3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia

3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia - Hai, selamat pagi. Semoga hari - harimu cerah ya. hehe Jika kita berbicara mengenai daftar pustaka dan catatan kaki, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) diminta untuk meninjau ulang jabatan guru besar dan profesor yang disandang Widyo Pramono, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan. Hal tersebut dilakukan karena terjadinya dugaan plagiarsme sebanyak 61 paragraf buku yang dibuat oleh Prof Widyo Pramono, dengan buku almarhum Prof Dr Marwan Effendy. Setelah adanya kasus tersebut, Kementristek Dikti diminta untuk membuat Kode Etik untuk memeriksa beberapa bab yang diduga plagiarsme. Plagiarisme tersebut dilakukan dengan cara nama penulis yang dijadikan referensi dalam daftar pusataka tidak lengkap, hanya sampai huruf  ‘J’, dan tidak mencantumkan nama penulis yang termasuk didalamnya yaitu Prof Dr Marwan Effendy SH MH. Seharusnya didalam daftar pusataka ditulis sesuai abjad, yaitu A sampai dengan Z.
3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia
Google Image - 3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia
Oleh sebab itu, disini kami akan memberikan 3 perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki dalam bahasa Indonesia. Pengertian daftar pustaka dan catatan kaki, jika daftar pustaka yaitu sebuah sumber yang sudah diambil sebuah kutipannya, biasanya pembuatan daftar pustaka itu untuk mencari sebuah materi, pelajaran atau yang lainnya, isi daftar pustaka seperti tulisan judul buku, majalah, internet, jurnal, dan lain sebagainya yang bisa dijadikan sebuah sumber, didalam penulisan daftar pustaka diletakkan di halaman bagian paling akhir, dan bisa juga diletakkan di cover belakang buku, sedangkan catatan kaki yaitu sama saja dengan daftar pustaka, yaitu sebuah kutipan yang sudah diambil dari buku, majalah, internet, atau sumber lainnya hanya saja catatan kaki di letakkan dibagian paling bawah kutipan yang sudah diambil. Perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki yaitu dibagian peletakannya, jika catatan kaki terletak dibagian paling akhir halaman atau dicover, sedangkan jika catatan kaki terletak dibagian paling bawah kutipan yang sudah diambil. Daftar pustaka dan catatan kaki sangat memiliki peran yang sangat penting dalam pembuatan suatu makalah, buku, karya ilmiah, dan lainnya, untuk lebih paham maka sering - seringlah melihat dan memahami dengan cara membaca artikel contoh catatan kaki dan daftar pustaka, makalah daftar pustaka dan catatan kaki, rumus daftar pustaka dan catatan kaki, contoh catatan kaki dari buku maupun yanglainnya. Langsung saja yuk, berikut dibawah ini penjelasan lebih lengkapnya gaes!

3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia

 

3 Perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki

Berikut dibawah ini adalah 3 perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki:

1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah sebuah sumber yang sudah diambil sebuah kutipannya, biasanya pembuatan daftar pustaka itu untuk mencari sebuah materi, pelajaran atau yang lainnya, isi daftar pustaka seperti tulisan judul buku, majalah, internet, jurnal, dan lain sebagainya yang bisa dijadikan sebuah sumber. 
Daftar pustaka mempunyai beberapa ciri khas, dimana ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

- Penulisan daftar pustaka di letakkan di bagian halaman paling akhir atau bisa juga di letakkan di cover bagian belakang.

- Isi tulisan daftar pustaka yaitu terdiri dari nama pengarang, tahun penerbitan, judul, nama penerbit, dan halaman yang dikutip. Misal Fahri, Muhammad, 2018, Pengaruh bahasa asing di Indonesia, Yogyakarta: Airlangga.

- Penulisan nama pengarang dalam penulisan daftar pustaka jika pengarangya hanya berjumlah satu orang, maka nama yang paling akhir jadi dipindahkan kedepan, kemudian baru nama yang paling awal. Misal Muhammad Fahri, menjadi Fahri, Muhammad.

- Penulisan judul dalam penulisan daftar pustaka dicetak miring, misal Pengaruh bahasa asing di Indonesia.  

- Ukuran hurufnya sama dengan ukuran pada huruf teks pada umumnya.

- Penulisan sumber yang lebih dari satu dalam daftar pustaka ditulis berdasarkan urutan abjad nama pengarang. 

2. Catatan Kaki

Catatan kaki yaitu sama saja dengan daftar pustaka, yaitu sebuah kutipan yang sudah diambil dari buku, majalah, internet, atau sumber lainnya hanya saja catatan kaki di letakkan dibagian paling bawah kutipan yang sudah diambil. Catatan kaki biasanya dipakai dalam pembuatan karangan ilmiah dan semi ilmiah, catatan kaki juga terkadang bisa ditemukan pada beberapa jenis-jenis karangan non ilmiah, seperti makalah, novel, cerpen, dan jenis-jenis esai lainnya. 
Berikut dibawah ini adalah ciri - ciri yang ada di catatan kaki:
- Catatan kaki terletak dibagian paling bawah kutipan yang sudah diambil. 

- Ukuran tulisan catatan kaki lebih kecil dari teks yang dikutip.

- Diakhir teks kutipan terdapat nomor kecil atau nomo yang terletak diatas, yang fungsinya yaitu sebagai penomoran kutipan. Contohnya : (¹), (²), dan (³).

- Unsur-unsur yang dikandungnya sama dengan yang terkandung dalam daftar pustaka.

- Khusus untuk penulisan nama pengarang, nama pengarang yang dikutip dalam catatan kaki ditulis seperti biasa, di mana nama pengarag ditulis nama depannya dulu lalu kemudian disusul dengan nama belakangnya.
Dari beberapa ciri-ciri yang ada diatas, kita dapat menemukan letak perbedaan antara daftar pustaka dan catatan kaki. Perbedaannya adalah sebagai berikut:

1. Letak Penulisannya

Dalam penulisannya daftar pustaka diletakkan di bagian halaman paling akhir. Sedangkan catatan kaki terletak di bagian paling bawah kutipan.

2. Ukuran Hurufnya

Ukuran huruf pada daftar pustaka sama dengan ukuran huruf pada penulisan karangan. Sedangkan ukuran huruf pada catatan kaki lebih kecil dari ukuran huruf pada penulisan karangan.

3. Nama Pengarangnya

Pada daftar pustaka, nama pengangar mesti ditulis dengan mendahulukan nama belakang si pengarang, barulah setelah itu nama depannya dituliskan. Hal ini berbeda dengan catatan kaki yang di mana nama pengarang ditulis seperti biasa, dengan nama depan pengarang di awal dan nama belakangnya diletakkan di akhir.

3 Perbedaan Daftar Pustaka dan Catatan Kaki dalam Bahasa Indonesia - Demikian adalan 3 perbedaan daftar pustaka dan catatan kaki dalam bahasa Indonesia. Terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui artikel-artikel menarik lainnya seputar bahasa Indonesia. Selamat belajar!