Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap Bahasa Indonesia

Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap Bahasa Indonesia - Resensi itu apa sih? Penting banget ya sewaktu belajar bahasa indoneisa? atau hanya materi tambahan untuk menemukan sesuatu yang menarik dari buku? Apa mungkin memiliki fungsi lan yang juga bermanfaat bagi pembaca sebuah buku? Lalu bedanya dengan review apa? Mari kita bahas disini.
Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap Bahasa Indonesia
Google Image - Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap Bahasa Indonesia

Kata resensi berasal dari bahasa latin yaitu, revidere atau recensie artinya adalah menimbang, menilai, atau melihat kembali. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa resensi adalah ulasan dari sebuah buku. Jadi yang dimaksud dengan resensi adalah tindakan memberikan penilaian, membahas atau mengkritik ulasan singkat yang biasanya disiarkan melalui media sosial mengenai isi dari suatu buku, novel, majalah, drama atau film.

Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap dalam Bahasa Indonesia


Tindakan yang dilakukan oleh dalam meresensi ialah membahas, memberikan suatu penilaian, mengkritik atau mengungkapkan kembali isi didalamnya.  Resensi dalam pengertian yang cukup luas adalah maksud ditulisnya resensi buku untuk menginformasikan isi buku kepada masyarkat luas. Sedangkan secara singkat, resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah karya tulis.

Terlebih dahulu, seseorang yang akan membuat resensi harus membaca isi buku yang akan diresensinya. Meresensi berarti juga menyajikan dua hal, yaitu nilai literer dan manfaat bagi kehidupan. Nilai literer terungkap melalui kegiatan apresiasi sastra, dan manfaat terungkap dari apresiasi kebutuhan masyarakay untuk hidup.

Tujuan Resensi

Tujuan resensi adalah menyampaikan informasi apakah sebuah buku atau hasil karya itu layak mendapat sambutan atau tidak dari masyarakat.

Lebih detail lagi ada beberapa tujuan dari resensi buku yaitu sebagai berikut:

1. Memberikan suatu informasi dan pemahaman secara kompeherensif kepada pembaca mengenai isi dari buku yang diresensi.

2. Mengajak pembaca untuk memikirkan lebih jauh dan mendiskusikan mengenai masalah yang diangkat dalah sebuah buku tersebut.

3. Memberikan pertimbangan kepada pembaca mengenai pantas atau tidaknya sebuah buku itu untuk dibaca atau diterbitkan.

4. Memberikan jawaban tentang pertanyaan – pertanyaan dari pembaca saat buku bari diterbitkan.


Unsur – unsur Resensi


Unsur – unsur Resensi menurut Daniel Samad diantaranya:

1. Membuat judul resensi
Membuat judul resensi dengan semenarik mungkin dan benar – benar bisa menjiwai seluruh inti tulisan. Judul tidak harus ditetapkan terlebih dahulu, karena judul dapat ditetapkan setelah resensi selesai dibuat. Judul resensi juga harus sesuai atau selaras dengan isi resensi.

2. Menyusun data buku
Menyusun data buku diantaranya dapat  dilakukan dengan cara : Judul buku (apakah buku itu termasuk hasil buku terjemahan), nama pengarang (semua orang yang terlibat dalam penulisan buku yang diresensi), penerbit buku, tahun terbit, cetakan keberapa, ketebalan buku, dan harga buku (jika diperlukan).

3. Membuat pembukaan.
Pembukaan dapat dimulai dengan cara berikut ini:

a. perkenalan (siapa yang mengarangnya, prestasinya, dan karya – karyanya),

b. membandingkan dengan buku yang sama, baik dengan buku karangan sendiri maupun karangan orang lain,

c. memaparkan tentang sosok pengarang,

d. mengulas sedikit tentang keunikan buku,

e. merumuskan tema buku,

f. mengungkapkan kesan terhadap buku,

g. mengenalkan penerbit,

h. membuat pertanyaan dan membuka dialog atau diskusi.

4. Isi atau tubuh
Isi berupa pertanyaan resensi dari sebuah buku dan biasanya terdiri dari: sinopsis, ulasan singkat point utama dari dari isi buku, kelebihan buku dan kelemahan buku, rumusan kerangka buku, tinjauan bahasa (mudah atau berbelit – belit), dan adanya kesalahan cetak.

5. Membuat penutup resensi buku
Penutup biasanya menggunakan bahasa penekanan tentang pentingnya buku itu agar dimiliki oleh siapa dan mengapa harus memiliki atau membaca buku itu.



Apabila kita akan membuat sebuah resensi, hal – hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

1. Identitas bentuk fiksi dan isi buku
Yang perlu dicantumkan dalam identitas buku ialah judul buku, pengarang, tempat dan tahun penerbitan, dan jumlah halaman.

2. Tujuan pengarang buku
Tujuan pengarang buku ini dapat dilihat pada pendahuluan atau pada kata pengantar buku.

3. Tujuan resensator
Tujuan resensator ini sangat berhubungan dengan pemuatan resensi itu. resensator harus memperhatikan kualitas pembaca, tingkat pendidikan kedalam pembahasan masalah, dan sebagainya.

4. Keunggulan dan kelemahan buku
Resensator harus memiliki pengetahuan tentang teori sastra, karena memaparkan keunggulan dan kelemahan buku, peresensi harus dapat mengupas hal – hal yang berhubungan dengan tema, alur, perwatakan, penokohan, sudut pandang dan bahasa.

5. Membuat simpulan
Hal tersebut berhubungan dengan pembacaan buku. Peresensi mengajak pembaca untuk memiliki buku tersebut, setelah diberi simpulan bahwa buku tersebut patut untuk dimiliki dengan beberapa alasannya.


Sebelum menilai suatu buku, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat sejenis garis besar (outline) resensi itu. Outline sangat berguna untuk membantuketika penulis, mengoreksi dan merevisi hasil resensinya dengan menggunakan dasar kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.

Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap Bahasa Indonesia - Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Resensi dan Penjelasan Lengkap. Kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com dan temukan hal menarik seputar pelajaran bahasa indonesia seperti puisi, kosakata, sajak, materi bahasa indonseia dan juga tentang sastra dan bahasa indonesia. Dengan penjelasan tersebut diharapan dapat menambah wawasan kalian dan dapat dijadikan bahan resensi kalian dalam menyelesaikan tugas. Terimakasih telah membaca artikel ini.