Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia - Assalamualaikum teman-teman, apa kabar? semoga kabar baik ya. Jika kita berbicara mengenai pendidikan, sekarang ada yang baru nih, yaitu adanya suatu aplikasi yang memepermudah kita untuk mempelajari majas. Aplikasi tersebut diciptakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ia berhasil menciptakan inovasi belajar majas (gaya bahasa) dengan main game. Aplikasi berbasis android tersebut merupakan inovasi baru untuk mempelajari jenis-jenis majas yang dikemas dalam satu aplikasi. Dizaman yang semakin canggih seperti ini pastilah banyak yang sudah memiliki android, baik dikalangan bapak-bapak, ibu-ibu, dan bahkan anak yang belum pantas jika mempunyainya. Sangat di sayangkan sekali anak kecil zaman sekarang sudah diberikan handphone oleh orang tuanya. Untuk kita sebagai orang tua, kakak, ataupun orang yang sudah mengerti baik dan buruk marilah kita selalu mengawasi dan menganjurkan anak-anak ataupun adik-adik kita untuk menggunakan android dengan baik dan benar, salah satu caranya yaitu dengan mengisi aplikasi pintar yang meberisi materi terkait macam-macam dari majas.
Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Google Image - Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Sehubungan dengan hal diatas disini kami akan memberikan macam-macam majas dan contohnya dalam pelajaran bahasa Indonesia yang insyaAllah akan membantu kalian semua dalam menyelesaikan pr-pr yang diberikan oleh bapak dan ibu guru disekolah. Oke, langsung saja ya di bawah ini adalah macam-macam majas beserta contohnya dalam pelajaran bahasa Indonesia!


Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

 

A. Definsi majas 


Majas adalah suatu gaya bahasa yang memanfaatkan sebuah kata - kata agar terlihat suasananya terlihat hidup. Majas bertujuan agar para pembaca terbawa oleh suasana yang ditulis oleh penulis dalam karya sastranya.

 

B. Macam-Macam majas dan contoh

Macam-macam majas terbagi atas empat kelompok yaitu sebagai berikut:

1. Majas perbandingan

Majas perbandingan adalah majas yang bertujuan untuk membandingkan denga objek lain dengan cara menyamakan lalu di perbandingkan. Didalam majas perbandingan terbagi beberapa majas lagi, yaitu sebagai berikut :

a. Personifikasi
Personifikasi adalah majas yang menggunakan fungsi benda mati yang seolah - olah hidup.
Contoh:
  • Aku tidak tahu, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.

b. Metafora
Metafora adalah majas yang maknanya tidak menggunakan makna yang sesungguhnya.
Contoh:
  • Ani menjadi anak bawang saat kejadian itu berlangsung.

c. Asosiasi
Asosiasi adalah majas menyamakan sebuah objek yang berbebeda.
Contoh:
  • Jumlah hutang pak Budi bak tali yang melilit dilehernya sehingga ia tidak dapat menyekolahkan anaknya.

d. Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang menggunakan kata - kata yang berlebihan.
Contoh:
  • Ayahnya rela banting tulang demi untuk menyekolahkan anaknya.

e. Eufemisme
Eufemisme adalah gaya bahasa yang menggunakan bahasa yang kurang baik lalu diganti dengan bahasa yang lebih halus.
Contoh:
  • Ani adalah anak yang sangat rajin, sampai - sampai ia terlambat masuk sekolah tadi pagi.

f. Metonimia
Metonimia adalah gaya bahasa yang bertujuan untuk menyandingkan sebuah produk.
Contoh:
  • Saat panas seperti ini lebih baik minum sprit nyatanya nyegerin.

g. Simile
Simile adalah sebuah gaya bahasa yang menyandingkan sebuah kegiatan dengan ungkapan.
Contoh:
  • Jika ia berbicara bagaikan anjing yang menggonggong.

h. Alegori
Alegori adalah menyandingkan sebuah bahasa dengan kiasan.
Contoh:
  • Guru adalah Induk disekolah untuk membimbing para siswa.

i. Sinekdok
Sinekdok terbagi menjadi dua bagian, yaitu sinekdok pars pro toto dan sinekdok totem pro parte. Sinekdok pars pro toto adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sebagian unsur untuk menampilkan  sebuah benda. Sedangkan, sinekdok totem pro parte adalah gaya bahasa yang menampilkan keseluruhannya.
Contoh:
Pars pro Toto: 
  • Andi belum terlihat batang hidungnya sampai sekarang, setelah kemarin ia marah kepada ayahnya.
Totem pro Parte:
  • Delapan kali berturut-turut Indonesia berhasil menjuarai All England.

j. Simbolik
Simbolik adalah Membandingkan sifat manusia dengan makhluk hiduplainnya.
Contoh:
  • Ahmad sangat marah sekali seperti macan yang sedang meraung kelaparan.

 

2. Majas pertentangan


Majas pertentangan adalah gaya bahasa yang menggunakan kiasan yang bertentangan dengan maksud yang sesungguhnya. Macam - macam majas pertentangan terbagi atas empat macam. Dibwah ini adalah beberapa macam majas pertentangan.

a. Litotes
Litotes adalah adalah gaya bahasa yang bertujuan untuk menjelekkan walaupun sesungguhnya bagus atau baik.
Contoh:
  • Aku mengumpulkan uang receh agar bisa memberangkatkan haji kedua orang tuaku kelak.

b. Paradoks
Paradoks adalah membandingkan sebuah fakta dengan situasi yang kebalikannya.
Contoh:
  • Didalam ramaikan kota, tetapi saya tetap saja merasa kesepian.

c. Antitesis
Antitesis adalah gaya bahasa yang menggunakan pasangan kata yang berlawanan.
Contoh:
  • Semua yang mendapat nilai bagus - jelek harus tetap rajin untuk belajar.

d. Kontradiksi interminis
Kontradiksi interminis adalah ungkapan yang menyangkal kalimat yang sebelumnya.
Contoh:
  • Kamu pintar, hanya saja kamu tidak peduli dengan situasi yang ada disekelilingmu.

3. Majas sindiran


Majas sindiran adalah majas yang menggunakan gaya bahasa untuk menyindir seseorang atas prilaku atau sikapnya. Berikut dibawah ini adalah beberapa macam majas sindiran.

a. Ironi
Ironi adalah gaya bahasa yang menggunakan kata yang bertentangan dengan faktanya.
Contoh:
  • Bagus sekali tulisanmu sampai - sampai aku saja tidak membacanya.

b. Sinisme
Sinisme adalah gaya bahasa yang menyindir secara langsung.
Contoh:
  • Lantai rumahmu kotor sekali sampai telapak kakiku terlihat sangat hitam saat melewatinya.

c. Sarkasme
Sarkasme adalah gaya bahasa yang menyindir secara kasar.
Contoh:
  • Kamu hanya menjadi beban.

 

4. Majas penegasan


Majas penegasan adalah gaya bahasa yang bersifat mempengaruhi pendengar atau pembaca agar memiliki anggapan yang sama. Majas penegasan terdiri dari beberapa majas yaitu sebagai berikut:

a.  Pleonasme
Pleonasme adalah gaya bahasa yang menggunakan bahasa yang sama, sehingga terkesan tidak nyambung.
Contoh:
  • Ia berangkat keseolah menunjukan wajah sangat senang.

b. Repetisi
Repetisi adalah gaya bahasa yang penggunaannya diulang - ulang.
Contoh:
  • Kaki untuk berjalan, kaki untuk melangkah, lain kali kalau lihat - lihat dong!

c. Retorika
Retorika adalah gaya bahasa yang mengandung pertanyaan yang tidak perlu dijawab.
Contoh:
  • Kenapa saat musim ajaran baru, harga alat - alat tulis sangat mahal?

d. Klimaks
Klimaks adalah gaya bahasa yang mengurutkan dari yang terendah ke tinggi.
Contoh:
  • Jika kamu ingin sekolah mulailah masuk Paud, lalu SD, SMP, SMA, dan kemudian kuliah.

e. Antiklimaks
Antiklimaks adalah gaya bahasa yang mengurutkan dari yang tinggi ke rendah.
Contoh:
  • Orang miskin, orang kaya semuanya akan mati.

f. Tautologi
Tautologi adalah gaya bahasa yang menggunakan sinonim untuk sebuah ungkapan.
Contoh:
  • Badan akan sehat jika makan - makanan yang sehat.

Baca Juga: Contoh Majas Metonimia dan Alusio Terbaru dalam Bahasa Indonesia

Macam-Macam Majas dan Contohnya dalam Pelajaran Bahasa Indonesia - Bagamana teman-teman? sekarang sudah tahu kan macam-macam majas dan contohnya. Semoga bermanfaat ya, dan terima kasih sudah berkunjung di blog kami.