Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia Detail

Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia Detail - Baik masih bersama kami lagi tim sastrapedia yang tak kenal lelah untuk membantu temen-temen semua untuk memahami persoalan yang temen-temen semua temukan di bangku sekolah ya,, pokok bahasan kita kali ini yaitu tentang “Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia”itulah pokok bahasan kita hari ini.
Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia Detail
Google Image Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia

Karena saya yakin masih ada dari temen-temen semua yang kurang paham bagaimana membedakan objek dan membedakan sebuah pelengkap oleh karena itu di sini kami akan membantu temen-temen semua untuk membedakan mana objek dan mana itu pelengkap langsung simak saja ulasan-ulasan berikut ini.

Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia Detail


Objek

Objek adalah sesuatu yang dialami baik si penderita maupun unsur yang dikenai tindakan oleh subjek. Objek dan subjek merupakan sesuatu perbedaan dua hal yang terpisah.



Ciri – ciri objek


•    Letaknya langsung berada di belakang dan tidak pernah mendahului dari pada predikat.
•    Dapat menjadi sebuah subjek, apabila diubah langsung menjadi kalimat pasif.
•    Objek tersebut dapat ditambah dengan kata ganti kepunyaan (pronomina)contoh katanya yaitu: seperti, -mu, -ku, dan –nya.

Contoh :

Ayah memarahi Kukuh.
Saya membaca Koran.
Singa menerkam zebra.

Perhatikanlah pada kalimat – kalimat tersebut, pada kata yang bercetak tebal merupakan sebuah objek. Namun sebelumnya telah di terangkan bahwa objek dan subjek merupakan dua hal yang berbeda. Kata-kata tersebut memiliki hubungan langsung, yaitu subjek memberikan suatu kegiatan atau pengaruh terhadap objek. Contohnya pada kata Saya sebagai sebuah subjek memberikan tindakan kepada objek.

Pelengkap

Pelengkap merupakan suatu unsur yang berfungsi sebagai sebuah pelengkap dari unsur – unsur kalimat lain, contohnya seperti subjek dan predikat. Dengan kata lain, yaitu pelengkap tidak memiliki hubungannya dengan subjek, akan tetapi mereka merupakan sebuah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Sedangkan hubungannya dengan predikat tadi, pelengkap juga menjadi sebuah bagiannya bukan seperti sebuah objek yang menjadi sasarannya begitu.

Ciri – ciri pelengkap

  • Posisi penempatanya bebas, bisa saja diletakkan dibelakang dari predikat, maupun sebelum predikat dalam sebuah kalimat aktif ini transitif. 
  • Tidak dapat dirubah menjadi sebuah subjek.
  • Bisa saja menjadi sebuah jawaban  dari kata tanya yaitu “apa”.
Kakakku adalah seorang tentara.
Ibu Bowo bekerja sebagai seorang guru fisika.
Toni sedang berdagang buah naga.

Perhatikanlah pada contoh kalimat tersebut, pada kata – kata yang bercetak tebal merupakan sebuah pelengkap. Sekali lagi penulis menekankan pada pelengkap bahwa pelengkap merupakan bagian dari sebuah unsur – unsur lain. Contoh pada kalimat pertama Kakakku adalah seorang tentara. Kakak dan tentara merupakan satu kesatuan yang utuh.

Untuk dapat membuktikan keduanya bahwa unsur ini merupakan satu kesatuan, kita dapat membuktikannya dari pertanyaan, siapakah kakak ? kakak adalah tentara. Siapakah tentara itu ? Tentara itu adalah kakak saya.

Pada contoh lainnya yaitu pada Ibu bowo bekerja sebagai guru fisika. Nomina Ibu dan guru adalah sebuah satu kesatuan. Ibu merupakan guru dan guru adalah ibu. Coba bandingkan dengan sebuah kalimat berikut ini, Ibu bowo mengajar guru fisika. Pada sebuah kalimat tersebut nomina ibu dengan guru bukanlah merupakan sebuah satu kesatuan, akan tetapi keduanya memiliki hubungan seperti pada umumnya subjek dan objek.

Sedangkan untuk pelengkap pada predikat, Unsur dari sebuah pelengkap tidak menjadi satu kesatuan dengan subjek melainkan menjadi sebuah satu kesatuan dengan predikat. Lihat pada contoh kalimat Toni sedang berdagang buah naga. Nomina Toni dan naga bukan merupakan sebuah satu kesatuan, akan tetapi Nomina naga merupakan pelengkap dari predikat itu sendiri.

Nah untuk mengecek apakah nomina tersebut yang berada di belakang predikat bukanlah objek, coba kita ubah kalimat tersebut menjadi sebuah bentuk pasif. Contoh pada Buah naga sedang dijual Toni. Kalimat tersebut tidaklah masuk akal karena bisa kita lihat nomina naga tidak bisa menjadi subjek. Oleh karena itu, naga bukanlah objek melainkan pelengkap predikat begitulah maksudnya.

Objek atau Pelengkap

Setelah mengetahui dimana perbedaan antara objek dan pelengkap tadi, nah berikut ini merupakan kalimat – kalimat yang mengandung objek dan pelengkap. Coba kita temukan mana yang unsur yang mengandung objek dan pelengkap.

1. Ayah mengabdi sebagai perawat desa.
2. Kukuh memakan buah kiwi.
3. Ikhsan adalah pembantu rumah tangga di rumah sebelah.
4. Para pemuda dan pemudi adalah masa depan bangsa kita.
5. Rais berenang gaya punggung.



Kunci jawaban


1. Perawat desa sebagai pelengkap karena satu kesatuan dengan Ayah
2. Buah kiwi objek karena memiliki sebuah hubungan langsung dengan Kukuh.
3. Pembantu rumah tangga merupakan sebuah pelengkap karena menjadi satu kesatuan dengan Ikhsan.
4. Masa depan bangsa adalah pelengkap karena merupakan satu kesatuan dengan para pemuda dan pemudi.
5. Gaya punggung adalah pelengkap predikat karena merupakan satu kesatuan dengan berenang.

Cara Membedakan Objek dan Pelengkap dalam Bahasa Indonesia Detail - Nah temen-temen bagaimana apakah kalian sudah jelas dan sudah paham dan sudah bisa memahami bagaimana perbedaan mana objek dan mana pelengkapnya semoga kalian bisa memahaminya dengan baik ya dan jangan lupa untuk pantengin blog ini terus ya karena kalian akan menemukan hal-hal menarik seputar dunia pendidikan terima kasih.