Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia

Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia - Halo, selamat sore. Pada kesempatan kali ini mimin akan memberikan materi mengenai unsur-unsur puisi dalam bahasa Indonesia. Kalian pastinya sudah tau kan apa itu puisi? Puisi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Sejak di bangku SD, SMP, dan SMA materi mengenai puisi juga sudah diajarkan oleh guru kita tentang apa itu puisi, contohnya seperti apa, dan bagaimana cara penyusunannya. Oh iya mimin juga mau tanya nih, siapa penyair legendaris yang ada di Indonesia? Yupss, benar sekali, penyair-penyair legendaris di Indonesia itu Chairil Anwar, W.S Rendra, Ismail Marzuki, dan masih banyak lagi.
Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia
Unsur-unsur yang terdapat dalam puisi yang tentunya akan membantu dan menginspirasi teman-teman semua, sehingga kalian juga dapat membuat puisi dengan karya sendiri. Oke, langsung saja, yuk simak uraian dibawah ini!

Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia

Unsur - unsur puisi yaitu sebagai berikut:

A. Unsur intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang terkandung dari dalam puisi. Adapun unsur - unsur intrinsik dalam puisi adalah sebagai berikut :

1. Tema

Tema merupakan hal yang sangat penting dalam pembuatan puisi, karena tulisan, makna, ataupun semua yang tekandung dalam puisi sangat ditentukan oleh baik tidaknya suatu puisi tersebut. Tema juga merupakan suatu kata yang mewakili seluruh isi dari puisi atau bisa disebut juga tema mengandung keseluruhan makna yang terdapat dalam isi. Contohnya, puisi mengenai dibangku sma, tentunya didalam isi puisi tersebut menyatakan sebuah cerita atau kenangan dimasa SMA.

2. Nada

Nada merupakan hal yang penting dalam pembacaan sebuah puisi, karena nadalah yang menentukan bagaimana suasana hati si pembuat. Dalam pembacaan sebuah puisi terdiri dari berbagai macam nada, misalnya saja nada tinggi, nada tinggi menandakan bahwa isi hati si pembaca sedang marah, sedangkan nada rendah, lirih, ataupun pelan menandakan bahwa isi hati pembuat sedang sedih. Selain itu ada nada menunjukan sebuah kebencian, nada menunjukan sebuah protes, nada yang menunjukan sebuah keterkejutan, nada yang menunjukan sebuah sindiran, dan masih banyak lagi.

3. Rasa

Rasa dalam puisi harus bisa menyentuh perasaan si pembaca, sehingga si pembaca dapat ikut atau hayut kedalamnya, dengan cara hatinya seakan-akan ikut merasakan. Banyak sekali puisi yang bisa menyentuh hati, sehingga banyak penyair-penyair profesional yang membuat pembaca ikut larut kedalam puisinya sehingga pembaca jadi BAPER (bawa perasaan) dalam bahasa gaulnya.

4. Amanat

Dalam sebuah pembuatan puisi harus menyelipkan sebuah amanat, sehingga pembaca dapat mengambil pelajaran dari sebuah puisi tersebut, karena sebaik-baiknya puisi itu yang memiliki sebuah pesan moral atau amanat. 


5. Diksi

Diksi adalah pemilihan kata dalam pembuatan puisi. Kata yang digunakan dalam pembuatan puisi merupakan kata yang jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi harus menggunakan kata yang memiliki sebuah makna yang istimewa. Ada juga puisi yang menggunakan kata-kata bahasa sehari-hari, tetapi juga dalam penggunaan kata-kata tersebut harus memiliki kekuatan kata tergantung pemilihan kata dan penempatannya.

6. Imajinasi

Imajinasi merupakan hal yang tak kalah penting dari proses pembuatan puisi, karena didalam proses pembuatan puisi memerlukan sebuah khayalan dari si penyair. Khayalan juga dapat mempengaruhi seorang pembaca, sehingga seolah-olah si pembaca dapat melihatnya, mendengarnya, merasakannya, dan dapat ikut larut kedalam khayalan tesebut. Dalam pembuatan puisi juga membutuhkan kejelian dan kepekaan terhadap apa yang terjadi sekitar, sehingga dapat mempermudah diterima oleh si pembaca.

7. Majas

Majas atau gaya bahasa juga merupakan unsur yang penting dalam pembuatan puisi, karena baik tidaknya suatu gaya bahasa yang digunakan dapat mempengaruhi keindahan makna yang terkandung dalam puisi tersebut. Adapun gaya bahasa yang sering digunakan, seperti majas hiperbola, majas metafora, majas pesonifikasi, majas, dan lainnya.

8. Irama

Irama atau ritme merupakan gambaran suasana hati si penyair dalam melafalkan puisi. Biasanya berupa persamaan bunyi pada baris tertentu yang kadang-kadang berpola tetap. 

9. Rima

Rima adalah pengulangan bunyi yang berselang, baik dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak. Rima merupakan salah satu unsur penting dalam puisi. Melalui rima inilah, keindahan suatu puisi tercipta. Rima tidak selalu berada di akhir baris dalam satu bait. Rima juga dapat ditemukan dalam satu baris.
 
B. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang tekandung dari luar puisi. Adapun unsur-unsurnya adalah sebagi berikut:

1. Unsur Biografi

Unsur boigrafi merupakan latar belakang si penyair. Latar belakang juga sangat mempengaruhi dalam pembuatan puisi, misalkan saja si penyair latar belakangnya berasal dari keluarga miskin, maka jika ia membuat puisi akan sangat membuat para pembaca merasa iba terhadapnya.

2. Unsur Sosial

Unsur sosial sangat erat kaitanya dengan kondisi masyarakat ketika puisi itu dibuat. Misalkan puisi itu dibuat ketika masa orde baru menjelang berakhir. Pada saat itu kondisi masyarakat itu sedang sangat kacau dan keadaan pemerintahan pun sangat carut marut, sehingga puisi yang dibuat pada saat itu adalah puisi yang mengandung sindiran-sindiran terhadap masyarakat.

3. Unsur Nilai

Unsur nilai dalam puisi ini meliputi unsur yang berkaitan dengan pendidikan, seni, ekonomi, politik, sosial,budaya,  adat-istiadat, hukum, dan lain-lain. Nilai yang terkandung dalam puisi menjadi daya tarik tersendiri sehingga sangat mempengaruhi baik atau tidaknya puisi.

Unsur - Unsur Puisi dalam Bahasa Indonesia - Demikian adalah unsur-unsur puisi dalam bahasa Indonesia. Semoga dengan unsur-unsur puisi diatas temen-teman sekarang jadi paham mengeni tata cara pembuatan puisi. Terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui artikel-artikel menarik selanjutnya. Sekian dan terimakasih!