Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia

Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia - Setelah kita membahas Pengertian dan Contoh Puisi Himne dalam Bahasa Indonesia, Pengertian dan Contoh Puisi Elegi dalam Bahasa Indonesia, dan Pengertian dan Contoh Puisi Romance dalam Bahasa Indonesia, sekarang kita akan membahas mengenai pengertian dan contoh puisi balada dalam bahasa Indonesia yang tentunya akan sangat membantu teman-teman sekalian dalam mempelajari materi tentang puisi balada khususnya.
Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia
Puisi balada merupakan salah satu jenis dari puisi baru yang terbentuk berdasarkan isinya. Untuk itu, teman-teman sekalian baca penjelasan beserta dan contoh di bawah ini ya, agar kalian jadi tahu tentang apa itu puisi balada dan bagaimana contohnya. Langsung saja, yuk perhatikan penjelasan di bawah ini!

Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia

 

Pengertian

Balada adalah adalah sajak sederhana yang mengisahkan tentang cerita rakyat yang mengharukan, yang terkadang dinyanyikan atau disajikan dalam bentuk dialog. Balada = sajak berisi cerita rakyat yang mengharukan. Adapun contoh dari puisi balada adalah sebagai berikut.

Contoh

Dongeng Marsinah
Karya: Sapardi Djoko Damono

/1/

Marsinah buruh pabrik arloji
mengurus presisi:
merakit jarum, sekrup, dan roda gigi;
waktu memang tak pernah kompromi
ia sangat cermat dan pasti.

Marsinah itu arloji sejati,
tak lelah berdetak
memintal kefanaan
yang abadi:
“kami ini tak banyak kehendak
sekadar hidup layak,
sebutir nasi.”

/2/

Marsinah, kita tahu, tak bersenjata,
ia hanya suka merebus kata
sampai mendidih,
lalu meluap ke mana-mana.
“Ia suka berpikir,” kata Siapa,
“itu sangat berbahaya.”

Marsinah tak ingin menyulut api,
ia hanya memutar jarum arloji
agar sesuai dengan matahari.
“Ia tahu hakikat waktu,” kata Siapa,
“dan harus dikembalikan
ke asalnya, debu.”

/3/

Di hari baik bulan baik,
Marsinah dijemput di rumah tumpangan
untuk suatu perhelatan.
Ia diantar ke rumah Siapa,
a disekap di ruang pengap,
ia diikat di kursi,
mereka kira waktu bisa disumpal
agar lengkingan detiknya
tidak kedengaran lagi.
Ia tidak diberi air,
ia tidak diberi nasi,
detik pun gerah
berloncatan ke sana ke mari.
Dalam perhelatan itu,
kepalanya ditetak,
selangkangannya diacak-acak,
dantubuhnya dibirulebamkan
dengan besi batangan.
Detik pun tergeletak,
Marsinah pun abadi.

…………………………………….

(1993-1996)

Pengertian dan Contoh Puisi Balada dalam Bahasa Indonesia - Demikian adalah ulasan sedikit tentang pengertian beserta contoh dari puisi balada. Terus kunjungi www.kamusbahasaindonesiaku.com untuk mengetahui materi menarik lainnya. Sekian dari saya dan terima kasih!