Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran - Kali ini kami akan membahas mengenai pengertian dan contoh paragraf deduktif, induktif, serta campuran. Paragraf deduktif, induktif dan campuran sudah sangat sering kita dengar ya saat Ibu atau Bapak guru menjelaskan di sekolah. Sebelum kita masuk ke pembahasan, mari yuk kita ingat-ingat apa itu paragraf.

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran
Google Image - Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran
Paragraf adalah suatu kumpulan kalimat yang berisi gagasan pokok ataupun ide pokok. Paragraf juga terdiri dari berbagai jenis ya teman, yaitu seperti paragraf deduktif, paragraf induktif, paragraf campuran, dan masih banyak lagi. Adapun contoh-contoh paragraf deduktif, induktif, dan campuran ada banyak sekali, seperti paragraf deduktif induktif campuran tentang kesehatan, pendidikan, kebersihan, dll. Oke sahabat pintar untuk lebih jelasnya yuk kita simak uraian dibawah ini!

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran

Pengertian paragraf deduktif, induktif dan campuran

A. Paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah jenis paragraf yang menggunakan pola deduksi. Pola deduksi bersifat umum kemudian ke khusus. Paragraf deduktif terletak pada letak kalimat utamanya yang berada di awal paragraf. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

Fenomena macet sudah biasa dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia, khususnya di Jakarta. Hal tersebut dapat dikarenakan beberapa diantaranya adalah bertambahnya volume kendaraan setiap tahun dan melampaui target dan kapasitas jalan. Hal tersebut juga disebabkan oleh rendahnya tingkat kesadaran warga dengan peraturan lalu lintas, serta masih banyaknya aparat yang kurang tegas menindak pelanggaran pengguna jalan yang semakin mengakibatkan lalu lintas tidak terkendali.

B. Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah jenis paragraf yang menggunakan pola induksi, yaitu dengan mengambarkan dari hal khusus dan kemudian ke hal yang umum. Kalimat paragraf induktif terletak pada bagian akhir kalimat. Pola pengembangan paragraf induksi ini dapat dilakukan dengan cara generalisasi, sebab-akibat, akibat-sebab, dan analogi. Adapun beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

1. Setelah terjadinya gunung erupsi, tim BASARNAS berhasil mengevakuasi warga - warga kecamatan Sumber Rejo. Ternyata yang mendominan ganguan pada pernafasan adalah anak - anak dan lansia, yaitu sebanyak 45 anak, 15 orang dewasa, dan 40 lansia. Dapat dikatakan gunung erupsi yang melanda kecamatan Sumber Rejo tersebut membawa dampak buruk bagi kesehatan korban gunung erupsi.
Keterangan: Paragraf induktif diatas menggunakan pola generalisasi

2. Memang kedua si kembar itu sangat kompak. Baik sasa maupun sisi sama-sama berprofesi menjadi seorang pelukis. Usia mereka masih 8 tahun keduanya tapi mereka kerap mengikuti pameran-pameran melulikis dan selalu menarik banyak orang. Dengan upaya berlatih setiap hari dan tentuya dengan dukungan orang tua keduanya bisa menempuh pendidikan melukis di Universitas ternama di Indonesia bahkan bisa keluar negeri. Selain memiliki keahlian yang sama, sasa dan sisi juga lebih meililih berkarya dirumah saja. Sasa dan sisi memang terlihat seperti pinang dibelah dua.
Keterangan: Paragraf induktif diatas menggunakan pola analogi

3. Peralihan musim seperti pada saat ini sangat rentan terjadinya bencana alam. Beberapa waktu yang lalu misalnya berita longsor yang terjadi di wilayah perbukitan sangat memprihatinkan. Hal tersebut tentunya bergantung pada peran warga yang dikarenakan menebang pohon sembarangan. Longsor yang terjadi tersebut terjadi karena kurangnya pepohonan.
Keterangan: Paragraf induktif diatas menggunakan pola kausalitas

C. Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah paragraf yang memaparkan kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Paragraf campuran dikembangkan dengan pola deduksi-induksi yaitu pola pengembangan yang memaparkan kalimat utama yang diselubungi kalimat-kalimat penjelasan, kemudian ditarik simpulan pada akhir paragraf yang juga merupakan kalimat pendukung kalimat utamanya. Paragraf campuran juga biasa disebut dengan paragraf yang memiliki dua kalimat utama. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:

Indonesia adalah negeri kaya raya yang memiliki berbagai kekayaan alam melimpah ruah, seperti tambang minyak, batu bara, lautan yang berpotensi pariwisata, persawahan, perkebunan, pegunungan dan masih banyak lagi. Dengan kekayaan itu Indonesia dikenal diseluruh dunia. Indonesia pernah menjadi primadona pariwisata laut dengan keelokan Taman Laut Bunaken, Indonesia tetap optimis untuk menjaga alam dan kebersihannya. Lautan menyimpan kekayaan alam dan potensi kelautan yang bisa menjamin penduduknya. Melihat kekayaan alam tersebut maka tidak heran Indonesia dinilai sebagai negeri yang kaya raya.

Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, serta Campuran - Demikian adalah pengertian dan contoh paragraf deduktif, induktif, serta campuran. Semoga bermanfaat untuk teman-teman sekalian. Terus kunjungi blog tercinta kami untuk mengetahui jenis paragraf-paragraf lainnya. Terima kasih.