Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian

Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian - Hai sahabat-sahabatku, salam hijau berseri. Pada pembahasan kali ini kami akan menyampaikan tentang contoh paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian. Sebelum kita membahas intinya, terlebih dahulu perlu kita pahami, apakah arti dari paragraf eksposisi perbandingan itu sendiri. Pengertian paragraf eksposisi adalah paragraf atau alenia yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, menjelaskan, memaparkan, mengajarkan dan menerangkan suatu topik kepada pembaca dengan tujuan memberikan informasi. Perbandingan adalah adalah membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara yang sederhana. Jadi maksud dari paragraf eksposisi perbandingan secara singkat adalah salah satu dari jenis paragraf eksposisi yang berisi perbandingan tentang suatu hal dengan hal lain dan  hal yang digunakan sebagai perbandingan harus lebih nyata atau minimal dapat dipahami secara umum yang berkaitan dengan pertanian.
Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian
Google Image - Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian
Oke sahabat-sahabatku, untuk itu diblog ini kami akan memberikan contoh paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian yang tentunya akan membuat sahabat-sahabat jadi tahu dan paham tentang bagaimana sih contoh paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian itu. Langsung saja, yuk simak uraian dibawah ini sahabat-sahabat!

Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian

 

Contoh paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian
Berikut dibawah ini adalah contoh dari paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian:


Baca Juga:  Contoh Paragraf Persuasif tentang Bahaya Merokok & Contoh Paragraf Eksposisi dalam Ujian Nasional Beserta Contoh Soal

Pemakaian Pupuk Kimia dan Organik 
 
Dalam dunia pertanian pupuk memiliki peran penting terhadap hasil panen petani. Pupuk terbagi menjadi dua, yaitu pupuk kimia dan pupuk organik. Penggunaan pupuk kimia dapat meningkatkan hasil panen seorang petani, akan tetapi lama kelamaan penggunaan pupuk kimia ini juga dapat menyebabkan hasil panen petani menjadi merosot dan kondisi kesuburan tanah makin lama makin menjadi tidak subur lagi. Dari berbagai penelitian yang memakan waktu yang cukup lama, akhirnya dapat diketahui penyebab dari tanah tidak subur seperti semula lagi, yaitu dikarenakan unsur biologi tanah, unsur biologi tanah juga terdiri dari dua, yaitu hormon pertumbuhan pada tumbuhan dan  mikroba tanah.

Jika pemakaian pupuk kima seperti itu, pada pemakaian pupuk organik secara temporer juga dapat meningkatkan hasil pertanian, akan tetapi keuntungan hasil panen pada akhirnya juga akan berkurang banyak (merosot) dengan adanya penggunaan pupuk ini, karena disebabkan adanya sesuatu yang timbul akibat adanya degradasi (pencemaran) lingkungan pada lahan pertanian tersebut.

Bahan organik yang terdapat dalam pupuk organik juga  merupakan salah satu komponen tanah yang sangat penting untuk ekosistem tanah, karena bahan organik merupakan sumber pengikat hara dan substrat bagi mikrobia tanah. Bahan organik tanah juga dapat memperbaiki kesuburan tanah, baik secara fisik, kima maupun biologi, yaitu dengan cara mendorong granulasi, mengurangi plastisitas dan meningkatkan daya pegang air. Apabila tidak ada masukan bahan organik ke dalam tanah akan terjadi masalah pencucian sekaligus kelambatan penyediaan hara. Pada kondisi seperti ini penyediaan hara hanya terjadi dari mineralisasi bahan organik yang masih terdapat dalam tanah, sehingga mengakibatkan cadangan total C tanah semakin berkurang. Bahan organik berasal dari sisa tumbuhan dan binatang yang secara terus menerus mengalami perubahan bentuk karena dipengaruhi oleh proses fisika, kimia dan biologi. Bahan organik tersebut terdiri dari karbohidrat, protein kasar, selulose, hemiselulose, lignin dan lemak.

Pencemaran kimia dari pupuk kimia dapat menyebabkan pencemaran unsur-unsur hara tanaman. Tanah-tanah yang dipindahkan oleh erosi, umumnya mengandung unsur hara yang lebih tinggi daripada tanah yang ditinggalkan karena lapisan tanah yang tererosi. Pada umumnya lapisan atas yang subur, sama halnya seperti pencemaran dari pemakaian pupuk organik, jika terlalu banyak secara terus-menerus akan menyebabkan unsur hara yang ada dalam tanah menurun.

Di Indonesia, sebagian besar lahan pertanian menjadi lahan kritis. Lahan pertanian yang telah masuk dalam kondisi kritis mencapai 66% dari total 7 juta hektar lahan pertanian yang ada di Indonesia. Kesuburan tanah di lahan-lahan tersebut saat setelah menggunakan pupuk anorganik dari tahun ke tahun menurun.

Keberhasilan suatu petani diukur dan ditentukan dari berapa banyaknya hasil dari panen yang dihasilkan, bukan diukur dari kondisi dan keadaan tanah serta hasil panennya. Semakin banyak hasil panen, maka petani akan dianggap sukses dalam hal pertaniannya. 

Contoh Paragraf Eksposisi Perbandingan tentang Pertanian - Demikian adalah contoh paragraf eksposisi perbandingan tentang pertanian. Semoga dapat menjadi refrensi temen-temen semua dalam memperlajari meteri tersebut, dan terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui artikel-artikel menarik lainnya. Oke sahabat-sahabatku cuku sekian dan sampai jumpa diartikel-artikel menarik selanjutnya ya!