Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru

Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru - Hai sahabat - sahabat, jika berbicara mengenai prosa lama dan prosa baru tentunya kalian langsung berfikir tentang mata pelajaran bahasa Indonesia kan yaa, hehe. Siapa yang tak pernah mendengar nama Pramoedya Ananta Toer (1925-2006) ia adalah sastrawan Indonesia yang terkenal, salah satu contoh karyanya adalah buku yang berjudul Bumi Manusia, karya sastra tersebut juga sempat dijadikan judul film. Melalui buku tersebut, Pram menggambarkan bagaimana keadaan pemerintahan kolonialisme Belanda pada saat itu secara hidup. Disitu Pram menunjukan betapa pentingnya belajar. Dengan belajar, dapat mengubah nasib. Seperti di dalam bukunya, Nyai yang tidak bersekolah, dapat menjadi seorang guru yang hebat bagi siswa HBS dan Minke. Bahkan pengetahuan si nyai itu, yang didapat dari pengalaman, dari buku-buku, dan dari kehidupan sehari-hari, ternyata lebih luas dari guru-guru sekolah HBS.

Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru
Google Image - Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru
Sehubungan dengan hal tersebut disini kami akan membahas mengenai apa sih perbedaan dari prosa lama dan prosa baru. Prosa adalah sebuah karya sastra yang dibuat secara bebas atau tidak terikat dengan aturan - aturan cara penulisan, tidak seperti pantun dan puisi. Perbedaan prosa lama dan prosa baru, jika prosa lama adalah karya sastra yang belum terpengaruh oleh budaya barat, sedangkan prosa baru adalah karya sastra yang mucul setelah perkembangan zaman. Contoh prosa lama dan baru adalah, jika prosa lama yaitu, gurindam, talibun, dan masih banyak lagi, sedangkan contoh prosa baru yaitu, novel, roman, dan masih banyak lagi. Ciri - ciri prosa lama dan prosa baru, jika prosa lama bersifat satstis, tradisional, dan tidak mengindahkan sejarah atau perhitungan tahun, sedangkan prosa baru itu bersifat rasional, modern, dan tertulis. Oke teman - teman untuk lebih lanjut yuk kita simak uraian dibawah ini!

Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru

Pengertian

Prosa lama merupakan karya sastra yang menggunakan bahasa daerah, sedangkan prosa baru menggunakan bahasa modern, bebas, dan menggunakan bahasa sehari - hari, maka dari itu prosa lama sulit untuk berkembang atau statis, sedangkan prosa baru bersifat dinamis.

Isi prosa lama yaitu menceritakan hal - hal tentang zaman dahulu yaitu cerita mengenai kerajaan, istana, dan kepahlawanan, prosa lama juga terkesan kurang masuk akal, sedangkan prosa baru yaitu karya sastra yang berisi cerita yang mudah dipahami sebagian besar orang dan masuk akal.

Pada prosa lama tidak tertulis nama pengarangnya dan disebarkan hanya dari mulut ke mulut, sedangkan prosa baru tercancum nama pengarangnya dan tersebar secara tertulis. Prosa lama sifatnya hanya bertujuan untuk menghibur, sedangkan prosa baru bersifat untuk menjadi media hiburan, komersil, dan bahkan hanya untuk bahan mencari penghasilan saja.

Perbedaan Prosa Lama dan Prosa Baru - Demikianlah adalah perbedaan prosa lama dan prosa baru semoga dapat bermanfaat dan menjadi sumber untuk kalian belajar ya, selamat belajar :)