Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran

Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran - Kalimat tunggal dan kalimat majemuk merupakan jenis dari kalimat dalam bahasa Indonesia. Alat yang digunakan dalam setiap kita berkomunikasi adalah sebuah kalimat, tanpa adanya sebuah kalimat apa yang kita inginkan tidak akan tercapaikan, baik kalimat dalam bentuk lisan, tulisan, maupun isyarat. Dengan demikian kalimat sangat perperan penting di dalam kehidupan kita sehari-hari.
Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran
Google Image - Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran
Dengan kita berfikir betapa pentingnya sebuah kalimat, untuk itu kami disini akan membantu anda semua dalam mempelajari jenis kalimat tunggal dan majemuk campuran agar anda bisa menyampaikan sesuatu kepada orang lain dengan baik dan benar ataupun juga sebagai solusi penyelesaian masalah terkait materi kita hari ini. Mari kita simak bersama uraian berikut ini gaes. 


Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran

 

1. Kalimat Tunggal


Kalimat tunggal adalah kalimat yang pada pola kalimatnya hanya terdiri atas S (subjek) dan P (predikat). Akan tetapi dalam beberapa keadaan juga bisa ditambah dengan pola O (obyek) dan K (keterangan). Jika didasarkan pada perbedaan jenis predikatnya, maka kalimat tunggal terbagi atas 5 jenis, yaitu sebagai berikut:

a. Kalimat Tunggal Nomina

Kalimat tunggal nomina adalah kalimat yang predikatnya tidak menyatakan kata kerja sebuah aksi namun kata benda.

Contoh:

Ayahku seorang guru di SMA Tunas Bangsa.
        S               P                           K

- Pamanku seorang buruh di PT Sejahtera Sentosa.
          S                  P                         K

- Didi adalah siswa berprestasi di sekolahku.
     S                         P                       K

- Kakaknya  pemain bola.
        S                  P

- Riri dan Rina anak Pak Budi.
            S                  P              
  
b. Kalimat Tunggal Verbal

Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang pada predikatnya menggunakan kata kerja yang menunjukan sebuah aksi atau perbuatan (verbal).

Contoh:

- Gading & Gisel bermain sepak bola di depan rumah.
               S               P             O               K

- Ani mengerjakan PR bahasa Indoneisa.
     S            P                        O

- Ibu memasak nasi goreng tadi pagi.
    S         P                 O            K

- Beberapa masyarakat Lampung mengikuti jalan sehat bersama Jokowi kemarin minggu.
                             S                              P                                O                           K

- Semua calon presiden dan wakil presiden mengungkapkan visi dan misinya di setiap kampanyenya.
                                     S                                           P                          O                             K

c. Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya berkedudukan sebagai kata sifat (Adjektif).

Contoh:

- Gempita sangat lucu.
       S                 P

- Anak itu cantik.
          S         P

- Siswa pintar.
       S        P

- Mobilnya sangat mahal.
         S               P

- Ibu dan Ayahnya sangat baik.
               S                    P

d. Kalimat Tunggal Numeral

Kalimat tunggal numeral adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya berkedudukan sebagai kata bilangan.

Contoh:

- Pengunjungnya sebanyak ratusan orang.
              S                          P

- Pendaftar CPNS berjumlah ratusan ribu orang.
                   S                              P

- Bukunya hanya 10 buah.
         S                P

- Duren harga 10 ribu.
       S             P

- Yang datang 30 orang.
      S              P

e. Kalimat Tunggal Preposisional

Kalimat tunggal preposisional adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya ialah kata depan atau preposisi.

Contoh:

- Pak Budi di dalam ruangannya.
         S         Pre              O

- Ibunya dari Jawa Barat
      S        Pre      O

- Budi di dalam kamarnya.
   S          Pre          O

- Jam itu di atas meja kerja ayah.
        S         Pre          O

- Uang sakumu didalam tasmu.
            S              Pre         O

 

2. Kalimat Majemuk Campuran 


Kalimat majemuk campuran adalah suatu kalimat yang terdiri dari minimal 3 kalimat tunggal atau lebih. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa kalimat majemuk campuran merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara dan bertingkat.
Contoh:
  • Sisi sedang tertidur pulas  ketika saya datang dan ibu sedang memasak di dapur.                
Induk kalimat = Sisi sedang tertidur pulas
K                     = Ketika
Anak kalimat  = Saya datang
K                     = Dan 
Anak kalimat  = Ibu sedang memasak di dapur.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Campuran:
1. Kalimat majemuk campuran dengan 1 induk kalimat dan 2 anak kalimat
Kalimat ini memiliki 1 klausa atau kalimat tunggal sebagai induk kalimat atau inti pokok dari kalimat tersebut.

Contoh:
  • Mereka telah mengadakan acara peringatan hari guru yang dihadiri oleh seluruh lapisan guru yang ada di Bandar lampung serta dihadiri pula oleh seluruh pejabat pemerintahan daerah Lampung.
Induk kalimat = Mereka telah mengadakan acara peringatan hari guru
Anak kalimat =  Dihadiri oleh seluruh lapisan guru yang ada di Bandar lampung
Anak kalimat =  Dihadiri pula oleh seluruh pejabat pemerintahan daerah Lampung.

Inti pokok dari kalimat tersebut adalah mereka telah mengadakan acara peringatan hari guru. Sedangkan kalimat lainnya hanya berfungsi sebagai penjelas induk kalimat.

2. Kalimat majemuk campuran dengan 2 induk kalimat dan satu anak kalimat 
Kalimat majemuk campuran ini memiliki 2 induk kalimat yang menjadi menjadi inti dari kalimat tersebut dan satu anak kalimat.

Contoh:
  • Ayah mengajarkan untuk bekerja keras dan ibu mengajarkan kasih sayang agar anak-anak mereka menjadi anak yang baik.
Induk kalimat = Ayah mengajarkan untuk bekerja keras
Induk kalimat = Ibu mengajarkan kasih sayang
Anak kalimat =  Anak-anak mereka menjadi anak yang baik.

Inti dari kalimat di atas adalah ayah yang mengajarkan untuk bekerja keras dan ibu mengajarkan kasih sayang. Sedangkan kalimat selanjutnya adalah penjelas atau menjelaskan tujuan dari apa yang dilakukan oleh ayah dan ibu.

Contoh-Contoh Kalimat Majemuk Campuran:
  • Ketika hujan sedang berlangsung, Didi asyik bermain Ludo sedangkan Pita sibuk mengerjakan PR.
  • Fajar sudah menyelesaikan tugasnya ketika ayahnya tertidur dan ibunya pulang dari tempatnya bekerja.
  • Ibu mengumumkan bahwa kami akan pergi kerumah Nenek besok pagi dan adik sangat terkejut mendengarnya.
  • Ketika Sinta pulang dari sekolah, ibunya sedang memasak makanan kesukaannya dan adiknya sedang menyiapkan makan siang.
  • Saat pencurian itu berlangsung, saya sedang tidak ada di rumah dan ayah sedang pergi ke luar negeri.
Baca Juga: Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk dalam Bahasa Indonesia

Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Campuran - Demikian beberapa contoh dari kalimat tunggal dan majemuk campuran untuk anda. Terima kasih sudah berkunjung di blog kami dan selamat belajar.