5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia

5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia - Selamat pagi semua. Berjumpa lagi dengan kami yang selalu ada disetiap solusi permasalahan dalam belajar teman-teman semua. hehe Oke, pada kesempatan pagi ini kami akan memberikan 5 contoh macam-macam kalimat ambiguitas dalam bahasa Indonesia. 
5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia
Google Image - 5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia
Setiap kalimat memiliki makna yang terdapat didalamnya, dan makna tersebut bisa mempunyai lebih dari satu makna atau biasa kita sebut ambigu. Kalimat ambiguitas terdiri dari beberapa macam-macam diantaranya seperti: kalimat ambiguitas fonetik, kalimat ambiguitas gramatikal, dan kalimat ambiguitas leksikal. Kalimat ambiguitas fonetik merupakan kalimat ambiguitas yang memiliki makna bias karena adanya kata yang bisa diucapkan lebih dari satu pelafalan, contohnya kata "tahu" memiliki dua makna dan bisa diucapkan dengan ucapan "tahu" dan "juga tau." Kalimat ambiguitas gramatikal merupakan kalimat yang maknanya bias akibat adanya proses ketatabahasaan (gramatikal) yang terjadi pada kata/frasa/klausa yang ada di dalam kalimat ini. Sedangkan kalimat ambiguitas leksikal merupakan kalimat yang maknanya bias akibat adanya suatu kata yang maknanya bias atau lebih dari satu, contohnya kata "Hak" yang bisa bermakna sepatu perempuan atau sesuatu atau kebutuhan dasar yang harus ada dalam diri manusia. Untuk mengetahui contoh masing-masing kalimat ambiguitas tersebut, maka simak uraian di bawah ya teman!

5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia

 

Contoh Kalimat Ambiguitas Fonetik

 

1. Tadi siang dia sudah kuberi tahu.
Penjelasan: Kalimat ini bisa bermakna tadi siang dia sudah kuberi tahu (makanan)atau tadi siang dia sudah kuberi tahu (pemberitahuan/informasi).
    
2. Orang itu terlihat seperti beruang.
Penjelasan: Kalimat ini bisa bermakna orang itu terlihat seperti beruang (nama hewan), atau orang itu terlihat seprti beruang (dibaca ber uang atau orang yang punya banyak uang).
    
3. Kita sudah jamak.
Penjelasan: Kalimat ini bisa dibaca kita sudah jamak dan bermakna kita sudah banyak, atau bisa dibaca kita sudah jama’ dan bermakna kita sudah mengganti shalat kita.

Contoh Kalimat Ambiguitas Gramatikal

 

1. Budi ayah ibu pergi
Penjelasan:
Secara gramatikal, klausa di atas bisa bermakna "Budi, ayah dan ibu pergi dulu ya", atau bisa juga bermakna "Budi, ayah, dan ibu sedang pergi." Makna tersebut tergantung dari kalimat apa yang hendak dibentuk oleh kalusa tersebut. Jika kalimat yang dibentuk adalah "Budi, ayah dan ibu pergi dulu ya!," maka makna klausa tersebut adalah makna pertama yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, jika kalimat yang dibentuk adalah "Budi, ayah, dan ibu sedang pergi dari rumah," sehingga makna kedualah "Budi, ayah, dan ibu sedang pergi" yang hendak dimaksud oleh klausa tersebut.

Contoh Kalimat Ambiguitas Leksikal

 

1. Putih
Contoh Kalimat 1: Hari ini, Rani memakai baju berwarna putih. (putih di sini bermakna warna serupa warna kapas).
        
Contoh Kalimat 2: Sungguh, hati wanita itu amatlah putih sekali. (putih di sini bermakna suci, bersih, atau tulus).

5 Contoh Macam-Macam Kalimat Ambiguitas dalam Bahasa Indonesia - Demikianlah beberapa contoh macam-macam dari kalimat ambiguitas dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat untuk teman-teman sekalian. Pembaca juga bisa mengunjungi artikel terkait contoh kalimat, yaitu seperti 26 Contoh Kalimat Pengandaian Berkonjungsi Jika dan Kalau dalam Bahasa Indonesia, 20 Contoh Kalimat Pernyataan dan Pengandaian dalam Bahasa Indonesia, 30 Contoh Kalimat Analogi dalam Bahasa Indonesia, 15 Contoh Kalimat Perbandingan "Seperti" dalam Bahasa Indonesia, 30 Contoh Kalimat Perintah Ajakan dan Larangan dalam Bahasa Indonesia, 30 Contoh Kalimat Minor Sederhana dalam Bahasa Indonesia, 20 Contoh Kalimat Mempersilahkan dalam Bahasa Indonesia, 15 Contoh Kalimat Verba Aktif dalam Bahasa Indonesia, & 15 Contoh Kalimat Perbandingan "Laksana" dalam Bahasa Indonesia. Cukup sekian yang bisa kami sampaikan, maaf apabila adakesalahan dalam penulisan kata dalam artikel ini. Terima kasih!