3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia

3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia - Hai semua, bertemu lagi dengan saya. Pada kesempatan malam hari ini saya akan memberikan materi mengenai 3 pola penulisan larik puisi soneta dalam bahasa Indonesia setelah kemarin saya juga sudah menjelaskan materi tentang 7 Contoh Jenis-jenis Puisi Lama dalam Bahasa Indonesia, 5 Contoh Puisi Soneta Berpola 4-4-3-3 dalam Bahasa Indonesia, Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia, Puisi Romantis tentang Keindahan Alam dalam Bahasa Indonesia, & Contoh Puisi SD, SMP, dan SMA Terbaik Bahasa Indonesia.
3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia
Google Image - 3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia
Soneta adalah bentuk kesusasteraan yang berasal dari Italia yang muncul sejak pertengahan abad ke-13 di Kota Firenze. Soneta digolongkan ke dalam suatu bentuk sastra puisi oleh para Sastrawan. Bentuk puisi soneta muncul di Indonesia dulu itu berawal dari para pemuda Indonesia yang bersekolah di Belanda dan membawanya ke Indonesia. Soneta disenangi oleh para pujangga, karena secara garis besar hampir sama dengan pantun. Jumlah barisnya cukup luas untuk mencurahkan isi hati, sehingga bisa menyatakan berbagai perasaan penyair. Di zaman Balai Pustaka banyak penyair-penyair Indonesia yang menerjemahkan soneta dan akhirnya mengembangkan puisi dengan gaya soneta juga. Puisi soneta adalah puisi yang jumlah barisnya memiliki 14 buah. Dalam penulisannya, soneta mempunyai sejumlah pola khusus yang teridiri dari 14 buah larik, 2 bait pertama masing-masing terdiri dari empat baris dan dua bait kedua masing-masing terdiri dari 3 baris. Nah, pada artikel kali ini, saya akan mengajak teman-teman untuk mengetahui tentang apa saja pola-pola penulisan larik yang ada di dalam puisi soneta. Untuk itu, yuk langsung saja simak uraian dibawah ini ya!

3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia

 

Pola penulisan larik puisi soneta dalam bahasa Indonesia

Adapun pola-pola penulisan larik puisi soneta dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Pola 4-4-3-3

Pola 4-4-3-3 ini merupakan pola soneta yang paling dasar dari sebuah puisi soneta. Pola ini sendiri terdiri atas dua bait soneta yang masing-masing terdiri atas empat bait/larik, dan dua sisanya masing-masing harus berjumlah tiga baris. Untuk mengetahui lebih jelas bentuk pola 4-4-3-3 ini, yuk temen-temen bisa perhatikan contoh di bawah ini!

Pagi-Pagi
Karya: M. Yamin

Teja dan cerawat masih gemilang
Memuramkan bintang mulia raya
Menjadi padam pudar cahaya
Timbul tenggelam berulang-ulang

Fajar di timur datang menjelang
Membawa permata ke atas dunia
Seri-berseri sepantun mulia
Berbagai warna, bersilang-silang

Lambat laun serta berdandan
Timbul matahari dengan pelahan
Menyinari bumi dengan keindahan

Segala bunga harumkan pandan
Kembang terbuka, bagus gubahan
Dibasahi embun, di titik dahan

2. Pola 4-4-4-2


Pola 4-4-4-2 merupakan penulisan larik pada soneta yang kedua. Pada pola ini terdiri atas tiga bait awal yang masing-masing berisi empat larik, dan satu bait terakhir yang berisi dua bait. Agar lebih paham mengenai puisi soneta berpola 4-4-4-2. Yuk teman-teman bisa perhatikan contoh di bawah ini!

Entah Sampai Kapan
Karya: Sapardi DJoko Damono

Entah sejak kapan kita gugup
Di antara frasa-frasa pongah
Di kain rentang berlubang-lubang
Sepanjang jala raya itu; kita berhimpitan

Di antara kata-kata kasar yang desak-mendesak
Di kain rentang ditiup angin,
Yang diikat di antara batang pohon
Dan tiang listrik itu; kita tergencet di sela-sela.

Huruf-huruf kaku yang tindih-menindih
Di kain rentang yang berjuntai di perempatan jalan
Yang tanpa lampu lalu lintas itu. Telah sejak lama
Rupanya kita suka membayangkan diri kita

Menjelma kain rentang koyak-moyak itu, sebisanya
Bertahan terhadap hujan, angin, panas, dan dingin.

3. Pola Satu Bait Empat Belas Larik

Pola penulisan larik yang terdapat pada penulisan soneta adalah pola satu bait empat belas larik. Artinya, dalam pola ini, keempat belas larik puisi soneta dikumpulkan di dalam satu bait puisi. Untuk lebih paham mengenai pola satu bait empat belas larik dalam puisi soneta, yuk teman-teman perhatikan contoh dibawah ini!

Sonet: X
Karya: Sapardi Djoko Damono

Siapa menggores di langit biru
Siapa meretas di awan lalu
Siapa mengkristal di kabut itu
Siapa mengertap di bunga layu
Siapa cerna di warna ungu
Siapa bernafas di detak waktu
Siapa berkelebat setiap kubuka pintu
Siapa mencair di bawah pandangku
Siapa terucap di celah kata-kataku
Siapa mengaduh di bayang-bayang sepiku
Siapa tiba menjemputku berburu
Siapa tiba-tiba menyibak cadarku
Siapa meledak dalam diriku
: siapa Aku

3 Pola Penulisan Larik Puisi Soneta dalam Bahasa Indonesia - Nah demikian adalah ulasan mengenai 3 pola penulisan larik puisi soneta dalam bahasa Indonesia. Semoga artikel ini dapat membantu temen-temen dalam belajar, khususnya dalam mempelajari materi mengenai puisi soneta dalam bahasa Indonesia. Terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui materi-materi menarik selanjutnya. Penulis mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata di atas. Oke cukup sekian dan terimakasih!