Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia

Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia - Kalimat dalam bahasa Indonesia memiliki banyak sekali macamnya seperti kalimat yang sudah kita bahas kemarin yaitu kalimat perintah, empatik, tunggal, negatif, interogatif, dan masih banyak lagi. Sekarang kita akan membahas kalimat persetujuan dan penolakan. Kalimat persetujuan dan penolakan merupakan kalimat yang sering kita gunakan di setiap kegiatan kita sehari-hari, khususnya di dalam sebuah diskusi. Di dalam sebuah diskusi pastilah kita setuju ataupun menolak pendapat dari seseorang, contohnya saja yang baru-baru ini terjadi yaitu  Presiden Joko Widodo menyetujui usul dibuatnya dana abadi perwalian untuk kebudayaan ketika bertemu seniman dan budayawan di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari selasa (11/12/2018) kemarin.
Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia
Google Image - Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia
Oleh sebab itu, maka disini saya akan memberikan beberapa contoh kalimat persetujan dan penolakan dalam bahasa Indonesia untuk anda berikut ini!


Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia

 

A. Kalimat Persetujuan


Kalimat persetujuan adalah suatu kalimat yang menyatakan sebuah kesetujuan seseorang terhadap ide, gagasan, atau pendapat orang lain. Ciri-ciri kalimat persetujuan adalah adanya kata “setuju”, “sependapat”, “sejalan”, atau kata lain yang menunjukan keberpihakan pada suatu pendapat.

Contoh:
  • Saya sependapat dengan saudara Joko yang menyatakan bahwa pembinaan pemain sejak dini adalah hal yang mesti diprioritaskan PSSI saat ini.
  • Saya setuju dengan pendapat Pak Zulkifli hang menyatakan bahwa kita tak boleh terlalu fokus pada kuantitas produk, melainkan kualitas dari si produk tersebut.
  • Kami setuju dengan penawaran yang diajukan oleh saudara Mega.
  • Memang betul, bahwa menasihati orang itu adalah hal yang baik. Tetapi, menasihati diri sendiri juga tak kalah baiknya dengan menasihati orang lain. Saya sependapat dengan pernyataan Pak Rahmat itu.
  • Mengiyakan perintah atasan memanglah bagus. Tetapi, kita juga harus bisa mengukur kemampuan kita dalam menjalankan peritan tersebut (apakah bisa ataukah tidak?). Untuk pendapat Pak Yudi satu ini, saya sangatlah setuju.
  • Yak, saya sependapat dengan Anda bahwa mendidik anak tidak hanya harus secara kognitif, tetapi juga harus secara afektif.
  • Jika itu adalah keputusan yang terbaik, maka saya akan menyetujuinya.
  • Apa yang Anda ucapkan tadi itu sejalan dengan apa yang ada di dalam fikiran saya saat ini.
  • Kami sepakat jika Pak Hamka menjadi manajer kami yang baru.
  • Terkait kasus itu, kami setuju untuk menyelesaikannya secara damai.

 

B. Contoh Kalimat Penolakan


Kalimat penolakan adalah kebalikan dari kalimat persetujuan. Kalimat penolakan adalah kalimat yang menyatakan sebuah penolakan atau pengingkaran terhadap suatu ide, gagasan, atau pendapat orang lain. Dalam menyampaikan kalimat penolakan, kita dituntut untuk dapat bersikap sopan sehingga orang yang pendapatnya kita tolak tidak tersinggung.

Contoh:
  • Saya tidak sependapat dengan Pak Karjo yang menyatakan bahwa insiden ini adalah salah Pak Wahyu.
  • Saya tidak setuju jika program itu dilaksanakan tanpa koordinasi dulu dengan pihak yang berwenang.
  • Terus terang, saya tidak sejalan dengan pendapat Pak Effendy yang menyatakan bahwa siswa harus belajar selama delapan jam penuh.
  • Kami tidak setuju jika Pak Budi menjadi manajer yang baru.
  • Kami semua tidak sepakat jika gaji kami dipotong hingga tiga puluh persen.
  • Jujur saja, saya tidak sepakat dengan hasil rapat semalam.
  • Kecerdasan seseorang harus dinilai dari hasil ulangan matematikanya. Untuk pendapat satu ini, saya sangat tidak setuju.
  • Meskipun ini adalah keputusan terbaik bagi perusahaan, tetapi saya tetap bersiteguh untuk tidak menyetujui keputusan tersebut.
  • Apa yang Anda nyatakan itu tak sesuai dengan kenyataan yang ada.
  • Terkait masalah itu, saya tak sependapat dengan Pak Fajar yang menyatakan akan membawa masalah itu ke pengadilan.

Baca Juga:  Contoh Kalimat Empatik dan Ekslamasi dalam Bahasa Indonesia

    Contoh Kalimat Persetujuan dan Penolakan dalam Bahasa Indonesia - Demikian beberapa contohnya untuk anda, semoga dapat membanatu anda semua dalam mempelajari materi terkait kalimat persetujuan dan penolakan. Terima kasih sudah berkunjung ke blog kami dan selamat belajar.