itu kami hanya mengingatkan lagi pokok bahsan ini biar temen-temen semua bisa mengingat atau memahaminya lagi oke.
Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap
Google Image Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap

Kalimat baku meruapakan sebuah kalimat yang sudah di sesuikan dengan kaidah-kaidah yang telah dianut yaitu mengacu pada kamus besar bahasa indonesia dan ejaan yang sudah di sempurnakan baik berikut merupakan penjelasan lengkap baik kalimat baku maupun kalimat tidak baku.

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap


Penjelasan mengenai kata baku

Kata baku merupakan sebuah kata yang digunakan dan sesuai dengan pedoman atau kaidah  yang telah di tentukan, atau kata baku merupakan sebuah kata yang sudah tepat dengan aturan maupun kaidah bahasa Indonesia dan sumber utama dari bahasa baku adalah KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Kata baku pada umumnya sering kali digunakan pada kalimat yang resmi, baik itu dalam sebuah tulisan maupun dalam sebuah pengungkapan kata-kata.

Kata-kata baku merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa yang sudah di tentukan pada sebelumnya dan suatu kata bisa disebut sebagai kata tidak baku apabila kata yang digunakan tidak sesuai dengan apa yang sudah di tentukan. Ketidak bakuan suatu kata bukan hanya berasal dari salah penulisan saja, akan tetapi juga bisa berasal dari salahnya pengucapan dan penyusunan suatu kalimat yang salah. Umunya kata tidak baku selalu muncul dalam sebuah percakapan kita sehari-hari.

Contoh:
Bagi teman-teman membawa telepon genggam tolong dimatikan di ruangan ini!

Meskipun kalimat tadi sangat komunikatif, kalimat tersebut bukanlah kalimat yang baku karena kurang logis dengan menginstruksikan kita mematikan orang yang sedang membawa handphone. Seharusnya kalimat tersebut seperti ini:

Bagi teman-teman yang membawa telepon genggam tolong mematikan telepon genggamnya.

Contoh:
Para mahasiswa perkebunan saling dorong-mendorong untuk memasuki kelas mereka.

Kalimat di atas mengandung sebuah pemborosan kata karena terdapat sebuah kata “saling” dan “dorong-mendorong”. kalimat itu akan menjadi efektif bila dirubah menjadi:

Para mahasiswa perkebunan saling dorong untuk memasuki kelas mereka.

Contoh:
Dari sebuah data yang telah didapat data tersebut menunjukkan bahwa kenaikan BBM itu cukup menyulitkan bagi rakyat kecil.
Kalimat di atas bukanlah sebuah kalimat baku karena kalimat tadi tidak memiliki unsur subjek. Kalimat tadi akan menjadi baku bila dirubah seperti ini:

Kenaikan harga BBM cukup menyulitkan rakyat bagi rakyat kecil.


Contoh:

Kukuh membelikan baju adiknya.


Kalimat di atas menjadi kalimat tidak baku karena strukturnya salah. Yang dibelikan oleh Kukuh bukanlah baju tetapi adiknya. Maka kalimat yang sehaurusnya seperti ini:

Kukuh membelikan adiknya baju.


Berikut merupakan contoh-contoh kata-kata baku Contoh kata baku

Misalnya seperti: aktif, pasif, apotek, efektif, karena, foto, biosfer, bus, objek, november, praktik, teknik, daftar, negeri, nasihat dan lain-lain. Kalimatnya: Pada hari ini saya akan keluar kota.
Penjelasan mengenai kata yang tidak baku


Kalimat atau kata tidak baku merupakan sebuah kata yang bila digunakan kata tersebut menjadi tidak sesuai dengan pedoman yang sudah ditentukan. Umunya kata tidak baku sering kali digunakan saat perbincangan sehari-hari. Ada faktor-faktor yang menjadikan munculnya sebuah kata tidak baku, diantaranya sebagai berikut ini perhatikan faktor-faktor di bawah ini:
  • Yang menggunakan bahasa tersebut tidak mengetahui apa bentuk penulisan dari kata yang telah dimaksudkan.Yang menggunakan bahasa tidak membenarkan atau memperbaiki kesalahan dari penggunaan kata tadi, itulah yang menjadikan kata tidak baku selalu ada.
  • Yang menggunakan bahasa atau kata tadi sudah terpengaruh oleh orang-orang yang sudah terbiasa menggunakan kata atau bahasa yang tidak baku.
  • Yang menggunakan bahasa sudah terbiasa menggunakan kata yang tidak baku.
  • Dan yang terakhir, menuliskan kata baku salah dalam penulisan tanda baca sehingga kalimat tersebut menjadi kata tidak baku.
Contoh:
Ayah berkata, “Belikan ayah nasi goreng”?


Sebuah kalimat tadi bukan menjadi kalimat tidak baku namun karena terdapat kesalahan pada penulisan tanda baca. Seharusnya kalimat tersebut ditulis seperti ini:


Ayah berkata, “Belikan ayah nasi goreng?”


Contoh:
Gelombang ombak di daerah pantai pulau sumatra sangat tinggi.

Penulisan pulau sumatra seharusnya menggunakan huruf kapital karena pulau sumatra merupakan nama tempat atau geografi.

Contoh:
Dalam masyarakat Amerika mengenal sebuah tradisi yaitu Halloween.


Kalimat tadi secara struktur tidak tepat atau benar karena tidak terdapat adanya subjek.  Seharusnya kalimat ersebut seperti ini: 


Masyarakat Amerika mengenal tradisi  yaitu Halloween.



Berikut merupakan contoh-contoh kata tidak baku Contoh kata tidak baku

Misalnya seperti: aktip, pasip, apotik, efektip, karna, poto, biosfir, bis, obyek, praktek, negri, tekhnik, nopember, nasehat dan lain-lain. Kalimatnya: Saya akan keluar kota pada hari ini.



Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Penjelasan Lengkap-Nah, temen-temen semoga kalian sudah paham ya,, apa itu kalimat baku dan tidak baku, ya karena kalian pasti bakal menemukan pokok bahasan ini di sekolah oleh karena itu buat temen-temen yang belum paham semoga bisa lebih memahaminya lagi oke. Nah, jangan lupa pantengin terus blog ini karena kalian akan menemukan hal-hal menarik seputar pelajaran bahasa Indonesia.