Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia

Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia - Halo, berjumpa lagi dengan saya yang selalu ada di setiap solusi masalah pembelajaran teman semua, hehe. Oke, pada kesempatan malam hari ini saya akan menjelaskan tentang dua jenis dari puisi baru berdasarkan bentuknya.
Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa puisi itu terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru (modern) dan di dalam masing-masing puisi lama dan puisi baru tersebut memiliki beberapa jenis-jenis puisi. Jenis-jenis dari puisi lama yaitu pantun, seloka, syair, gurindam, mantra, talibun, dan karmina, sedangkan jika di puisi baru terdapat puisi balada, elegi, satire, epigram, himne, ode, dan romansa dan puisi baru yang bedasarkan bentuknya yaitu puisi oktaf atau stanza, quatrain, quint, sektet, distikon, septime, dan soneta. Khusus di artikel ini, kali ini saya akan menjelaskan perbedaan antara puisi epigram dan puisi romansa dalam bahasa Indonesia. Untuk itu, terus simak sampai selesai ya teman!

Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia

 

Contoh Puisi Epigram

Rakyat Adalah Sumber IlmuKarya: WS Rendra

………………………………………..
Oleh karena itu rakyat adalah guru.
Adalah sumber ilmu.
Rakyat adalah gua
di mana Kresna dan Arjuna
bertapa.
Rakyat adalah samudera luas
di mana Sang Bima
bertemu dengan Dewa Rucinya.

Janganlah kita menunggu Ratu Adil.
Ratu Adil bukanlah orang.
Ratu Adil bukanlah lembaga.
Ratu Adil adalah keadaan
di mana ada keseimbangan
antara roh dan badan.

Wahyu Cakraningrat tidak ada.
Wahyu Cakraningrat, Wahyu Pendeta Raja,
adalah impian deksura.

Syahdan
di dalam alam hanyalah ada
Satu Wahyu.
Ialah Sabda.
Dan sabda adalah citra diri Tuhan.
Di dalam masyarakat manusia,
Sabda memiliki sembilan bayangan.
Itulah yang disebut sebagai sembilan wahyu.
Wahyu ahli agama.
Wahyu ahli alam.
Wahyu ahli kesenian.
Dan lalu:
Wahyu ahli obat-obatan.
Wahyu ahli pendidikan.
Wahyu ahli pertanian dan peternakan.
Selanjutnya:
Wahu Raja.
Wahyu menteri dan panglima.
Dan akhirnya: wahyu hakim.
……………………………………

TIM, Jakarta, 12 Juli 1975

Contoh Puisi Romansa

Belum Terbayang

Hanya aku dan awang-awangku
Kulihat tiada batas indah cerlangmu
Lalu kusebut ini sebagai seumpama
Menggores air mata, melepas segala dendam

Kejarlah daku sekuat kau bisa
Karena aku takkan berhenti memikul lara
Memekik telingaku dengan segala rintihan kata
Aku buta diatas segala warna-warni cinta

Akupun mengampunimu diantara hitam aksara asmara
Lalu kau merajutku bagai benang bertinta-tinta
Muncul di permukaan rindu yang semakin mengesankan
Sementara cinta meluap bagai kecupan mawar

Purworejo, 19 Oktober 2017

Perbedaan antara puisi epigram dan romansa

 

Epigram berasal dari Bahasa Yunani epigramma yang berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan. Dari contoh puisi epigram di atas dapat kita lihat bahwa puisi tersebut berisi tuntunan atau ajaran hidup. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. Sedangkan jika pada contoh puisi romansa di atas bahwa romansa adalah puisi yang memiliki makna perasaan kasih sayang dan kasih mesra kepada seseorang. Hal tersebut juga dapat kita ketahui dari asal mula dari makna romansa yang berasal dari bahasa perancis yaitu "romantique" yang berarti cinta dan kasih sayang. 

Perbedaan antara Puisi Epigram dan Puisi Romansa dalam Bahasa Indonesia - Demikain adalah ulasan sedikit mengenai perbedaan antara puisi epigram dan romansa. Semoga dapat membantu teman sekalian dalam menambah wawasan. Oke, cukup sekian dari saya. Maaf apabila ada kekeliruan dalam penulisan materi di atas. Terimakasih dan sampai jumpa!