2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusasteraan Indonesia

2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusasteraan Indonesia - Halo, berjumpa lagi dengan saya. Pada kesempatan kali ini saya akan mengajak teman-temen sekalian untuk menambah wawasan lagi nih dengan cara membaca artikel ini. hehe Materi pagi ini berjudul 2 contoh puisi kontemporer multilingual kausastraan Indonesia.
2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusastraan Indonesia
Google Image - 2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusasteraan Indonesia
Jika teman-teman mendengar kata kontemporer dan multilingual pasti sudah tidak asing lagi kan di telinga kalian, tapi apakah teman-teman sudah tahu apa itu kontemporer dan multilingual? yak, benar sekali kontemporer memiliki arti masa kini, masa sekarang atau bahasa gaulnya yaitu kekinian, sedangkan multilingual artinya adalah pemakaian bahasa yang lebih dari satu bahasa, sehingga jika kita kaitkan dengan apa itu pengertian dari puisi kontemporer multilingual adalah puisi yang menggunakan campuran kata atau kalimat dari berbagai bahasa, baik itu bahasa daerah maupun bahasa asing. Agar paham simak uraian di bawah ini ya!

2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusastraan Indonesia

 

Adapun contoh puisi kontemporer multilingual kesusasteraan Indonesia adalah sebagai berikut:

Contoh 1:

MASALAH MENARA BABIL
Karya: Remy Sylado

ayam
di Tanjungpinang, berkokok
ayam
di Magelang, kluruk
ayam
di Sumedang, kongkorongok
ayam
di Amurang, bakuku
ayam
di Nankin, kukuyu
ayam
di Oxford, crow
ayam
di Nijmegen, kraaien
ayam
di Bonn, krahen
ayam
di Cordoba, cacareo
ayam
di Montpellier, chant du cuq
ayamnya sama
kuping manusia yang salah urus

Bandung, 1974

Contoh 2:

RUMAH (Nukilan)
Karya: Darmanto Jatman

Sang Guru Laki kepada Rahibnya:
Rumah itu Omah
Omah itu dari Om dan Mah,
Om artinya O, maknanya langit, maksudnya ruang,
bersifat jantan
Mah artinya menghadap ke atas, maknanya bumi, maksudnya
tanah, bersifat betina
Jadi rumah adalah ruang pertemuan laki-laki dan rabinya
Karenanya kupanggil kau Semah, karena kita serumah
Sapulah pekarangan rumah kita bersih cemerlang,
Supaya bocah-bocah dolan pada kerasan
memanggil-manggil bulan dalam tetembangan:
— Mumpung gede rumbulane
Mumpung jembar kalangane
Suraka surak: Horee !
Na Na Na
Di kiri dan di kanan rumah ada pekarangan
Di mana biasa orang menanam empon-empon
Jahe untuk menghangatkan tubuh kalau lagi selesma
Kencur untuk ngompres kalau lagi babak belur
Kunir supaya anak yang dikandung nanti kunir lencir
Lha di pojok kanan pekarangan ada sumur
Perlu untuk membersihkan kaki kita sebelum masuk rumah
Pertanda kita selalu resik dan anteban
Tak ketempelan demit jin setan penyangan
Nah
Inilah pendapa rumah kita
Mandala dengan empat saka guru dan delapan tiang penjuru
Di atas pintu tertulis rajah:
Ya maraja jaramaya
Yang maksudnya: Hai kau yang berencana jahat.
berhentilah berencana!
Di sinilah kita menerima tamu-tamu kita
Sanak kadang, tangga teparo
Yang nggaduh sawah, ladang atau raja kaya kita

2 Contoh Puisi Kontemporer Multilingual Kesusastraan Indonesia - Demikian adalah 2 contoh puisi kontemporer multilingual susasteraan Indonesia. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua. Pembaca bisa mengunjungi artikel terkait puisi seperti Pengertian dan Contoh Puisi Elegi dalam Bahasa Indonesia, Contoh Puisi Naratif dalam Bahasa Indonesia, 3 Contoh Puisi Fisikal, Platonik, dan Metafisik dalam Bahasa Indonesia, 5 Contoh Puisi Lirik dalam Bahasa Indonesia, Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia, Ciri dan Ringkasan tentang Puisi Quint dalam Bahasa Indonesia, Apa itu Puisi Sektet dalam Bahasa Indonesia Terlengkap, Pengertian Lengkap tentang Contoh Puisi Quint dalam Bahasa Indonesia, & Apa itu Puisi Sektet dalam Bahasa Indonesia Terlengkap. Cukup sekian yang bisa saya sampaikan. Terima kasih dan sampai jumpa!