Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek

Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek - Setelah kita mempelajari contoh kalimat tunggal, sekarang kita akan mengulas lagi tentang contoh kalimat tunggal ditambah dengan kalimat majemuk rapatan objek. Seperti yang kita ketahui bahwa kalimat merupakan salah satu alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang ada disekitar kita. Selain itu, kalimat juga merupakan salah satu unsur penting dalam suatu bahasa. Dengan bahasa kita dapat mengetahui sebuah informasi ataupun ingin mendapatkan apa yang kita inginkan melalui orang lain, baik berkomunikasi menggunakan lisan dan tulisan. Dengan adanya suatu kalimat yang menjadi sebuah bahasa, sehingga membuat negara yang kita cintai ini (Indonesia) memiliki 742 bahasa, bisa kita bayangkan kan, ternyata memang kalimat itu sangat penting untuk dipelajari demi terwujudnya suatu komunikasi dengan masyarakat-masyarakat yang ada di penjuru Indonesia.
Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek
Google Image - Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek
Kalimat tunggal adalah kalimat yang pada pola kalimatnya hanya terdiri atas S (subjek) dan P (predikat). Akan tetapi dalam beberapa keadaan juga bisa ditambah dengan pola O (obyek) dan K (keterangan). Jika didasarkan pada perbedaan jenis predikatnya, maka kalimat tunggal terbagi atas 5 jenis, yaitu seperti kalimat tunggal nomina, kalimat tunggal verbal, kalimat tunggal adjectiva, kalimat tunggal numeral, dan kalimat tunggal preposisional. Sementara itu, kalimat majemuk rapatan objek adalah kalimat yang terbentuk oleh dua kalimat yang mempunyai kesamaan objek. Sebenarnya jenis dari kalimat majemuk bukan hanya kalimat majemuk rapatan objek saja, tetapi masih ada beberapa lagi. Oke, untuk mengetahui apa saja contoh dari jenis-jenis kalimat tunggal dan contoh kalimat majemuk rapatan, yuk kita simak bersama di bawah ini gaes!


Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek

 

Kalimat Tunggal

Adapun jenis-jenis dari kalimat tunggal ada 5, yaitu sebagai berikut:


1. Kalimat Tunggal Nomina
Kalimat tunggal nomina adalah kalimat yang predikatnya tidak menyatakan kata kerja sebuah aksi namun kata benda.

Contoh:

- Ayahku seorang guru di SMA Tunas Bangsa.
        S               P                           K

- Pamanku seorang buruh di PT Sejahtera Sentosa.
          S                  P                         K

- Didi adalah siswa berprestasi di sekolahku.
     S                         P                       K

- Kakaknya  pemain bola.
        S                  P

- Riri dan Rina anak Pak Budi.
            S                  P             
 

2. Kalimat Tunggal Verbal
Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang pada predikatnya menggunakan kata kerja yang menunjukan sebuah aksi atau perbuatan (verbal).

Contoh:

- Gading bermain sepak bola di depan rumah.
      S               P             O               K

- Ani mengerjakan PR bahasa Indonesia.
     S            P                        O

- Ibu memasak nasi goreng tadi pagi.
    S         P                 O            K

- Beberapa masyarakat Lampung mengikuti jalan sehat bersama Jokowi kemarin minggu.
                             S                              P                                O                           K

- Semua calon presiden dan wakil presiden mengungkapkan visi dan misinya di setiap kampanyenya.
                                     S                                           P                          O                             K
 
3. Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya berkedudukan sebagai kata sifat (Adjektif).

Contoh:

- Gempita sangat lucu.
       S                 P

- Anak itu cantik.
          S         P
 
- Siswa pintar.
       S        P

- Mobilnya sangat mahal.
         S               P

- Ibu dan Ayahnya sangat baik.
               S                    P

 
4. Kalimat Tunggal Numeral

Kalimat tunggal numeral adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya berkedudukan sebagai kata bilangan.

Contoh:

- Pengunjungnya sebanyak ratusan orang.
              S                          P

- Pendaftar CPNS 2018 berjumlah ratusan ribu orang.
                   S                              P

- Bukunya hanya 10 buah.
         S                P

- Pensil itu berharga 10 ribu.
       S                  P

- Yang datang 30 orang.
      S              P
 

5. Kalimat Tunggal Preposisional

Kalimat tunggal preposisional adalah kalimat tunggal yang pada predikatnya ialah kata depan atau preposisi.

Contoh:

- Pak Budi di dalam ruangannya.
         S         Pre              O

- Ibunya dari Jawa Barat.
      S        Pre      O

- Budi di dalam kamarnya.
   S          Pre          O

- Koran itu di atas meja kerja ayah.
        S         Pre          O

- Bekalmu didalam mobil.
            S              Pre         O

 

Kalimat Majemuk Rapatan Objek


Contoh 1:
  • Farhan mengerjakan tugas kuliahnya di kamar indekosnya.
  • Heru mengerjakan tugas kuliahnya di rumah temannya.
Contoh kedua kalimat di atas memiliki objek yang sama, yaitu tugas kuliah. Karena mempunyai objek yang sama, maka keduanya bisa diubah menjadi satu kalimat majemuk rapatan objek. Adapun bentuk kalimat majemuk rapatan objek dari keduanya ialah:

Farhan mengerjakan tugas kuliahnya di kamar indekosnya, sedangkan Heru mengerjakan tugas kuliahnya di rumah temannya.


Contoh 2:
  • Dudung mencintai Dinda dengan sepenuh hati.
  • Lina sangat membenci Dinda.
Contoh kedua kalimat di atas memiliki objek yang sama, yaitu Dinda. Karena mempunyai objek yang sama, maka keduanya dapat digabung menjadi kalimat majemuk rapatan objek. Adapun bentuk kalimat majemuk rapatan objek dari kedua kalimat ialah:

Dudung mencintai Dinda dengan sepenuh hatinya, sedangkan Lina justru sangat membenci Dinda.


Contoh 3:
  • Aku menganggap dia hanya sebagai teman.
  • Ani menanggap dia lebih dari sekadar teman.
Contoh kedua kalimat di atas merupakan objek yang terkandung di dalam kedua kalimat tersebut. Karena berobjek sama, maka keduanya dapat digabung menjadi kalimat majemuk rapatan objek. Adapun bentuk kalimat majemuk rapatan objek tersebut ialah:

Aku menganggap dia hanya sebagai teman, sedangkan Ani justru menganggap dia lebih dari sekadar terman.


Contoh 4:
  • Gisela menyimpan uangnya ke dalam celengan.
  • Danu membelanjakan uangnya ke sebuah pusat perbelanjaan.
Contoh kedua kalimat di atas memiliki unsur objek yang sama, yaitu kata uangnya. Karena berobjek sama, maka keduanya bisa digabung dan menjadi kalimat majemuk rapatan objek. Adapun kedua kalimat tersebut jika digabung, maka keduanya akan menjadi:

Gisela menyimpan uangnya ke dalam celengan, sedangkan Danu membelanjakan uangnya ke sebuah pusat perbelanjakan.


Contoh 5:
  • Ragil telah menyelesaikan tugas akhirnya.
  • Indah masih mengerjakan tugas akhirnya.
Contoh kedua kalimat di atas, terdapat frasa tugas akhirnya yang merupakan objek bagi kedua kalimat tersebut. Karena memiliki objek yang sama, maka keduanya dapat digabung menjadi sebuah kalimat majemuk rapatan objek yang bentuknya ialah:

Ragil telah menyelesaikan tugas akhirnya, sedangkan Indah masih mengerakan tugas akhirnya.
 

Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Objek - Demikian beberapa contoh dan ulasan sedikit mengenai kalimat tunggal dan kalimat majemuk rapatan objek. Semoga bermanfaat untuk menyelesaikan tugas terkait materi kita kali ini. Terima kasih dan selamat belajar!