Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan

Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan - Hai, selamat pagi teman. Pada kesempatan pagi ini kita akan belajar mengenai beberapa contoh paragraf persuasi kesehatan, lingkungan, dan pendidikan. Kesehatan, lingkungan, dan pendidikan merupakan salah satu pola kehidupan yang harus kita miliki ya teman. Karena dengan 3 pola kehidupan tersebut hidup kita akan terasa lebih bermakna dan berarti. Dengan kita menjaga lingkungan, kita akan sehat, dan dengan sehat, kita dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin yang kita inginkan. Nikmat sehat, lingkungan bersih, dan pendidikan adalah suatu pemberian yang diberikan oleh Tuhan untuk kita sebagai makhluk ciptaannya. Dengan demikian kita juga harus menjaganyanya dan selalu bersyukur atas pemberian nikmat tersebut. Untuk menjaga adaya nikmat tersebut juga diperlukan adanya suatu usaha, seperti usaha dengan selalu menjaga kebersihan dan perlu juga adanya sebuah cita-cita dalam diri setiap individu. Untuk itu, mari kita selalu berusaha dan selalu bersyukur atas nikmat tersebut ya teman.
Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan
Google Image - Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan
Oke teman-teman, sebelum kita masuk kepembahasan, kita harus tahu terlebih dahulu ya apa itu paragraf persuasi, paragraf persuasi adalah paragraf yang berisi suatu kumpulan kalimat yang didalamnya menjelaskan kepada seseorang mengenai sesuatu yang sifatnya membujuk, merayu, dan mempengaruhi. Adapun contoh paragraf persuasif ada banyak sekali, yaitu seperti contoh paragraf persuasi mengenai kesehatan, lingkungan, maupun pendidikan yang akan kita bahas sekarang ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak beberapa contoh penjabarannya di bawah ini teman!


Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan

 

1. Paragraf Persuasi tentang Kesehatan
  • Tujuan: Mengajak para pembaca agar menjaga kesehatan dengan cara apapun, misalnya dengan cara perolahraga senam, jogging, dan sebagainya. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:
Mari, Kita Terapkan Olahraga Minimal Seminggu Sekali

Olahraga merupakan kegiatan untuk menerapkan pola hidup yang sehat, tetapi masih saja banyak orang yang malas untuk berolahraga. Padahal berolahraga itu dapat menjadikan kita hidup lebih lama didunia ini, dan kesehatan itu sangat mahal sekali, setiap orang rela membayar berapapun itu demi kesehatan. Tetapi masih saja banyak orang yang tak memperdulikan akan hal tersebut. Seminimal mungkin kita lakukan olahraga setiap satu kali dalam seminggu. Olahraga juga berfungsi untuk merefreshkan tubuh kita dari segala kepenatan didalam sebuah pekerjaan dan hari minggu adalah hari yang cocok untuk melakukan olahraga, seperti olahraga jogging, senam, bersepeda, jalan sehat, dan masih banyak lagi. Dalam berolahraga kita hanya meluangkan waktu setidaknya 30 menit saja. 30 menit setiap minggunya merupakan jaminan anda hidup sehat untuk kedepannya. Maka, biasakanlah berolahraga agar tubuh kita sehat, agar kita bisa hidup lebih lama. 

2. Paragraf Persuasi tentang Lingkungan
  • Tujuan: Mengajak para pembaca untuk menjaga lingkungan dengan cara membersihkannya. Karena didalam lingkungan yang bersih dapat terwujudnya lingkungan yang sehat. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:
Buanglah Sampah Pada Tempatnya

Sampah merupakan faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya suatu lingkungan yang kotor. Sudah banyak sekali kasus-kasus yang berdatangan yang diakibatkan dari sampah, misalnya saja banjir di Jakarta. Banjir di Jakarta merupakan persoalan serius pemerintah yang tak kunjung terpecahkan. Sudah banyak sekali peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang dikarenak sampah. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah, terutama seorang ibu-ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga seringkali membuang sampah dapur mereka ke sungai dan kali, sehingga membuat sungai dan kali tersebut menjadi tersendat dan kotor. Tersendatnya sungai dan kali dapat menyebabkan banjir, sedangkan kotor dapat menimbulkan bau yang tidak sedap yang terjadi di sekitaran sungai atau kali yang sudah tercemar tersebut. Kita sebagai masyarakat Indonesia seharusnya sadar, bahwa kesehatan linkungan juga akan mempengaruhi kesehatan kalian juga, maka marilah buang sampah pada tempatnya.

2. Paragraf Persuasi tentang Pendidikan
  • Tujuan: Mengajak para pembaca untuk lebih giat dalam belajar, karena jika kita giat dalam belajar kita akan dengan mudah dapat meraih cita-cita yang sudah kita inginkan dari kecil. Adapun contohnya adalah sebagai berikut:
Mari Kita Lebih Giat Belajar

Pro dan kontra tentang pengadaan UN (Ujian Nasional) di setiap sekolah yang menjadi penanda kelulusan setiap siswa masih saja berkembang hingga saat ini. bagi mereka yang kontra menganggap bahwa rasanya tidak adil jika hasil belajar selama 3 tahun di sekolah atau 6 tahun di sekolah dasar hanya ditentukan dari UN saja yang berlangsung hanya selama 3 hari. Dampak negatif dari UN ini adalah banyak siswa yang tidak bersungguh-sungguh belajar di sekolah karena mereka hanya fokus pada UN saja.

Fenomena ini malah memunculkan suatu paradigma SKS atau sistem kebut semalam bagi para siswa yang hanya belajar dengan benar pada saja musim ujiannya saja. Di tahun 2008 akhirnya pemerintah mengeluarkan peraturan yang isinya sekolah tetap harus mencantumkan nilai rapor setiap siswa di ujian akhir. Dengan kata lain nilai rapor siswa juga menjadi bagian dari syarat atau kriteria kelulusan para siswa di sekolah.

Hal ini jauh lebih baik daripada hanya mengandalkan UN saja, karena akhirnya siswa dan siswi di sekolah mau merubah cara belajar mereka dengan tetap fokus pada pembelajaran di sekolah setiap harinya. Agar nilai rapot mereka mendapat nilai yang bagus ditunjang dengan nilai UN, sehingga syarat kelulusan siswa siswi ini bisa tercapai dengan mudah. Maka dari itu, kita harus mulai untuk belajar sedini mungkin untuk mempersiapkan UN agar kita dapat mengerjakan soal ujian dengan baik dan menambah pemahaman kita akan setiap materi yang sudah diberikan oleh guru di sekolah.

Belajar dengan teratur dan mengurangi sedikit jam main bisa membantu kita untuk memperbaiki nilai-nilai yang kurang baik di sekolah. Bagi para siswa menengah ke atas belajar dengan tekun dan giat menjadi hal yang sangat penting karena nilai ujian nanti bukan hanya sebagai penentu kelulusan tetapi sebagai kriteria lain untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Ada beberapa kriteria yang menentukan lulus atau tidaknya kita di SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) nanti yaitu nilai rapor yang baik, nilai mata pelajaran yang berhubungan dengan jurusan yang kita ambil, serta konsistensi peringkat di dalam kelas.

Mengingat tujuan belajar itu maka dibutuhkan usaha yang keras dan tekun selama kita sekolah bukan lagi sistem kebut semalam yang tidak baik dilakukan pada saat ujian akhir. Marilah kita mulai giat belajar sedini mungkin karena tidak ada kata terlambat, yang ada hanyalah penyesalan di kemudian hari.

Baca Juga: Contoh Paragraf Persuasif Bertema Kesehatan Lingkungan, Contoh Paragraf Persuasif tentang Rokok dan Narkoba, Contoh Kalimat Persuasif, Pengertian, dan Ciri Kalimatnya, & 7 Contoh Paragraf Persuasi tentang Pola Hidup Sehat.

Contoh Paragraf Persuasi: Kesehatan, Lingkungan, dan Pendidikan - Demikian adalah contoh paragraf persuasi tentang kesehatan, lingkungan, dan pendidikan. Semoga dengan adanya beberapa contoh paragraf ajakan di atas kita dapat mengambil hikmahnya. Jika teman-teman ingin membaca artikel menarik lainnya tentang materi bahasa Indonesia, kunjungi saja www.kamusbahasaindonesiaku.com.  Terima kasih dan selamat belajar!