Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat)

Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat) - Sebuah pertunjukkan drama tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Namun, sudah pahamkah kalian apa yang di maksud dengan drama itu dan unsur apa saja yang ada di dalamnya?

Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat)
Google Image - Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat)


Drama berasal dari bahasa Yunani, yang berasaldari kata draomai yang berarti berbuat, bertindak, bereaksi,dan sebagainya. Drama secara umum adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk naskah dialog yang diperagakan oleh para pemain di panggung.
Mari kita simak penjelasan berikut ini!

Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat)

Unsur – unsur drama antara lain :

1. Tema yaitu ide pokok atau gagasan utama sebuah cerita drama.

2. Alur  yaitu jalan cerita dari sebuah pertunjukkan drama dari babak pertama sampai babak terakhir.

3. Tokoh drama atau pelaku drama yang terdiri dari tokoh utama yang disebut primadona dan tokoh pembantu yang disebut figuran.

4. Watak adalah pelaku yang diperankan oleh tokoh drama. Protagonis adalah watak (perilaku) baik yang diperankan oleh tokoh drama. Sedangkan watak antagonis adalah watak (perilaku) jahat yang diperankan oleh tokoh drama.

5. Latar atau setting adalah gambaran tempat, waktu, dan situasi peristiwa dalam cerita drama.

6. Amanat adalah pesan yang disampaikan pengarang kepada penonton melalui peran para tokoh drama.

Ciri – ciri Teks Drama:

1. Seluruh cerita berbentuk dialog, baik tokoh maupun narator. Ciri utama naskah dialog yaitu semuanya ditulis dalam teks.

2. Semua dialog tidak menggunakan tanda petik (“....”). Naskah drama tidak memakai tanda petik karena dialog drama bukan kalimat langsung.

3. Naskah drama dilengkapi petunjuk tertentu yang harus dilakukan tokoh pemerannya. Petunjuk itu ditulis dalam tanda kurung (....) atau dengan memberikan jenis huruf yang berbeda dengan huruf dialog.

4. Naskah drama terletak diatas dialog atau disamping kiri dialog.

Berikut ini contoh naskah drama tentang pendidikan yang berjudul “Menggapai cita – cita”.

Judul: Cita –Cita

Tema: Pendidikan

Pemeran: 6 Orang

Penokohan drama:
1. Rita: Taat Peraturan
2. Rina: Pemberani
3. Ibu Feni: Penegak
4. Panji: Tegas, Baik hati
5. Doni: Rela berkorban
6. Leo: Cuek


Bel masuk telah diberbunyi. Para siswa SD Teladan waktunya untuk masuk kelas dan menerima pelajaran dari wali kelasnya masing-masing. Pemandangan di kelas 5 masih gaduh. Ada siswa yang berlari kejar - kajaran.

Panji: Bel masuk sudah berbunyi. (Berhenti dari lari dan mendengarkan suara bel)
Doni: Ji. Ayo kejar aku.
Panji: Sudah bel. Mari semuanya masuk!
Rita: Iya ketua kelas.
Doni: Ayo kejar aku, bu guru kan belum datang.
Tidak lama kemudian Ibu guru datang.
Ibu Leni: Selamat pagi anak-anak. Sebelum memulai pelajaran kita berdoa dahulu. Berdoa dimulai.
Ibu Leni: Selesai. Saya tadi  melihat Doni sudah mendengar suara bel tapi masih saja lari – larian di dalam kelas. 
Panji: Iya kan Ibu Leni marah (bisik Panji kepada Doni).
Doni: Kayaknya cuma negur saja deh Ji.
Rita : Iya itu bu. Tahu sudah mendengar suara bel masih saja lari – larian. 
Bu Feni: Ya sudah besok-besok jangan diulangin lagi ya.

Serempak siswa kelas 5 mengiyakan ucapan Ibu Leni.

Ibu Leni: Buka buku paket bahasa Indonesia kalian halaman 50 mengenai semangat belajar demi menggapai cita – cita. Siapa yang tahu definisi cita-cita?
Rina: cita-cita adalah harapan dan perjuangan yang disertai dengan kemampuan untuk meraihnya.
Ibu Leni: Bagus jawabanmu Rina. Terus perbedaan antara keduanya apa Rina?
Rina: Ehmm (Pikir Rina dalam-dalam).
Ibu Leni: Betul. Jika kita membicarakan tentang cita – cita dari sekian banyak siswa di kelas ini bisa disebutkan apa cita – cita kalian? Bisa dimulai dari kamu Panji.
Panji: Saya Bu? Saya bercita – cita ingin menjadi dokter bu. Biar bisa meriksa orang – orang sakit bu.
Doni: Bilang saja biar bisa meriksa cewek cantik kan? (Melirik kearah Panji)
Ibu Leni: Wah, Panji cita – citamu bagus. Kamu Doni? Bantah saja!.

Tiba – tiba Leo angkat tangan.

Leo : Cita – cita saya ingin jadi pilot bu?
Ibu Leni : Wah – wah. Hebat sekali.
Doni : Kamu manjat pohon saja gak bisa turun mau jadi pilot. Hahaha
Ibu Leni : sudah – sudah jangan meledek temen, lalu cita – cita mu sendiri ingin jadi apa Doni?

Seketika suasana kelas menjadi hening.

Doni : Saya ingin jadi polisi bu, biar bisa menagkap penjahat.
Ibu Leni : Bagus Juga Itu. Kalian punya cita – cita apa Rina, Rita?
Rina dan Rita: ingin menjadi guru pengajar seperti bu guru (kompak menjawab).
Ibu Leni : Dari sekian jawaban kalian mengenai cita – cita kalian bagus – bagus. Namun untuk meraih cita – cita kalian harus disertai dengan perjuangan. Jangan lupa rajin belajar.
Leo : Doa juga bu.
Ibu Leni : Iya, selain itu kalian juga harus rajin belajar dan berdoa. Semoga cita – cita kalian dapat terwujud semuanya. Aamiin
Serentak semua siswa mengucapkan Aamiin.
Panji : Baik bu saya akan lebih rajin lagi belajarnya.
Ibu Leni : Bagus Panji. Khusus pesan untuk Doni jangan bandel lagi, jangan lupa lagi untuk mengerjakan PR.
Doni : Siap bu.

Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat) - Demikianlah Contoh Naskah Drama tentang Pendidikan (Singkat) yang berjudul “Cita – Cita”. Semoga dapat menambah wawasan dan menjadi sumber inspirasi untuk kalian yang membacanya. Terimakasih