20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar

20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar - Selamat hari minggu teman-teman. Oke teman-teman walau hari minggu harus tetep belajar ya, karena menuntut ilmu itu tiada kata libur. hehhe Pada ksempatan kali ini saya akan memberikan 20 contoh penulisan catatan kaki dan daftar pustaka yang baik dan benar. Catatan kaki dan daftar pustaka sering kita temui dalam karya ilmiah, baik karya tulis, maupun makalah, dalam buku-buku juga banyak sekali catatan kaki dan daftar pustakanya. Di bangku SMP kelas 9 juga materi mengenai catatan kaki dan daftar pustaka juga sudah pernah diajarkan oleh guru bahasa Indonesia kalian masing-masing. Nah, mimin akan mengulas lagi mengenai materi catatan kaki dan daftar pustaka diblog ini.
20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar
Google Image - 20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar
Oh iya, temen-temen tau tidak apa itu catatan kaki dan daftar pustaka? Yups benar sekali, catatan kaki atau footnote adalah daftar sumber kutipan yang diletakkan dibagian bawah lembar yang diambil kutipannya, sedangkan yang dimaksud dengan daftar pustaka yaitu daftar sumber kutipan yang diletakkan dihalaman paling akhir, pada daftar pustaka semua sumber didijadikan satu dan disusun menurut abjad. Oke gaes, sekarang sudah tau kan apa itu catatan kaki dan daftar pustaka. Nah sekarang langsung saja yuk kecontohnya yang tentunya akan membuat temen-temen semua menjadi paham mengenai contoh dari catatan kaki dan daftar pustaka. Langsung saja yuk, simak uraian dibawah ini ya!

20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar

 

20 contoh penulisan catatan kaki dan daftar pustaka yang benar

Berikut dibawah ini adalah 20 contoh penulisan catatan kaki dan daftar pustaka yang benar:

Catatan Kaki (footnote)

1. Hamid Patilima, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta 2013), hlm 4.
Penjelasan: Format catatan kaki ini digunakan jika sumber rujukan yang diambil merupakan buku yang ditulis oleh seorang penulis.

2. Ade Hikmat dan Nani Solihah, Bahasa Indonesia, (Jakarta: Grasindo, 2013), hlm 4.
Penjelasan: Format ini digunakan jika referensi yang diambil adalah sebuah buku yang ditulis oleh dua orang penulis.

3. Elvinaro, dkk, Komunikasi Massa Suatu Pengantar, (BAndung: Simbiosa, 2014), hlm 37.
Penjelasan: Format ini digunakan jika sumber yang diambil adalah sebuah buku yang ditulis oleh tiga orang atau lebih penulis.

4. Setiati Widiastuti dan Fajar Rahayuningsih, Pendidikan Kewarganegaraan, jilid 2 (Bekasi: Adi Aksara Abadi, 2008), Cet 1, hlm 29.
Penjelasan: Format ini dipakai jika sumber yang digunakan adalah sebuah buku yang berjilid.

5. Andini Apriliana, “Implementasi Bahasa Jurnalistik Pada Rubrik Newbie Surat Kabar Tangsel Pos 2014”, Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga , Yogyakarta. (Yogyakarta, Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014), hlm 21, t,d,
Penjelasan: Format ini dipakai jika sumber rujukan yang dipakai adalah karya ilmiah.

6. Pikiran Rakyat, 2 Desember 2017, hlm 11.
Penjelasan: Format ini digunakan jika sumber yang digunakan adalah surat kabar atau koran.
    
7. Bandung Mawardi, “Santri dan Sastra”, Horison, Desember 2015, hlm 29.
Penjelasan: Format penulisan catatan kaki ini dipakai jika sumber kutipannya berasal dari majalah.

8. Denny Sakrie, “Begadang, Musik Rock Dangdut Pertama?”, https://dennysakrie63.wordpress.com/2014/11/29/begadang-dangdut-rock-pertama, (diakses pada 1 Desember 2014, pukul 15.31).
Penjelasan: Format ini digunakan jika sumber yang dikutip berasal dari media internet.
 
Daftar Pustaka


9. Patilima, Hamid. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Penjelasan: Format penulisan ini dipakai jika sumber rujukan adalah sebuah buku karya seorang penulis.

10. Ade Hikmat dan Nani Solihah. 2013. Bahasa Indonesia. Jakarta: Grasindo.
Penjelasan: Dipakai jika sumber rujukan adalah sebuah buku yang ditulis oleh dua orang penulis.

11. Elvnaro, dkk. 2014. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa.
Penjelasan: Dipakai jika sumber rujukan adalah sebuah buku karya tiga orang penulis atau lebih.

12. Mawardi, Bandung. 2015. Santri dan Sastra. Majalah Horison.
Penjelasan: Dipakai jika sumber rujukan berasal dari majalah.

13. Widyono, Hanputro. 2017. Lereng. Edisi 23 Juli 2017. Pikiran Rakyat. hlm. 23.
Penjelasan: Dipakai jika kutipan berasal dari koran.

14. Pradana, Rizki. 2011. Full Day School: Manfaat dan Dampaknya. (Abstrak). Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.
Penjelasan: Dipakai jika kutipan berasal dari abstrak suatu penelitian.

15. Enan, Muhammad Abdullah. 1979. Biografi Ibun Khaldun. Dr. Machnun Husein, M.Ag (penerjemah). Zaman: Jakarta, Indonesia.
Penjelasan: Format di atas dipakai jika sumber rujukan berasal dari buku terjemahan.

16. Sakrie, Denny. Begadang, Musik Rock Dangdut Pertama?. https://dennysakrie63.wordpress.com/2014/11/29/begadang-dangdut-rock-pertama. Diakses pada 1 Desember 2014.
Penjelasan: Format penulisan di atas dipakai jika sumber rujukan berasal dari internet.

17. Novi Wulansari. 2015. Analisis Penggunaan Bahasa Jurnalistik Pada Berita Kriminal Rubrik “Hukrim” Di Harian Umum Berita Pagi Palembang. Skripsi. Tidak diterbitkan. Jurusan Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah: Palembang.
Penjelasan: Format penulisan ini digunakan jika sumber referensi adalah karya ilmiah, baik itu skripsi atau karya ilmiah lainnya.

18. Republik Indonesia, 2009. Undang-Undang No. 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Pasal 31. Sekretariat Negara. Jakarta.
Penjelasan: Digunakan jika sumber rujukan adalah Undang-Undang negara.

19. Badudu, JS. 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Penjelasan: Digunakan jika referensi yang digunakan adalah sebuah kamus atau ensiklopedia.

20. Subastian, Ricky Priangga. Bahasa Jurnalistik Tabloid Suaka. Bandung: 15 menit.
Penjelasan: Digunakan jika referensi yang dipakai adalah transkrip wawancara.
 
20 Contoh Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Benar - Demikian adalah materi mengenai contoh dari penulisan catatan kaki dan daftar pustaka. Untuk membaca artikel terkait ini, pembaca juga bisa membaca  3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia dan terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui artikel-artikel menarik lainnya. Terimakasih!