3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia

3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia - Hai, selamat pagi. Betemu lagi dengan saya yang tidak bosan-bosan memberikan wawasan kepada teman-teman semua. hehe Oke, pada kesempatan pagi hari ini saya akan memberikan materi mengenai 3 contoh puisi epigram berbentuk quatrain setelah kemarin juga saya sudah mengajak teman-teman untuk belajar mengenai Contoh Puisi Prosais dalam Bahasa Indonesia, 3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia, 7 Contoh Jenis-jenis Puisi Lama dalam Bahasa Indonesia, 5 Contoh Puisi Soneta Berpola 4-4-3-3 dalam Bahasa Indonesia, Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia, Puisi Indah tentang Kenangan Masa SMA Terbaru dan Terbaik, Puisi Romantis tentang Keindahan Alam dalam Bahasa Indonesia, & Contoh Puisi SD, SMP, dan SMA Terbaik Bahasa Indonesia.
3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia
Google Image - 3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia
Kata epigram berasal dari bahasa Yunani yang artinya tulisan, sedangkan yang dimaksud puisi epigram adalah puisi yang mengajarkan para pembaca ke tuntunan hidup yang lebih baik. Sehingga pengertian singkat dari puisi epigram yaitu puisi yang tertulis yang mengandung nilai kearifan. Lalu yang dimaksud dengan berbentuk quatrain yaitu puisi yang memiliki tema romansa yang bisa ditulis atau ditampilkan dengan menggunakan format quatrain. Sehingga, diartikel ini saya mengajak teman-teman untuk melihat atau mengulas beberapa contoh puisi epigram berbentuk quatrain. Untuk itu, yuk perhatikan contoh di bawah ini ya!
 

3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia

 

3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia

Berikut di dibawah ini adalah beberapa contoh tentang puisi epigram berbentuk quatrain dalam bahasa Indonesia:

Contoh 1:
 

Perjalanan Usia

Karya: Candra Malik

Anak-anak tumbuh mendewasa,
akankah aku hanya tumbuh menua?
Kelak mereka butuh lawan bicara,
apakah kala itu aku kakek pelupa?

Anak-anak tidak selamanya bayi,
mereka butuh tak hanya dimengerti.
Mereka punya mata, punya hati,
tidak cukup dengan harta diwarisi.

Sampai kapan usiaku ditakdirkan,
sampai batas itulah aku dihadirkan.
Sebagai orang tua, sebagai teman,
sampai batas waktu yang ditentukan.

Tidak baik jika mereka di sini saja,
hangat dipeluk rumah dan keluarga.
Kehidupan itu pengembaraan jiwa,
dan mereka pengelana berikutnya.

Jika tumbuh mendewasa ada ujungnya,
jangan sampai hanya menua sia-sia.
Dalam perjalananku menyusuri usia,
setidaknya harus pernah bijaksana.

Omah Mangkat, 17 Maret 2016


Contoh 2:


Rakyat Adalah Sumber Ilmu
Karya : WS Rendra

Oleh karena itu rakyat adalah guru.
Adalah sumber ilmu.
Rakyat adalah gua
di mana Kresna dan Arjuna
bertapa.
Rakyat adalah samudera luas
di mana Sang Bima
bertemu dengan Dewa Rucinya.

Janganlah kita menunggu Ratu Adil.
Ratu Adil bukanlah orang.
Ratu Adil bukanlah lembaga.
Ratu Adil adalah keadaan
di mana ada keseimbangan
antara roh dan badan.

Wahyu Cakraningrat tidak ada.
Wahyu Cakraningrat, Wahyu Pendeta Raja,
adalah impian deksura.

Syahdan
di dalam alam hanyalah ada
Satu Wahyu.
Ialah Sabda.
Dan sabda adalah citra diri Tuhan.
Di dalam masyarakat manusia,
Sabda memiliki sembilan bayangan.
Itulah yang disebut sebagai sembilan wahyu.
Wahyu ahli agama.
Wahyu ahli alam.
Wahyu ahli kesenian.
Dan lalu:
Wahyu ahli obat-obatan.
Wahyu ahli pendidikan.
Wahyu ahli pertanian dan peternakan.
Selanjutnya:
Wahu Raja.
Wahyu menteri dan panglima.
Dan akhirnya: wahyu hakim.
 
TIM, Jakarta, 12 Juli 1975 

Contoh 3:


Kepada Kawan
Karya : Chairil Anwar
 
Sebelum ajal mendekat dan menghianat
Mencengkam dari belakang ketika kita tidak melihat
Selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa

Belum bertugas kecewa dan gentar belum ada
Tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam
Layar merah berkibar hilang dalam kelam
Kawan, mari kita putuskan kini di sini
Ajal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri

Jadi
Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan
Tembus jelajah dunia ini dan balikkan
Peluk kuncup perempuan, tinggalkan kalau merayu
Pilih kuda yang paling liar, pacu laju
Jangan tembatkan pada siang dan malam

Dan
Hancurkan lagi apa yang kau perbuat
Hilang sonder pusaka, sonder kerabat
Tidak minta ampun atas segala dosa
Tidak memberi pamit siapa saja

Jadi
Mari kita putuskan sekali lagi
Ajal yang menarik kita, kan merasa angkasa sepi
Sekali lagi kawan, sebaris lagi
Tikamkan pedangmu hingga ke hulu
Pada siapa yang mengairi kemurnian madu..!!
 
3 Contoh Puisi Epigram Berbentuk Quatrain dalam Bahasa Indonesia - Nah itu tadi adalah 3 contoh puisi epigram berbentuk quatrain dalam bahasa Indonesia. Semoga dapat membantu teman-teman dalam mempelajari materi mengenai contoh puisi epigram berbentuk quatrain, hingga sekarang pun teman-teman jadi sudah tahu dan paham. Terus kunjungi blog kami yaitu www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui materi seputar bahasa Indonesia yang menarik selanjutnya. Oke temen-temen, saya meminta maaf apabila terjadi kesalahan kata dalam penulisan artikel yang ada di atas, karena kesempurnaan hanyalah pantas milik Tuhan. Sekian dari saya dan sampai jumpa!