10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia

10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia - Selamat malam. Oke temen-temen, bertemu lagi dengan kami. Kali ini kami akan memberikan materi mengenai tata cara penulisan gelar. Bagi sebagian orang, gelar merupakan suatu hal yang penting, yaitu untuk mengidentikan suatu pendidikan yang telah ia ditempuh ataupun jabatan yang telah ia didapat. Menulis gelar memanglah sangat sepele, tetapi masih saja ada yang keliru dalam menulisnya, sehingga kadang kala membuat yang memiliki gelar tersinggung. Untuk itu, disini kami akan membahasnya sehingga teman-teman semua mengerti dan paham cara penulisan gelar yang baik dan benar.
10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia
Google Image - 10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia
Menulis gelar seseorang tidaklah boleh sembarangan, harus menggunakan tata caranya atau aturannya, untuk itu mari teman-teman belajar mengenai tata cara penulisannya diblog ini. Yuk simak uraian dibawah ini!

10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia

 

Adapun tata cara penulisan gelar dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
Penulisan Gelar Diploma
Penulisan gelar pertama ini adalah gelar diploma, gelar diploma diperuntukan kepada orang-orang yang mendapatkan gelar diploma, baik diploma I, diploma II, ataupun diploma III. Adapun tata cara penulisan gelar diploma harus disesuaikan dengan jenjang diploma dan jurusan yang diambil. Misalnya A.P untuk Diploma I (D I); A.Ma untuk Diploma II (D II); dan A.Md untuk Diploma III (D III). Adapun beberapa contohnya adalah sebagi berikut:

Contoh tata cara ke-1

- Rafa Adi Juliandika, A.P.Par
A.P.Par adalah singkatan dari ahli Pratama Pariwisata untuk penerima gelar Diploma I di bidang Pariwisata.

Contoh tata cara ke-2

- Bintang Ardiansyah Suandri, A.Ma.Pd
A.Ma.Pd adalah singkatan dari ahli Muda Pendidikan untuk penerima gelar Diploma II di bidang Pendidikan.

Contoh tata cara ke-3

- Ahmad Ansori, A,Md. Ak
A.Md.Ak adalah singkatan dari ahli Madya Akuntansi untuk penerima gelar Diploma III di bidang Akuntansi.

Penulisan Gelar Sarjana Strata I (S1)

Tata cara ketiga yaitu penulisan gelar sarjana, tata cara penulisan gelar sarjana terbagi menjadi dua, yaitu untuk dalam negeri dan untuk luar negeri. Untuk dalam negeri, penulisan gelar sarjana harus diawali dengan huruf S dan diikuti dengan singkatan dari jurusan yang diambil. Sedangkan gelar sarjana luar negeri ditulis dengan diawali huruf B dan diikuti oleh singkatan jurusan yang diambil. Adapun conohnya adalah sebagai berikut:

Contoh tata cara ke-4
 
- Muhammad Adi Saputra, S.Ikom
S.Ikom adalah singkatan dari Sarjana Ilmu Komunikasi untuk penerima gelar S1 dalam negeri di bidang Ilmu Komunikasi.

Contoh tata cara ke-5

- Annisa Dwi Saputri, B.E.
B.E. adalah singkatan dari Bachelor of Education untuk penerima S1 luar negeri di bidang Pendidikan.

Penulisan Gelar Magister (S2)

Penulisan gelar magister sama seperti penulisan S1, penulisannya juga terbagi menjadi dua yaitu penulisan dalam negeri dan luar negeri. Tetapi penulisan gelar magister dalam ataupun luar negeri dalam cara penulisan keduanya sama-sama diawali dengan huruf M (Magister), kemudian diikuti dengan jurusan yang diambil. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

Contoh tata cara ke-6

- Rani Sagitta Anjani Putri, M.Ikom
M.Ikom adalah singkatan dari Magister Ilmu Komunikasi untuk penerima gelar S2 dalam negeri di bidang Ilmu Komunikasi.

Contoh tata cara ke-7

- Robert Mahendra, M.Sc 
M.Sc adalah singkatan dari Master of Science untuk penerima gelar S2 luar negeri di bidang Sains

Penulisan Gelar Doktor (S3 atau Honoris Causa)

Dalam penulisan gelar doktor terbagi menjadi tiga, yaitu penulisan gelar doktor dalam negeri, penulisan gelar doktor luar negeri, dan penulisan gelar doktor Honoris Causa. Untuk dalam negeri, penulisna gelar doktor ditulis dengan singkatan ‘Dr’ yang diletakkan di depan nama si penerima gelar, sedangkan penulisan gelar doktor luar negeri dilakukan dengan menuliskan singkatan ‘D’ di belakang nama si penerima gelar, dan untuk penulisan gelar doktor Honoris Causa ditulis dengan cara menempatkan singkatan DR di depan nama si penerima gelar.

Baca Juga: 15 Contoh Tata Cara Penulisan Kata Turunan dalam Bahasa Indonesia5 Tata Cara Memenggal Kata Dasar Menurut PUEBI.


Contoh tata cara ke-8

- Dr. Ahmad Badaruddin. 
Dr adalah untuk penulisan gelar doktor lulusan dalam negeri.

Contoh tata cara ke-9
 
- Alief Barata, Ph.D.
Ph.D adalah untuk penulisan gelar doktor lulusan luar negeri.

Contoh tata cara ke-10
 
- DR Rendra.
DR adalah untuk penulisan gelar lulusan doktor Honoris Causa.

10 Contoh Tata Cara Penulisan Gelar dalam Bahasa Indonesia - Demikian adalah 10 cara tata cara penulisan gelar dalam bahasa Indonesia, semoga dapat menjadi sumber temen-temen semua dalam belajar menulis gelar yang baik benar. Kunjungi terus www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui artikel-artikel menarik selanjunya. Oke temen-temen sekian dari saya dan sampai jumpa diartikel-artikel selanjutnya ya!